Google+
Tampilkan postingan dengan label Reg Weda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Reg Weda. Tampilkan semua postingan

foto pre wedding indoor & outdoor di Bali

foto pre wedding indoor & outdoor di Bali

terima kasih sebanyak-banyaknya kami ucapkan kepada: Bali Wedding photografer Ari_arya dari Tabanan, Alit Studio grafis di sukawati dan Meliana Salon Sukawati, karena telah bersedia membantu pelaksanaan foto pre wedding indoor & outdoor kami di Bali.

kami bukanlah model, tapi untungnya kami mempunyai sahabat yang membantu kami melaksanakan foto prewed ini. berikut ini koleksi prewedding di bali yang mungkin bisa dijadikan Gambaran pemilihan Paket Prewedding murah di Bali. adapun hasilnya adalah:

Lokasi Foto Prewedding di Artcenter Denpasar Bali

foto pre wedding di Artcenter bali
Foto Pre wedding lokasi di Artcenter Bali

sekilas tentang Atharwa weda

sekilas tentang Atharwa weda


Brahma jajnanam prathamam purastat

Hyang Widhi Wasa adalah pertama-tama, yang ada di alam semesta.

Brahmana bhumir wihita brahma dyaur uttara hita brahma-idam urdhawam tiryak cantariksam wyaco hitam.

Brahman Menciptakan bumi ini. Brahman menempatkan langit di atasnya. Brahman menempatkan eilayah tengah yang luas ini di atas dan dijarak lintas.

Brahma dewam anu ksiyati brahma daiwajanir wisah. Brahmedam anyat-naksatam brahma sat ksram ucyate.

Tuhan Yang Maha Esa bersamayam didalam wujud sebagai para dewa. Tuhan Yang Maha Esa, bersemayam pada media-media yang suci. Tuhan Yang Maha Esa adalah Abadi (tak terhancurkan) dan dia adalah pelindung yang ulung.

Aham jajana prthiwim uta dyam, aham rtun ajanayam sapta sindhun.

Sembahyang, kramaning sembah - Memuja Tuhan

Sembahyang atau sering juga disebut muspa kramaning sembah  merupakan jalan dan salah satu cara Memuja Tuhan


salah satu hakekat inti ajaran agama Hindu (sanata dharma) adalah sembahyang. setiap orang yang mengaku beragama, ia pasti melakukan sembahyang karena sembahyang menurut agama bersifat wajib (harus). sembahyang intinya adalah iman atau percaya sehingga semua tingkah laku atau perbuatan, pikiran dan ucapan sebagai perwujudan dalam bentuk "bakti" hakekatnya sumber pada unsur iman (sradha).

menurut kitab Atharwa Weda XI.1.1, unsur iman atau sradha dalam agama hindu meliputi : Satya, Rta, Tapa, Diksa, Brahma dan Yadnya.

dari keenam unsur srada tersebut, dua ajaran trakhir termasuk ajaran sembahyang.
sembahyang terdiri dari dua suku kata, yaitu:
  • Sembah yang artinya "sujud atau sungkem" yang dilakukan dengan cara - cara tertentu dengan tujuan untuk menyampaikan penghormatan, perasaan hati atau pikiran, baik dengan ucapan kata - kata maupun tanpa ucapan (pikiran atau perbuatan).
  • Hyang artinya "yang dihormati atau dimuliakan" sebagai obyek pemujaan, yaitu Tuhan Yang Maha Esa, yang berhak menerima penghormatan menurut kepercayaan itu.
dalam kehidupan sehari - hari, sembahyang kadang sering disebut "muspa, mebakti atau maturan".
  • Muspa, karena dalam persembahyangan itu lazim dilakukan dengan jalan persembahan kembang, bunga (puspa).
  • Mebakti, yang berasal dari kata bakti. dikatakan demikian karena inti sembahyang itu adalah untuk memperlihatkan rasa bakti atau hormat yang setulus - tulusnya, sebagai penyerahan diri kepada yang dihormati atau Tuhan YME.
  • Maturan, artinya menyampaikan persembahan dengan mempersembahkan (menghaturkan) apa saja yang merupakan hasil karya sesuai menurut kemampuan dengan perasaan tulus iklas. intinya adalah perwujudan rasa bakti dan kerelaan untuk beryadnya.