Google+

Sabtu, 01 Desember 2012

Gerak Tangan dan Jari (Mudra) Dalam Proses Keluarnya Wedangga

Gerak Tangan dan Jari (Mudra) Dalam Proses Keluarnya Wedangga

Pengertian Mudra

Suatu pertanyaan besar mengiang di benak para semeton Pesraman Batu Ngadeg Narayana ketika akan memulai persembahyangan. Secara otomatis tangan atau jari-jari kita akan bergerak, melakukan gerakan tertentu, jari-jari dengan lentiknya menari dan liukan-liukan tubuh bak penari atau bahkan kasar seperti panglima perang sedang melakukan pemanasan.

Fenomena apakah ini?
kami mencoba memaparkannya dari segi ilmiah/literatur dan dicompare dengan tutur/wahyu/sabda yang didapat dari beliau.

Gerak tangan atau jari dalam hal penyembahan kepada Tuhan bisa disebut sebagai mudra. Mudra dikenal di agama Hindu, Buddha dan Agama "Timur" lainnya sebagai mantra yang divisualkan dalam bentuk gerak. Dianalogikan seperti orang bisu yang sedang berkomunikasi dengan anggota tubuhnya. Seperti yang dikemukakan di Wikipedia: mudrā (Sanskrit: मुद्रा, lit. "seal(segel pengunci)") adalah ritual gerak yan simbolik dalam agama Hindu dan Budha. Mudra dilakukan oleh seluruh tubuh, kebanyakan ditunjukkan dengan tangan dan jari jemari. 

Mudrā (Sanskrit) adalah "gerakan tubuh secara spiritual" dan "segel pengunci yang asli" yang berenergi diterapkan dalam ikonografi dan praktek spiritual agama Hindu(India), Tradisi Dharma dan Taoism (http://en.wikipedia.org). Atau seperti yang dijelaskan oleh Guru Rattana, Ph.D dalam bukunya "Transitions to a Heart Centered World".

"Mudra adalah gerak atau posisi tubuh, biasanya pada tangan, yang mengunci dan mengarahkan aliran energi dan mempengaruhi kerja syaraf otak. Dengan melengkungkan, menyilangkan, menarik/meregangkan dan menyentuh jari jemari dan tangan, kita bisa berbicara kepada tubuh dan pikiran kita pada setiap bagian dar tangan yang merefleksikan beberapa bagian dari pikiran atau tubuh"(dalam setiap mudra, mempunyai tekanan yang cukup untuk merasakan aliran energi yang mengalir dalam "nadhis/urat nadi"(saluran psikis) menuju ke atas ke arah lengan tetapi tidak sampai memutihkan ujung jari).

Mudra juga dapat meningkatkan kesehatan karena mengatur aliran energi, dipakai juga dalam martial art (seni bela diri), Tari-tarian(khususnya di India dan daerah2 di Asia) dan tentunya meditasi spiritual atau bahkan sembahyang/berdoa.

Arti dalam Simbolisasi Mudra

Begitu banyak jumlahnya jenis Mudra yang dipraktekkan menyebabkan tidak mungkin dipaparkan semuanya di sini, karena menurut wikipedia ada 108 jenis mudra yang dipakai di ritual tantric, 200 jenis mudra dalam tarian klasik India(bharatanatyam) dan lebih dari 250 mudra di mohiniattam dan ratusan mudra lagi di agama Budha dan Tao dengan artinya masing-masing. Kami coba memaparkan yang sering terlihat di pesraman sebagai inspirasi.

Guyan Mudra: Gerak pertemuan ujung ibu jari dengan ujung jari telunjuk, fungsinya untuk menstimulasi pengetahuan dan kemampuan (ability). Jari Telunjuk melambangkan planet yupiter dan ibu jari melambangkan ego manusia. Guyan Mudra menyimbolisasikan penerimaan dan ketenangan.

Shuni Mudra: Pertemuan antara jari tengah (menyimbolisasikan planet saturnus) dengan ibu jari, memberikan ketenangan



Prayer (Namaskara) Mudra: kedua telapak tanan ditakupkan bersama, menetralkan dan menyeimbangkan yin dan yang, untuk memusatkan pikiran



The Gesture of Teaching (Dharmacakra Mudra): dengan kedua tangan didepan dada, ujung jari telunjuk dengan ujung ibu jari bertemu. Melapangkan dada mereduksi perasaan yang dipendam dalam dada.





The Gift bestowing Gesture of Compassion (Varada Mudra)the right hand pendant with the palm turned outwards.






The Gesture of Meditation (Samadhi Mudra) with both hands resting on the lap, palms upwards.






The Gesture of Fearlessness (Abhaya Mudra) the right hand slightly elevated, the palm turned outwards, also called the Gesture of Renunciation.





The Gesture of Debate explaining the Buddha’s teachings (Vitarka Mudra) with the hands raised and the tips of the forefingers and the thumbs touch each other.




The Gesture Warding off Evil (Tarjani Mudra) with forefinger and little finger outstretched




The Gesture Beyond Misery (Buddha-Shramana Mudra) also called an ascetic’s Gesture of Renunciation.





The Gesture of Warding off Evil (Bhutadamara Mudra) this is a protection gesture. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar