Google+
Tampilkan postingan dengan label Tutur Kamoksan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutur Kamoksan. Tampilkan semua postingan

Tentang Moksa - Catur Purusa Artha

Tentang Moksa - Catur Purusa Artha dan Panca Sradha

Moksa adalah salah satu sradha dalam Agama Hindu yang merupakan tujuan hidup tertinggi Agama Hindu (Panca Sradha dan Catur Purusa Artha). Diantara semua makhluk hidup di dunia ini, maka manusia adalah yang termulia, menurut ajaran agama Hindu. Manusia dapat berbuat baik maupun buruk. Orang sepatutnya bersyukur dan berbesar hati lahir sebagai manusia. Menjelma menjadi manusia sungguh-sungguh utama karena ia dapat menolong dirinya dari kesengsaraan dengan berbuat baik.

Menjelma menjadi manusia merupakan kesempatan untuk membebaskan diri dari kesengsaraan menuju kebahagiaan yang abadi yang di  sebut moksa/kebebasan.

Moksa berasal dari kata “muc” diambil dari Bahasa Sansekerta yang artinya membebaskan/ mengeluarkan/ melepaskan.

Percaya dengan adanya MOKSA - Panca Sradha

Percaya dengan adanya MOKSA - Panca Sradha

pokok Keimanan Hindu Bali "Panca Sradha" yang kelima adalah percaya akan adanya Moksa. Kata moksa berasal dari kata "maha sha" yang berarti keinginan, keterikatan dan bebas tak terikat. Mereka dapat dicapai semasih hidup dan sesudah mati. Semasih hidup bila seorang bhakta bersikap tidak terikat lagi atau terbebas dari ikatan objek duniawi, maka ia telah merupakan Jiwan Mukti atau Moksa semasih hidup didunia ini. Orang seperti itu telah menganggap sama antara kehidupan dan kemudian kebahagiaan dan kesedihan, musuh dan teman, panas dan dingin. Kamoksaan, asal kata moksa berasal dari bahasa sansekerta, adalah mencapai tujuan tertinggi, kebahagiaan di dunia nyata dan tidak nyata, sekala dan niskala yakni manunggalnya Atman dengan Brahman. 

Hal mana sesuai dengan tujuan Agama Hindu “Moksartham Jagadhita Yaca Iti Dharma”. Artinya tujuan Agama Hindu adalah mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat atau kebahagiaan lahir dan bathin. Hal ini dapat kita ibaratkan dengan seekor laba-laba yang berada di dalam jaringnya dan kemudian jaringnya masuk dan keluar dari laba-laba sendiri. Di dalam buku lontar kamoksan, kajian teks dan terjemahan (Bab II hal.3) di tegaskan bahwa Moksa artinya pembebasan atau pelepasan terakhir. Jagat hita artinya kesejahteraan dunia. Lontar Kamoksan menawarkan cara-cara untuk mencapai tujuan hidup tersebut yang di namakan Aji. Aji menurut artinya formula yang sangat suci, kuat,sebagaimana di maklumibahwa kamoksan atau keepasan mengajarkan bagaimana Atma dari tubuh manusia dapat manunggal dengan Paramaatman.

Menurut kitab-kitab Upanisad, moksa adalah keadaan atma yang bebas dari segala bentuk ikatan dan bebas dari samsara. Yang dimaksud dengan atma adalah roh, jiwa. Sedangkan hal-hal yang termasuk ikatan adalah:
  1. pengaruh panca indria,
  2. pikiran yang sempit,
  3. ke-akuan,
  4. ketidak sadaran pada hakekat Brahman-Atman,
  5. cinta kasih selain kepada Hyang Widhi,
  6. rasa benci,
  7. keinginan,
  8. kegembiraan,
  9. kesedihan,
  10. kekhawatiran/ketakutan, dan
  11. khayalan.

Tutur Kamoksan - Jalan menuju penyatuan Atma

Tutur Kamoksan merupakan petuah - petuah yang berhubungan dengan kematian, penyatuan diri manuasia kepada asalnya yaitu Tuhan. berikut akan dipaparkan sekilas tentang petuah tersebut. tulisan ini hanyalah gambaran luarnya saja, untuk lebih lengkap mempelajari tutur kamoksan ini di anjurkan untuk mencari pembimbing yang kompeten dan perlu pengorbanan yang cukup besar, yaitu waktu dan kebiasaan.
Photobucket

Tujuan utama orang hindu adalahmenuju moksa (Nirwana),
tetapi pada jaman sekarang ini terasa sangat sulit untuk mencapai hal tersebut. Na.. tar ta share sedikit pengetahuan tentang tutur kamoksan, dimana tutur ini sudah saya ringkas yang dikumpulkan dari berbagai sumber. Sebenarnya sih bukan saya yg ngumpulin dulunya tapi hanya sebatas melanjutkan saja.