Google+

Ilmu Kawisesan Asli Bali

Ilmu Kawisesan Asli Bali

Zaman dulu ilmu Kawisesan (kesaktian) sangat dibutuhkan untuk membentengi daerah atau kerajaan dari serangan luar. dalam perkembangannya, Ilmu Kawisesan asli bali kemudian sering disebut ilmu leak atau "ngeleak". Dalam mempelajari ilmu kawisesan ini tidaklah asal-asalan, melainkan membutuhkan pengendalian diri yang sangat kuat. Haruslah orang-orang yang tahu tentang hakekat kesucian diri karena ngeleak dalam prosesnya membutuhkan kesabaran bagi yang mempelajarinya.
"Apapun ilmu yang kita pelajari yang bersumberkan pada sastra agama harus secara kesucian hati tanpa ada ambisi di dalamnya
begitupun juga dengan ngeleak, Jangan selalu menganggap ngeleak itu sama dengan ilmu hitam dan menyakiti orang. Ilmu hitam dan cencerung berbuat jahat adalah desti, teluh, terangjana, maupun yang lainnya. Inilah ilmu hitam yang dikatakan menyakiti orang. Biasanya orang yang melakukan ini karena dendam, iri hati, ambisi untuk menguasai, inilah yang cukup berbahaya. Sedang ngeleak sendiri tidak berbahaya ilmu berhubungan dengan kekuatan sastra yang sering disebut pancaksara maupun dasaksara.


Orang yang memberikan ilmu ini tidaklah sembarangan, karena ilmu ini cukup berat, harus betul-betul murni, kalau tidak akan membahayakan diri sendiri. Karena semua ilmu yang ada seperti pisau bermata dua, kalau bisa kita tahan akan godaan maka ilmu itu akan membantu kita tidak sangat membahayakan kita sendiri dengan akibat yang fatal. Jika orang yang mempelajari ilmu leak kalau sudah tahap sempurna disebut leak sari, biasanya orang yang sudah mencapai leak sari perilakunya sangat berbeda dengan orang lain, dia nampak biasa-biasa saja, dia sendiri pun sudah tahu kapan kembali dan menyatu kepada sang pencipta.

Perguruan Sepiritual ini belakangan sering disebut belajar kebatinan, dimana pada dasarnya dibentuk untuk olah batin itu sendiri, dan secara spesifik untuk menumbuhkan intuisi spiritual (kawiseswan) dan mengarah pada kesadaran jiwa dalam diri manusia. Sebab, jika intuisi manusia itu meningkat, maka untuk memahami hal-hal yang bersifat niskala, jauh lebih mudah.

Olah batin itu sendiri sebenarnya untuk menumbuhkan pemahaman dan kekuatan dalam diri sendiri yang tentu saja bermanfaat bagi tubuh secara jasmani dan rohani. Tetapi, olah batin yang membutuhkan sebuah kedisiplinan spiritual, secara pasti akan mendatangkan efek samping berupa kekuatan yang kita sebut sebagai siddhi.

Kekuatan inilah yang diisebut kawisesan, yang merupakan kekuatan potensial yang dibangkitkan dalam diri yang dapat dipergunakan sesuka hati pemiliknya. Untuk sebab itulah, mengapa seorang yang memiliki kekuatan yang dihasilkan dari olah kebatinan, diperlukan pemahaman yang baik dengan menggunakan wiweka, agar kekuatan siddhi yang didapatkan, tidak disalahgunakan. Kekuatan ini dalam terminologi manusia Bali, disebut dengan ilmu kawisesan, dan ada banyak jenis ragamnya. Kemudian ini pun hanya dapat dipelajari dengan bantuan bimbingan guru, dan ini kita dapat temukan dalam perguruan kebatinan yang sekarang marak sekali.

Ada dua hal yang perlu kita sikapi dengan fenomena ini.

  • bahwa manusia kini sudah semakin sadar untuk menyelami kearifan nenek moyang kita, dengan mempelajari ilmu dan disiplin kebatinannya. 
  • untuk membangkitkan energi potensial itu agar berguna untuk hal apa saja, terumata yang paling kentara adalah untuk menjaga diri

Pada intinya, kebatinan adalah olah batin, yang tentu saja bukan hanya energi dalam diri yang dibangkitkan, tetapi juga menarik energi alam semesta untuk masuk dan menjadi menyatu dalam diri sendiri. Jangankan kita manusia Bali, yang memang kekuatan alamnya sangat aneh dan besar, yang bahkan Ida Resi Markandeya pun harus tiga kali melakukan eskpedisi hingga mendapatkan panugrahan dari Ida Bhatara Hyang Tohlangkir. Betapa perkasanya kekuatan alam Bali. Seorang yogi berasal dari India pernah mengunjungi Bali, bernama A.B. Parimal Sharma. Ketika dirinya masuk dalam sebuah perguruan kebatinan tradisional Bali, dia sudah dikepung dengan kekuatan yang beragam. Dia sendiri menyatakan bahwa orang Bali kuat dan perkasa serta sakti-sakti.

Kekuatan yang mengepung dirinya adalah kekuatan yang berasal dari disiplinnya manusia yang berada di sana. Bukan berarti kekuatan ini buruk, bahkan sangat baik jika diolah. Inilah alasan mengapa seorang resi dapat bergetar ketika melihat seorang ahli tenaga dalam jika berhadapan. Yang perlu diperhatikan adalah ketika menyelami kebatinan atau olah batin ini, harus dilandasi dengan beberapa hal. Yakni dijalankan dengan orientasi melestarikan warisan leluhur dalam bentuk ilmu kawisesan. Kemudian yang ke dua adalah sebagai olah batin untuk menumbuhkan kesadaran dalam diri sendiri. Yag ketiga adalah sebagai tempat menyelami kekuatan yang mengarah pada intuisi untuk memahami Tuhan.

Inilah alasan sebelum belajar olah batin, maka seseorang harus mengetahui secara ontology, epistemology, dan aksiologinya. Apa olah batin itu, kemudian bagaimana olah batin itu, dan yang terakhir untuk apa dan bagaimana cara mengaplikasikannya agar bermanfaat bagi diri sendiri dan juga masyarakat. Sebab kurang tepat juga jika kita membiarkan kekuatan dalam diri ini tidak diolah dan dipergunakan dengan baik. Difinisi secara mendalam tentang kebatinan harus diberikan kepada orang yang akan belajar disiplin ilmu tersebut. Agar tidak kehilangan arah dan tujuan yang sudah digariskan sebagai mana mestinya.

Mantra ilmu kawisesan Asli Bali

berikut ini beberapa tehnik dan mantra ilmu kawisesan asli bali yang sudah tersohor dan sering digunakan oleh penekun spiritual di bali. adapun mantra ini hanya sekilas saja, untuk share informasi tentang keberadaan ilmu kawisesan "ngeleak" di bali, dan pembuktian bahwa ilmu kawisesan ini memang benar-benar ada, hanya saja, ilmu kawisesan ini tidak serta-merta bisa digunakan secara sembarangan, karena seperti diungkapkan diatas, butuh kedisiplinan batin, keteguhan hati dalam menjalankan spiritual, disiplin dalam ritual serta sangat penting bimbingan dari seorang Guru Nabe. jadi singkatnya, dengan merafal mantra dan menjalankan ritual saja tidak akan menjamin anda para praktisi menguasai ilmu kawisesan asli bali ini. minimal bagi anda yang ingin mempraktekan ilmu kawisesan ini sudah membaca dan mempraktekan "Belajar Tenaga Dalam Asli Bali". disamping itu, Ritual NGEREHan juga sangat penting dalam ritual Ilmu Kawisesan, karena ngereh merupakan salah satu sarana menyatuan diri sang praktisi dengan sang hyang paratma yang berprabhawa sang hyang pasupati, sang hyang durga bhairawi. adapun beberapa ritual ilmu kawisesan asli bali,

kawisesan Sanghyang Tri wisesa

Ilmu sanghyang Tri Wisesa ini berfungsi untuk penyengker,pematuh agung,mengembalikan serangan negatif lawan
Mantra :
Ong sanghyang wisesa angraksa jiwankune,sanghyang taya angraksa Bayunkune,sanghyang purusha wisesa angraksa sabdankune,sanghyang cintya angraksa idepkune, sapawani alapaksane, kala bhuta dengen pada anembembeng nembah ring aku, buta leyak dessti tka nembah, sarwa wisesa pada nembah, jadma manusa tka nembah ring aku, dewa batara asih ringa aku, apan aku sanghyang tiga wisesa, lluhuring ongkara mula, alungguh ring nardha licin, tan kasoran bawa ring sarwa wisesa,sing ala paksane tka wurung,tka wedi,tka asih gumasih sih ,tka tlas, asih ring aku. tka patuh 3x, .... dan seterusnya
tata cara ritual;
Puasa hari kelahiran, sebelumnya mandi keramas dengan air bunga 7 rupa jam 9 malam keatas, kemudian baca mantra diatas sebanyak banyaknya hingga seperti melayang dari bumi.

  • saat dipakai tinggal niat kalau memakai untuk pemagaran, baca mantra semantapnya sambil membayangkan ( api, ladang bambu, laut,dll) tergantung niat mau terlihat bagaimana... 
  • untuk mengembalikan serangan tinggal niat mengembalikan kemudian baca mantra sebanyak 11 X,
  • pengobatan dibacakan disarana obat/air semantapnya kemudian dibasuhkan kekepala, muka, dan kaki atau bisa dipakai mandi.

Aji Kawisesan Pudak Setegal 

Om Awignam astu Namo sidham, tabe pukulun para bathara bathari kalih leluhur makesami, ulun angaturaken pangubakthi semaline angaturaken mageng rena sinampura dumogi tan keneng cakra bawa, santukan ngawerayang sane mewasta ajian pudak sategal puniki.. 
Sranania : 

  • sanggah cucuk, 

Bantenia : 

  • Suci asoroh, ayunan pajegan, daksina 2, rantasan bang, canang pasucian adulang, segehan bang 9 tanding, iwaknia ayam biying,
  • segehan cacahan 33 tanding, 
  • Nasi Mepinde rangde 1, iwak ati ayam biying matah,mwadah tambilung upih, medon andong bang, 
  • segehan agung penyambleh ayam biying, majinah 233 keteng, tabuhan arak berem 
Sami unggahang ring sanggah cucuk, segehan ring sor nia…, Riwus bantenia sayaga, pepet bayunta, reh umeneng angeka citta, gelarakna sasirep pangerepe rumuhun, gnahnia ring pamuwunan. Abresih sire , mahening hening,saha mapranayama, ma Ong Awignam astu namo siddham, Pukulan Sanghyang Bhagawati, Ulun nunas anugraha ngametuang Gagelaran aji pangleyakan Pudak sategal mangkin, Ong Ang Ang Ang Ang Ang Ah.  Rehakna aji panglekasan pudak sategal, ring pamuwunan, ma Ong Caya Caya Maya maya, Sanghyang Pudak sategal, mgelung kurung. Tumurun sanghyang pudak sategal uli di mekkah, tumon ningalin kesaktiane uli di mekkah,endihlah nusa bali,angadeg pudak sategal magelung kurung,majempana mas,mungguh maring jempana kencana mas,pinayungan dening pajeng kembar,ingapit aku dening sanjata emas, ngiring aku leyak kuning, sakti mawisesa, dadi retuning leyak kabeh, teka leyak putih,saka kidul abang rupane, nembah maring aku,tka leyak uli kulon,kuning rupane,tka nembah maring aku,tka leyak saking tengah,sangawara rupania, tka nembah maring aku aku sakti ring mercepada ,nora hana wani ring awak sariranku,sarwaning masoce,mecangkem,mesiung,matangan,mesuku, nembah maring aku, tangan aku pasurawe masoce. Aku kadi bintang kumancorong,endih murub,gunanira sanghyang pudak sategal magelung kurung,miber aku ring ambara,tumonira ring gunung suci,tan keneng ila ila aku,aku ngisep sarining bunge petak,wus aku angisep sarining bunge petak,miber aku ring ambara,tan kesangge aku dening pertiwi,tan keselehan aku dening sanghyang raditya wulan,lintang tranggana,singgih batara mungguh maring gunung mas,geger prawatek dewata,Leyak uli Jawa bali,aku angundang sarwa saksi, tumurun maring gunung madya,hana ta penangkilan ring bale jajar,bale pengangen angen,bale pangiasan,bale camangkirang,jalan leyake meparuman sami pade patuh, Ong Ang Ah Siddhi Rastu Swaha. ong... dan seterusnya... 
Banten dan sanggah cucuk yang sudah siap dipamuwunan, satukan kosentrasi Memohon kekuatan Dewi Dhurga sambil merapal mantra,sampai merasakan terjadinya perubahan, suasana sekitar menjadi harum semerbak.

