Tenung & Usadha dan Punggung Tiwas:
Dua Gerbang, Satu Jalan Kesadaran
Dalam tradisi Bali, ilmu tidak pernah berdiri tunggal. Ia selalu berlapis, bertahap, dan saling menopang. Karena itu, memahami Tenung & Usadha tanpa Punggung Tiwas, atau sebaliknya, sering kali membuat seseorang pincang dalam membaca dan mempraktikkan ajaran.
Kedua buku ini bukan pesaing. Mereka adalah dua gerbang berbeda dalam satu jalan yang sama.
Tenung & Usadha:
Membaca Waktu dan Kehidupan
Buku Tenung & Usadha berfungsi sebagai alat baca dunia.
Ia mengajarkan bagaimana manusia hidup di dalam waktu, siklus, dan kecenderungan yang membentuk perjalanan hidupnya.
Di dalamnya, pembaca diajak memahami:
- weton, wewaran, wuku, sasih, dan hierarki waktu,
- karakter kelahiran dan relasi sosial,
- metode membaca tanda kehidupan, konflik, dan penyakit,
- hingga teknik penyembuhan holistik berbasis energi, napas, dan meditasi dasar.
Tenung di sini tidak diposisikan sebagai ilmu gaib, tetapi sebagai kemampuan analisis potensi dan kecenderungan hidup. Ia membantu praktisi memahami kapan, mengapa, dan bagaimana suatu peristiwa muncul.
Namun Tenung & Usadha bekerja terutama pada lapisan fenomenal:
kehidupan sehari-hari, masalah sosial, psikologis, kesehatan, dan keseimbangan energi.
Punggung Tiwas:
Membaca Tubuh sebagai Kesadaran
Jika Tenung & Usadha membaca waktu dan kehidupan, maka Punggung Tiwas: Ratuning Usadha membaca manusia itu sendiri.
Punggung Tiwas tidak fokus pada ramalan atau terapi lahiriah. Ia bekerja pada lapisan terdalam:
tubuh sebagai medan aksara, kesadaran sebagai inti penyembuhan, dan puruṣa sebagai tujuan laku.
Di dalam buku ini, pembaca menemukan:
- fondasi filsafat kesadaran dan tubuh,
- alih aksara lontar Punggung Tiwas lengkap: aksara Bali, romanisasi, dan terjemahan bahasa Indonesia,
- pemetaan bayu, idep, sabda sebagai struktur hidup,
- serta bonus ilmu energi untuk menjembatani pemula agar dapat mulai mempraktikkan isi lontar dengan aman dan bertahap.
Dengan ketebalan lebih dari 400 halaman, Punggung Tiwas bukan buku cepat. Ia adalah fondasi berpikir dan bersikap, agar praktik tidak menjadi liar, dan ilmu tidak jatuh menjadi alat ego.
Perbedaan Level, Bukan Pertentangan
Secara sederhana:
- Tenung & Usadha membantu seseorang membaca hidupnya di dunia,
- Punggung Tiwas membantu seseorang memahami dirinya sebagai kesadaran.
Tenung tanpa Punggung Tiwas berisiko menjadi teknis dan reaktif.
Punggung Tiwas tanpa Tenung sering menjadi terlalu abstrak bagi pemula.
Dibaca bersama, keduanya membentuk jalur belajar yang utuh:
mulai dari membaca waktu dan gejala, lalu beranjak menuju pemahaman tubuh, kesadaran, dan laku Dharma.
Untuk Siapa Paket Buku Ini?
Paket ini sangat tepat bagi:
- pembelajar usadha dan tenung yang ingin dasar yang rapi,
- praktisi energi yang ingin pijakan filosofis dan etis,
- pencari jalan batin yang sadar bahwa praktik harus didahului pemahaman.
Ini bukan paket buku untuk pamer ilmu.
Ini paket buku untuk membangun fondasi yang tidak mudah runtuh.
📚 Tersedia Buku:
-
Tenung & Usadha (400+ halaman, ramal nasib dan terai energi)
-
Punggung Tiwas: Ratuning Usadha (400+ halaman, filsafat, alih aksara lontar, bonus ilmu energi)
📩 Pemesanan langsung melalui WhatsApp:
0812-9996-9973
Satu pesan sederhana bisa menjadi awal perjalanan belajar yang lebih jernih, terarah, dan bertanggung jawab.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar