Google+

Kamasutra - AM I A HINDU

berikut adalah lanjutan resume dari buku 

AM I A HINDU ( Apakah Saya Hindu ? ) 

dimana dibawah ini dijelaskan tentang "Kamasutra" buku ini di tulis oleh Ed. Viswanathan (Diterjemahkan oleh NP Putra) 

 

APAKAH KAMASUTRA? 

KAMA artinya "keinginan untuk pemuasan seksual." 
Menurut mitologi, Dewa Kama (Tuhan dari Cinta) adalah Dewa dengan busur dan panah, dan bilamana ia memanah seseorang dengan anak panahnya, maka dalam diri orang itu akan tumbuh keinginan seksual kepadanya. 


Legenda mengatakan bahwa Dewa Siwa membakar Dewa Kama menjadi abu dengan api dari matanya yang ketiga karena mencoba membangkitkan nafsunya kepada Parwati. Dewa Siwa kemudian menghidupkan kembali Dewa Kama, yang kemudian menjadi Ananga (tanpa badan). 

Literatur terpenting mengenai Kama adalah Kama Sutra, ditulis oleh Reshi Vatsyayana sekitar abad keempat AD. Buku ini menjelaskan mengenai kegiatan rutin dari seorang manusia biasa. Buku ini juga menjelaskan mengenai piknik, pesta minum, permainan, dsb. Buku ini mendiskusikan secara rinci seni percintaan. Segala sesuatu yang dapat dibayangkan oleh seseorang mengenai seks dijelaskan dalam buku ini. 

Lebih jauh lagi, pengarang ini mengkategorikan bentuk-bentuk pelukan, ciuman dan jenis-jenis wanita. Maksud dari pengarangnya mungkin untuk mengajari kaum laki-laki bagaimana merayu wanita untuk menjadi isterinya, tapi tulisannya banyak sekali bertentangan dengan ide-ide dasar dari agama Hindu. Orang-orang Hindu bahkan tidak mengakui buku ini sebagai bagian dari agama Hindu karena buku ini bisa membawa orang kepada kemunduran spiritual dari pada membantu manusia dalam hidup perkawinannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar