I Gusti Anglurah Panji Sakti Mengangkat Purohita
Mengangkat Pedanda Kemenuh sebagai Purohita.
Pada waktu pemerintahan Gelgel dikuasai I Gusti Agung Maruti dengan gelar
Dalem Maruti Di Made, sebagaimana telah diceritakan, banyak petinggi kerajaan
mengungsi ke luar wilayah Gelgel, ada yang ke wilayah Timur ada yang ke Barat,
bahkan ada yang ke Den Bukit.
Demikian juga dialami oleh seorang Pendeta Brahmana Kemenuh yang bergelar
Pedanda Wiraghasandi ingin kembali ke Jawa karena merasa sudah tidak
diperlukan lagi berada di Gelgel yang pemerintahannya tidak seperti dulu lagi.
Beliau dengan keluarga dan pengiring yang setia sudah beberapa lama berada di
desa Kayuputih wilayah Den Bukit. Beliau diterima baik oleh Bendesa Ki Pasek
Gobleg. Pedanda Wiraghasandi selain ahli dalam Weda juga pandai membuat
senjata seperti keris bertuah, sehingga dikenal dengan "keris pakaryan Kayuputih".
Pada suatu hari Ida Pedanda bersiap untuk berangkat meneruskan perjalanannya
kembali ke Jawa, karena sudak cukup lama berada di desa Kayuputih. Namun
dicegah oleh Bendesa Ki Pasek Gobleg agar beliau jangan pergi dan mohon dengan
sangat kesediaannya untuk terus menetap di Kayuputih. Ida Pedanda mengatakan,
beliau merasa ragu untuk mengikuti permintaan Ki Bendesa karena belum
mendapat ijin I Gusti Ngurah Panji. Seketika Ki Pasek Gobleg tersentak, bahwa
benar apa yang dikatakan Ida Pedanda. Maka segera Ki Pasek Gobleg minta diri
dan segera menghadap I Gusti Ngurah Panji di Puri Panji.