Odalan Mrajan / Sanggah Alit Kubayan di Guwang Sukawati
secara umum, Odalan merupakan sebuah upacara keagamaan yang dilakukan oleh masyarakat hindu bali untuk memperingati hari kelahiran pura/tempat suci semacam perayaan ulang tahun kalau pada manusia, atau mengenang hari pertamakali orang suci membuat asram/rumah yang sekaligus membuat mrajan / sanggah (tempat suci untuk rumah pribadi). Upacara Odalan ada dua macam, upacara enam bulanan dan upacara satu tahunan. Semakin tinggi tingkat puranya, upacara yang diadakan semakin meriah. Biasanya, upacara odalan satu tahunan lebih besar dan meriah. Odalan tahunan pura desa dirayakan lengkap dengan tarian sepanjang malam.
Odalan berasal dari kata “Wedal” atau lahir; hari Odalan = hari wedal = hari lahir = hari di-stanakannya Ida Bethara di Pura dan Sanggah Pamrajan. Yang menjadi patokan adalah hari upacara Ngenteg Linggih yang pertama kali. Istilah lain yang digunakan untuk hari Odalan adalah hari:
- Petirtaan (karena di saat itu kepada Ida Bethara disiratkan tirta pebersihan dan dimohonkan tirta wangsuhpada),
- Petoyaan (sama dengan Petirtaan),
- Pujawali (karena di saat itu diadakan pemujaan “wali” = kembali di hari kelahiran = wedal).
Hari odalan ada dua cara :
- Menurut perhitungan wuku (berarti dalam setahun mengadakan 2 x odalan).
- Menurut perhitungan sasih (berarti dalam setahun hanya mengadakan odalan sekali)
