Google+
Tampilkan postingan dengan label Sad Ripu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sad Ripu. Tampilkan semua postingan

Sad Ripu - Enam Musuh Manusia

Sad Ripu - Enam Musuh Manusia

Sad Ripu berasal dari kata sad yang berarti enam dan ripu yang berarti musih. Jadi sad ripu adalah enam musuh. Musuh yang di maksud adalah musuh yang berasal atau bersumber dari dalam diri manusia itu sendiri. Sebagaimana tercantum dalam kekawin Ramayana, Bab 1 (Wirama Sronca) bait 4 sebagai berikut:
Ragadi musuh mapareng
Rihati ya tongwanya tan madoh riawak
Yeka tan hana ri sira
Prawira wihikan sireng niti” (kekawin Ramayana 1.4)
Artinya:
Keinginan (kama) dan semua jenis musuh yang terdekat di dalam hati (pikiran) tempatnya tidak jauh dari badan sendiri.

Yang semacam itu tidak ada dalam diri beliau (Dasarata) Sifat ksatria yang dimilikinya, serta pintar dalam menjalankan pemerintahannya. Sesungguhnya Sad Ripu tersebut bibitnya telah terbawa bersamaan dengan karma wasana sejak kelahiran. Demikian pula dengan Sad Ripu akan selalu muncul akibat perpaduan dari Tri Guna, terutama atara sifat rajas dan tamas, hal inipun akibat rangsangan dari benda-benda dan pengaruh lingkungan hidupnya. Maka wiweka-pengetahuan disertai dengan sifat satwamlah sebagai pengendalinya. Perpaduan rajas dan tamas sebagai perangsang munculnya Sad Ripu yang tak bisa diredam dengan satwan dan dharma akan menghasilkan asubha karma (perbuatan buruk), namun sebaliknya apabila dapat di atasi dengan satwan dan dharma, yang muncul adalah subha karma. (perbuatan baik).

Sad ripu adalah enam musuh yang ada dalam diri manusia.
Bagian-bagiannya adalah:

Ramalan Kalki Awatara Non-Hindu versi Bhawisa Purana

Ramalan Kalki Awatara Non-Hindu versi Bhawisa Purana

gambaran Kalki Awatara
Om swastiastu, Om Awighnamastu namo siddham
ini merupakan Sebuah Sanggahan dan Penjelasan atas Ramalan Nabi Muhammad S.A.W dalam sastra Veda sebagai Sri Kalki Avatara.

Namaste,
Dengan memuja nama Tuhan Yang Maha Esa, semoga terwujudkan kedamaian dan kesejahteraa kepada setiap pribadi.

Pada pembahasan pengetahuan Veda kali ini, topik yang akan di bahas dimulai dari pengertian kata “avatara” || अवतार | sebagai inkarnasi atau perwujudan realitas personal Tuhan Yang Maha Esa yang hadir ke dunia mengambil berbagai perwujudan kepribadian rohani_Nya, dengan perkenan_Nya sendiri, untuk melaksanakan sebuah misi menegakan kembali prinsip-prinsip Dharma atau kebenaran dalam masyarakat manusia, melindungi pribadi-pribadi yang saleh yang teguh dalam kebajikan serta menumpas siapapun

mereka yang terperosok dalam berbagai tindakan yang bertentangan dengan Dharma, yang tidak mengindahkan Dharma, mereka yang menentang realitas mutlak Tuhan Yang Maha Esa dan merosot dalam tindakan-tindakan Adharma.