Google+

Paket Belajar Berjenjang: Dari Membaca Potensi Diri hingga Memahami Kesadaran Terdalam

Paket Belajar Berjenjang:

Dari Membaca Potensi Diri hingga Memahami Kesadaran Terdalam


Dalam tradisi Bali, ilmu tidak pernah diberikan sekaligus. Ia diturunkan bertahap, sesuai kesiapan pikiran, rasa, dan laku seseorang. Melompati tahapan bukan mempercepat kemajuan—justru sering menjadi sumber kebingungan dan kesalahan praktik.

Karena itulah Tenung & Usadha dan Punggung Tiwas: Ratuning Usadha sebaiknya dipahami sebagai paket belajar berjenjang, bukan dua buku yang dibaca secara acak.


Tahap Pertama:
Tenung & Usadha — Mengenal Diri dan Membaca Kehidupan

Perjalanan belajar dimulai dari Tenung & Usadha.
Buku ini berfungsi sebagai fondasi awal untuk memahami diri sendiri dan kehidupan yang dijalani.

Di tahap ini, pembaca belajar:

  • menghitung dan membaca potensi diri melalui weton, wewaran, dan numerologi,
  • memahami karakter bawaan, kecenderungan hidup, serta relasi sosial,
  • mengenal dasar ilmu energi, vibrasi, napas, dan kesadaran tubuh,
  • mempraktikkan teknik usadha energi dan meditasi dasar secara bertahap.

Tenung di sini bukan ramalan kosong, melainkan alat analisis diri dan waktu. Usadha bukan klaim penyembuhan instan, tetapi latihan membangun kepekaan rasa, fokus, dan keseimbangan energi. Tahap ini sangat penting agar pembelajar memiliki pijakan praktis dan pengalaman langsung, bukan sekadar teori.

Tanpa tahap ini, banyak orang tergoda masuk ke ajaran yang lebih dalam tanpa kesiapan—dan akhirnya hanya memahami istilah, bukan makna.


Tahap Kedua:
Punggung Tiwas — Memasuki Keilmuan yang Lebih Mendalam

Setelah pembaca:

  • memahami potensi dirinya,
  • terbiasa membaca tanda kehidupan,
  • dan sudah mampu mempraktikkan dasar tenung serta usadha energi,

barulah Punggung Tiwas: Ratuning Usadha menjadi relevan untuk dipelajari.

Punggung Tiwas bukan pengantar. Ia adalah keilmuan tingkat lanjut.
Di sinilah tubuh tidak lagi dibaca sekadar sebagai objek energi, tetapi sebagai medan kesadaran. Penyembuhan tidak lagi berhenti pada keseimbangan, tetapi diarahkan sebagai laku Dharma dan jalan menuju pemahaman puruṣa.

Dengan ketebalan lebih dari 400 halaman, buku ini memuat:

  1. filsafat kesadaran dan tubuh secara mendalam,
  2. alih aksara lontar Punggung Tiwas lengkap (aksara Bali, romanisasi, terjemahan bahasa Indonesia),
  3. pemetaan bayu, idep, sabda sebagai struktur hidup,
  4. serta bonus ilmu energi untuk menjembatani pembaca agar praktik lontar tidak dilakukan secara serampangan.

Tanpa pengalaman dari tahap pertama, Punggung Tiwas mudah disalahpahami sebagai konsep abstrak atau bahkan disakralkan secara keliru. Dengan fondasi yang matang, buku ini justru menjadi peta laku yang jernih dan bertanggung jawab.


Mengapa Harus Berjenjang?

  1. Tenung & Usadha melatih membaca kehidupan
  2. Punggung Tiwas melatih memahami keberadaan

Yang satu menata arah hidup, yang lain menata kedalaman kesadaran.
Dibaca berurutan, keduanya membentuk jalur belajar yang utuh—tidak tergesa, tidak liar, dan tidak menyesatkan.

Ini bukan paket buku untuk mencari kesaktian.
Ini paket buku untuk membangun pemahaman yang matang dan tahan uji.



📚 Tersedia Paket Buku Berjenjang:

  1. Tenung & Usadha — fondasi membaca potensi diri dan dasar ilmu energi
  2. Punggung Tiwas: Ratuning Usadha — keilmuan mendalam (400+ halaman, filsafat, alih aksara lontar, bonus ilmu energi)

📩 Pemesanan langsung melalui WhatsApp:

Mulailah dari fondasi yang benar. Ilmu yang baik tidak membuat Anda terburu-buru—ia membuat langkah Anda semakin mantap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar