Google+
Tampilkan postingan dengan label Panca Wara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Panca Wara. Tampilkan semua postingan

makna Panca Wara dalam Wariga

Panca Wara

Pancawara wewaran
adalah nama dari sebuah pekan atau minggu yang terdiri dari 5 hari, dalam budaya Jawa dan Bali. Panca wara juga disebut sebagai hari pasaran dalam bahasa Jawa karena beberapa pasar tradisional pada zaman dahulu hanya buka pada hari tertentu saja, misalkan Pasar Legi dan Pasar Pon di Solo hanya buka pada hari Legi dan Pon saja dalam satu minggu kalender Jawa (siklus 5 hari). 

Dalam sistem penanggalan Jawa dan Bali, terdapat 2 macam siklus waktu: siklus mingguan dan siklus pasaran. Dalam siklus mingguan (Sapta Wara), satu minggu dibagi menjadi 7 hari, seperti yang kita kenal sekarang (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu). Dalam siklus pasaran, satu pekan terdiri dari 5 hari pasaran.

Pancawara adalah siklus lima harian dalam wewaran. 
Unsur-unsurnya adalah Pon, Wage, Kliwon, Umanis dan Paing. 
Sebagai wewaran yang berpengaruh langsung terhadap kehidupan manusia, sifat pancawara ini sangat unik. Nenek moyang kita mengumpamakan sifat hari ini sebagai sifat binatang. Bukan martabat kebinatangannya yang ditekankan disini, tetapi sebagai pencerminan agar yang bersangkutan dapat menganalisa, merenung sifat dan laku masing-masing yang di depan cermin. Asal muasal nama-nama ini sangat misterius. Konon simbolisasi dari posisi (patrap) bulan seperti:

Ramalan sifat berdasarkan Panca Wara dan Sapta Wara

ramalan sifat berdasarkan Panca Wara dan Sapta Wara

Panca Wara

Kelahiran Umanis

dewa Iswara
Arah Timur
urip 5
Warna putih
Sifat:

  • menguasai dan dapat mengerjakan sesuatu,
  • mudah menyesuaikan diri,
  • baik budi sehingga banyak disukai orang.
  • Awas dan penurut,
  • berhati-hati,
  • baru curiga setelah kena tipu.
  • menerima mau, memberipun mau tetapi besar pula ruginya.


Kelahiran Pahing

dewa Brahma
Arah Selatan
urip 9
Warna Merah
Sifat:

  • Pandai
  • Suka pada kepunyaan / milik orang lain
  • Tak mau dikalahkan
  • Mudah marah
  • Suka menyendiri, jauh dari pergaulan
  • Sering ditipu dan banyak musuh
  • Suka pamrih