Google+
Tampilkan postingan dengan label Dhalem Shri Haji Sagening. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dhalem Shri Haji Sagening. Tampilkan semua postingan

I DEWA SAGENING Caka 1492 – 1587 atau 1580 – 1665 Masehi

Ida I Dewa Dimade Sagening dinobatkan menjadi raja dengan abhiseka Dhalem Shri Haji Sagening menggantikan Dhalem Pemayun menjadi raja pada tahun caka 1492 atau 1580 masehi. Pergantian kerajaan diwarnai dengan kesedihan, karena Dhalem Pemayun tidak mau tinggal di istana Gelgel, beliau memilih pergi dari istana dan menetap di Purasi, setelah dijemput oleh menantunya Ida I Dewa Anom Pemayun suami dari Srhi Dewi Pemayun putri satu-satunya dari Dhalem Pemayun.

Setelah meredanya pemberontakan Batan Jeruk menyusul terjadinya pemberontakan yang dilakukan oleh Krian Pande sebagai pembalasan atas kegagalan Batan Jeruk dan pemeberontakan inipun dapat dipadamkan dengan terbunuhnya Karian Pande,karena situasi mulai kacau, maka oleh pembesar Kerajaan Gelgel diangkatlah I Dewa Segening sebagai raja menggantikan kakaknya Dalem Bekung. I Dewa Segening kemudian bergelar Dalem Segening. Dengan sukarela dan ihklas Dalem Bekung menyerahkan tahta kepada adiknya karena merasa dirinya tidak mampu mengemban amanat dari leluhurnya. Satu perubahan yang paling menonjol dari pemerintahan Dalem Segening adalah kembalinya kerajaan-kerajaan Sasak (Lombok), Sumbawa yang mengakui kekuasaan Gelgel.