Setelah berpulangnya Baginda Dhalem Sagening, beliau
digantikan oleh putranya yang tertua bernama Ida I Dewa Anom Pemayun, setelah
mendapat persetujuan dari Dhalem Pemayun dan Dhalem Sagning.
Putra Mahkota dari Dalem Sagening setelah dinobatkan menjadi
Raja di Kerajaan Gelgel bergelar Dalem Di Made atau Sri Di Made. Dalam
kehidupan keagamaannya beliau lebih mengutamakan ajaran Siwa dibandingkan
dengan agama Budha terbukti dalam kitab “Srat Raja Purana” gelar baginda
disebutkan “Adi Paramartha siwa”. Sekalipun demikian beliau tidak
mengabaikan ajaran agama Budha karena penduduk di Bali kebanyakan memeluk kudua
agama tersebut yang dinamakan agama Siwa Budha.
Ida I Dewa Anom
Pemayun telah dinikahkan dengan putri Dhalem Pemayun yang bernama Shri Dewi
Pemayun, telah melahirkan :
- Shri Ratu Dewatingpura
- Ida I Dewa Anom Pemayun,
sama dengan
nama ayahnya dijadikan raja di Mengwi atas permohonan I Gusti Kaler Pranawa
dengan sebutan Shri Agung Mengwi dan adiknya bernama Ida I Dewa Pemayun Dimade.