Google+
Tampilkan postingan dengan label Bhagawadgita XVI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bhagawadgita XVI. Tampilkan semua postingan

kemuliaan wanita dan seorang istri dalam ayat - ayat suci Hindu

kemuliaan wanita dan seorang istri dalam ayat - ayat suci hindu

Sifat sifatnya wanita yang patut ditumbuh kembangkan adalah yang menjalankan dharma sebagai ibu pertiwi yang sopan, cerdas, maadiri, percaya diri dan sebagai pengayom keluarga dan lingkungannya.

Wanita berasal dari Bahasa Sanskrit, yaitu Svanittha,

di mana kata,
  • Sva artinya “sendiri”, dan 
  • Nittha artinya “suci”. 
Jadi Svanittha artinya “mensucikan sendiri” kemudian berkembang menjadi pengertian tentang manusia yang berperan luas dalam Dharma atau “pengamal Dharma”. 
Dari sini juga berkembang perkataan Sukla Svanittha yang artinya “bibit” atau janin yang dikandung oleh manusia, dalam hal ini, peranan perempuan.
Wanita sangat diperhatikan sebagai penerus keturunan dan sekaligus “sarana” terwujudnya Punarbhava atau re-inkarnasi, sebagai salah satu srada (kepercayaan/ keyakinan) Hindu.
Wanita mulia adalah yang menarik perhatian, unggul, baik hati, bercahaya, dan lain-lain. Ada pula yang mengatakan bahwa wanita mulia terlihat dan berbagai warna, mulia, berseri, jernih, indah, sedap, sebagai gambar, rupa, sosok.
"Mengacu pada pemikiran diatas, menurut analisis penulis, bahwa yang dimaksud dengan wanita mulia adalah penggambaran sosok wanita yang unggul secara pribadi, cantik, menarik secara phisik, wanita ideal yang didambakan oleh semua manusia.