Rasa, Wirya, Wipaka dan Dhatu dalam Pengobatan
Menurut Ayurveda, sari makanan tidak hanya terletak pada mudahnya dibakar (metabolisme) untuk menghasilkan energi atau substansi vital, tetapi juga di dalam hal kualitasnya. Kualitas ini menyangkut masalah rasa, virya, vipaka dan dhatu. Masalah kualitas ini perlu diketahui secara mendalam oleh para vaidhya atau balian untuk memudahkan memahami efek sebuah obat atau makanan di dalam tubuh yang diberikan kepada pasien. Ada empat hal yang perlu mendapat perhatian, yakni rasa, wirya, wipaka, dan dhatu.
Rasa
Rasa ini berada di dalam tumbuhan, yang dapat dirasakan atau diketahui melalui panca indera lidah. Dikenal ada enam buah rasa yang dapat diindera oleh lidah. Keenam, rasa tersebut adalah manis (swadu), asin (lawana), pedas (kaktu), masam (amla), sepet (ksaya, kasaya), dan pahit (tikta). Masing-masing dari rasa ini memiliki tingkatan atau kualitas dalam hal rasanya. Dalam menentukan kualitas atau tingkatan rasa ini amat tergantung kepada pengalaman masing-masing individu. Kualitas dan rasa ini amat tergantung kepada pengalaman masing-masing individu. Kualitas dan rasa ini diperoleh melalui nasa atau kecap oleh lidah, sebagai indra pengecap. Kualitas nasa manis (swadu) pada sebuah jeruk ditentukan sekali oleh pengalaman kita dalam mencicipi beberapa rasa buah jeruk sebelumnya.
