Google+
Tampilkan postingan dengan label pernikahan Adat Bali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pernikahan Adat Bali. Tampilkan semua postingan

Hari Baik Nikah - Dewasa Ayu Nganten di Tahun 2015

Hari Baik Nikah - Dewasa Ayu Nganten di Tahun 2015

menyambung artikel sebelumnya "Dewasa Ayu Nganten - Hari Baik kawin di 2015" yang baru selesai 6 bulan saja yakni hanya bulan januari - juli 2015, melalui artikel ini "Hari Baik Nikah - Dewasa Ayu Nganten di Tahun 2015" akan melengkapinya mulai Bulan Juli - Desember 2015.
semoga Artikel Hari Baik Nikah - Dewasa Ayu Nganten di Tahun 2015 ini bisa menjadi masukan bagi semeton hindu yang ingin melangsungkan pernikahan.

seperti telah dipaparkan dalam artikel-artikel wariga dan dewas ayu sebelumnya, Hari Baik Nikah - Dewasa Ayu Nganten di Tahun 2015 ini dibuat dengan menitik beratkan pada:
Hari baik - Tanggal dan pangelong - wuku - sasih
selain itu tyang abaikan untuk memberi ruang nafas untuk memilih dewasa ayu apabila ada kejadian memaksa untuk melangsungkan upacara pernikahan.

Pilihan Hari Baik Nikah - Dewasa Ayu Nganten di Tahun 2015

untuk mempersingkat tulisan ini, mari kita bahas Hari Baik Nikah - Dewasa Ayu Nganten di Tahun 2015 berikut ini:

Nyentana atau Paid Bangkung?

Nyentana atau Paid Bangkung?

istilah “paid bangkung” sudah bukan istilah yang asing lagi di telinga umat Hindu etnis Bali. Yaitu sebuah istilah yang umum digunakan untuk menyebutkan seorang lelaki (selaku purusa) yang menikah dengan wanita (selaku predana) dan kemudian mengikuti kemauan istrinya serta ikut segala perintah dari pihak predana.

Paid Bangkung tidak hanya berlaku untuk sebutan seorang Suami (hindu) ikuti kemauan Istri (Non-Hindu) serta pindah agama ke agama si Istri, tetapi istilah paid bangkung juga digunakan untuk seomua suami yang "tunduk" kepada istrinya.
Etimologi “paid bangkung” sendiri berasal dari bahasa Bali, yaitu dari kata 

  • paid” = ditarik, dan 
  • bangkung” = babi betina yang dipelihara untuk dibiakkan. 

Namun belakangan ini muncul istilah baru lagi, yaitu "paid kaung". "kaung" = Gigolo-nya babi. 
bilamana ada wanita bali yang sampai disebut "paid kaung" maka dia diidentikkan setia dengan suami yang suka mencari wanita penghibur atau rela dimadu dengan banyak istri. paid kaung juga di identikkan dengan wanita hindu yang pindah agama. 
Jadi istilah “paid bangkung” ataupun "paid kaung" selalu dikonotasikan sebagai hal yang negatif. 
trus, Apa beda Nyentana dengan Paid Bangkung?

Ritual Perkawinan Adat Bali

Ritual Perkawinan Adat Bali

Ritual Perkawinan Adat Bali merupakan salah satu rangkaian upacara manusa yadnya yang sering juga disebut dengan upacara nganten, pawiwahan dan atau mesakapan.
berikut ini vidio film tentang ritual perkawinan adat bali, yang dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober 2014, sukra umanis ukir, penanggal ping 1, sasih kalima oleh warga kubayan di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar - BALI.

foto pre wedding indoor & outdoor di Bali

foto pre wedding indoor & outdoor di Bali

terima kasih sebanyak-banyaknya kami ucapkan kepada: Bali Wedding photografer Ari_arya dari Tabanan, Alit Studio grafis di sukawati dan Meliana Salon Sukawati, karena telah bersedia membantu pelaksanaan foto pre wedding indoor & outdoor kami di Bali.

kami bukanlah model, tapi untungnya kami mempunyai sahabat yang membantu kami melaksanakan foto prewed ini. berikut ini koleksi prewedding di bali yang mungkin bisa dijadikan Gambaran pemilihan Paket Prewedding murah di Bali. adapun hasilnya adalah:

Lokasi Foto Prewedding di Artcenter Denpasar Bali

foto pre wedding di Artcenter bali
Foto Pre wedding lokasi di Artcenter Bali

Seniman Kubayan - Jasa Dekorasi Gayor Pernikahan dan Karya Adat

Seniman Kubayan - Jasa Dekorasi Gayor Pernikahan dan Karya Adat

Desa Guwang, yang dikenal dengan segudang seniman ukir dengan maskot desa adalah Garuda Wisnu, yang kemudian diabadikan dengan Patung Garuda Wisnu yang letaknya di tengah-tengah Desa tepatnya di sebelah selatan Kantor Kepala Desa Guwang (prebekel) barat Pasar Tradisional (Bancingah Desa Guwang).

dengan semakin majunya perkembangan jaman, seni ukir tidak hanya bisa dikerjakan pada kayu ataupun batu saja, saat ini seniman muda desa guwang terutama dari keluarga kubayan mengembangkan seni ukir tradisi desa yang dituangkan dalam "seni Gayor", yang bahannya terbuat dari spon, gabus styrofoam atau dari bahan lainnya.


salah satu seniman muda keluarga kubayan yang sudah lama malang-melintang "ngayah" melalui seni Gayor adalah Wayan Ardika. Wayan Ardika adalah seorang Guru di sekolah swasta di kabupaten Gianyar, yang kesehariannya berbagi ilmu masak serta seni woodcarving atau foodcarving, tetapi dalam acara adat, dia sering diundang untuk "ngayah" membuat Gayor, baik untuk upacara pernikahan maupun Karya Adat lainnya.

Pernikahan Adat Bali Warga Kebayan Guwang Sukawati

Pernikahan Adat Bali Warga Kebayan Guwang Sukawati

seperti yang telah diulas dalam Pernikahan menurut pandangan Hindu Bali, dalam Adat Bali, Pernikahan lebih dikenal dengan istilah "Nganten" atau "pawiwahan" yang merupakan perkawinan yang dijalankan sesuai dengan adat budaya bali.

Pernikahan adat Bali menggunakan sistem patriarki yaitu semua tahapan dan proses pernikahan dilakukan di rumah mempelai pria.

dalam hal ini, kami mengulas sedikit prosesi Perkawinan Adat Warga Kebayan di Desa Guwang, yang mungkin berguna bagi pembaca blog ini serta sebagai ucapan terima kasih atas dukungan warga kebayan sukawati serta pasemetonan semuanya.

setelah rembug panjang dan dengan berbagai pertimbangan, sesuai dengan padewasan pawiwahan 2014, akhirnya kami sekeluarga sepakat untuk memilih puncak pawiwahan/acara perkawinan ini dilaksanakan pada Soma Pon Ugu Sasih Katiga, tanggal 1 September 2014. dengan berakhirnya acara perkawinan ini, maka bertambah sudah keluarga baru bagi warga kami, wangsa kebayan ring guwang.