Google+

Paket Dua Buku: Jalan Belajar yang Tidak Melompat, Tidak Tersesat

Paket Dua Buku:

Jalan Belajar yang Tidak Melompat, Tidak Tersesat

Belajar ilmu tradisi tidak sama dengan mengumpulkan pengetahuan.
Ia adalah proses pendewasaan, bukan perlombaan.

Karena itu, paket dua buku ini disusun bukan untuk dibaca cepat, tetapi untuk dijalani bertahap—sesuai irama tubuh, pikiran, dan rasa.


Langkah Pertama: Tenung & Usadha — Mengenal Diri Sebelum Mengubah Hidup

Setiap perjalanan yang benar selalu dimulai dari mengenal diri sendiri.
Di sinilah Tenung & Usadha mengambil peran.

Buku ini menuntun pembaca memahami:

  • potensi diri melalui weton, wewaran, dan numerologi,
  • karakter bawaan, kecenderungan hidup, dan dinamika relasi,
  • dasar ilmu energi, vibrasi, napas, dan kesadaran tubuh,
  • praktik usadha energi dan meditasi dasar secara aman dan bertahap.

Tenung di sini bukan alat menakut-nakuti masa depan, melainkan cermin untuk membaca kecenderungan hidup.
Usadha bukan janji kesembuhan instan, melainkan latihan membangun kepekaan dan keseimbangan.

Tahap ini penting, karena tanpa pengalaman langsung, ilmu hanya akan tinggal sebagai konsep. Buku ini menyiapkan pembaca agar mengerti sebelum mempraktikkan, dan merasakan sebelum melangkah lebih jauh.


Langkah Kedua: Punggung Tiwas — Memasuki Kedalaman Keilmuan

Setelah pembaca:

  • memahami potensi dan pola hidupnya,
  • terbiasa membaca tanda-tanda kehidupan,
  • dan memiliki pengalaman dasar dalam praktik energi,

barulah Punggung Tiwas: Ratuning Usadha layak dipelajari.

Inilah wilayah keilmuan yang lebih dalam.
Tubuh tidak lagi dipahami sekadar sebagai wadah energi, tetapi sebagai medan kesadaran. Penyembuhan tidak berhenti pada keseimbangan, melainkan diarahkan sebagai laku Dharma—jalan pengenalan diri menuju makna hidup yang lebih luas.

Dengan ketebalan lebih dari 400 halaman, buku ini menyajikan:

  • filsafat kesadaran dan tubuh secara mendalam,
  • alih aksara lontar Punggung Tiwas lengkap: aksara Bali, romanisasi, dan terjemahan bahasa Indonesia,
  • pemetaan bayu, idep, dan sabda sebagai struktur kehidupan,
  • serta bonus ilmu energi sebagai jembatan agar pembaca dapat mempraktikkan isi lontar dengan sikap yang benar.

Punggung Tiwas tidak ditujukan untuk pemula yang terburu-buru.
Ia ditujukan bagi mereka yang sudah siap berpikir lebih jernih dan melangkah lebih dalam.


Mengapa Harus Dibaca sebagai Paket?

Karena ilmu tidak berdiri sendiri.

  • Tenung & Usadha mengajarkan cara membaca hidup.
  • Punggung Tiwas mengajarkan cara memahami keberadaan.

Yang satu menata arah, yang lain menata kedalaman.
Dibaca berurutan, keduanya membentuk jalan belajar yang utuh, aman, dan bertanggung jawab—tanpa melompati tahapan, tanpa kehilangan pijakan.

Ini bukan paket buku untuk mencari kesaktian.
Ini paket buku untuk mereka yang ingin belajar dengan tenang, matang, dan berakar.



📚 Tersedia Paket Dua Buku:

  • Tenung & Usadha
  • Punggung Tiwas: Ratuning Usadha (400+ halaman, filsafat, alih aksara lontar, bonus ilmu energi)

📩 Pemesanan langsung melalui WhatsApp:

Satu pesan kecil bisa menjadi langkah awal menuju pemahaman yang lebih jernih.
Ilmu yang baik tidak mengajak tergesa—ia mengajak bertumbuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar