Google+
Tampilkan postingan dengan label Puri Pemecutan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puri Pemecutan. Tampilkan semua postingan

Kyayi Anglurah Pemecutan II - Babad Pemecutan

Kiyai Angluran Pemecutan II / Cokorda Pemecutan II

Kiyai Anglurah Ketut Pemedilan bergelar Kyayi Anglurah Pemecutan II menggantikan kedudukan ayahnya Kiyai Anglurah Pemecutan I sebagai pemegang kekuasaan di wilayah Badung tahun 1683 - 1718 M.

Kiyai Anglurah Ketut Pemedilan / Kiyai Anglurah Nambangan semenjak kecil telah ditinggal pergi (wafat) oleh ibunya sehingga beliau diasuh oleh Ki Tanjung Gunung di nambangan yang merupakan keturunan dari I Gusti Agung Cau di Sukewati, karena kalah berperang dengan raja Mengwi maka beliau menyamar supaya tidak diketahui oleh raja Mengwi dengan menurunkan kastanya menjadi Ki Tanjung Gunung.

Kiyai Jambe Pule (1660 - 1683 ) - Babad Pemecutan

Kiyai Arya Bebed / Kyai Anglurah Pemecutan I / Nararya Gede Raka / Cokorda Pemecutan I

Kiyai jambe Pule (Kiyai Gede Raka) merupakan putra dari Ki Gusti Ketut Bendesa (Arya Notor Wandira) adalah mendirikan Puri Agung Pemecutan tahun 1660 M yang diperolehnya melalui tapa semadi di Gunung Batur. Beliau mendapat anugrah dari Bhatari Danu yang memberikan daerah Badung sebagai wilayah yang nantinya menjadi tempat untuk mendirikan kerajaan. Beliau juga mendapat anugrah berupa senjata sakti Pecut dan Tulupan. Karena senjata sakti pecut tersebut juga maka Kerajaan yang beliau dirikan dinamakan Pemecutan.