Kawisesan Kalwung Gni

banyak orang mengaku menguasai aji kawisean kwung gni ini, tapi setelah diuji coba lewat test-Nerang Hujan serta uji coba lainnya ternyata yang benyak tersebar tersebut hanyalah pengantar dari keputusannya saja serta hanya ada beberapa yang hafal mantra tanpa "midep mantra" sehingga mantra tetap mantra tetapi hasil belum ada. berikut ini sedikit tentang kawisesan kaluwung gni:
"... iti kaluwung gni ngaran, iki ngawtokakan kasidyan ing pangiwa, salwiring pangiwa tunggal idep nia. yan wawu ataki-taki amtokakan kasidyan ing pangiwa, tatukna tingkahnia tkeng tarpania mwang solah nia. teher idit sanak nia patpat, kengetkna gnah nia mwang pasuk wtunia. yan wus tpet den ta, tut akna ulah ing pangiwa, iki glarakna, sakawenang paglarania. wus mangkana, rehan ing pangiwa, tut akna mwah gnah nia, yan wus mangkana donia, mtu mantra tingkah ing anglekas. yan wus puput, idepakna gnine ring sarira, kengetakna gnah nia mwang pasuk wtunia. gni manca warna gnah nia ring nabi, pasuk wetu nia ring siwadwara, irika pangulun ing gni. gni sweta gnah nia ring.... dan seterusnya..."
jika ingin belajar lebih banyak tentang Gni ring Raga, sebagai dasar kawisesan, hendaknya dicari guru yang tepat, agar Gni tersebut tidak berdampak negatif terhadap diri, keluarga dan kehidupan anda.

Ajian Kreket

ilmu kawisesan ini dipopulerkan oleh Mahapatih Bali, yakni Kyai Gusti Agung Gelgel yang dikemudian dikenal dengan sebutan Pasek Gelgel, dalam rangka menyatukan penduduk bali agar mau tunduk dibawah panji dalem gelgel.
berikut ini kupasan isi lontar kawisesan tentang aji kreket:
"Om Awighnamastu Namo Siddham, Iti aji kreket ngaran, dik ring jawa tka ring bali… ika pangumbang nira, aji kreket, tan ana ngasorang kawisesania. Tlas pangumbang nia, kayeki pidartania. Ikang aji kreket turun saking jawa maring bali kaloka mangke. Mwah tan kahungkulakna ku dening kawisesan, mula aku sakti, tan kasor dening satru, salwiring kadiran kasor den ku. Widyadara-widyadari tan wani ring aku, lawan sang hyang aji kreket, pangempunira sang hyang aji gringsing, panginebania sang hyang guru reka, sang hyang tandabwana pangmit nira, sang hyang basukih panukupira, sang hyang raditya panungunira, sang naga ptak ka sidyanira, saa wani ring aji kreket, sang hyang iswara nyumbah ring I aji kreket, bhatara brahma nyumbah ring I aji kreket, bhatara mahadewa nyumbah ring I aji kreket, bhatara wisnu nyumbah ring I aji kreket, dewa nawa sanga nyumbah ring I aji kreket, desti nyumbah, salwiring desti nyumbah ring I aji kreket, leyak putih nyumbah, leak bang nyumbah, leak kuning nyumbah, leak ireng nyumbah, leak mancawarna nyumbah, I balego-dawa nembah, I papak-badeng nembah, I brahma-wijaya nembah, I gni-maya nembah, I brahma-kaya nembah, I kober kuning nembah, I kober putih nembah ring aji kreket… dan seterusnya…”
dengan mengamalkan Aji Kreket ini, praktisi akan menjadi lebih berwibawa, disegani dilingkungannya serta banyak lagi kelebihan ajian kawisesan kreket ini. inilah ilmu handalan kyai Agung Pasek Gelgel dalam negosisasinya untuk menyatukan semeton bali, agar mau tunduk pada ida dalem Gelgel.

Kawisesan Keputusan Mahasakti

ilmu kawisesan ini merupakan salah satu keilmuan yang digunakan banyak kalangan praktisi leak pangiwa. adapun petikan lontar kaputusan maha sakti ini:
".. iki pangiwa kaputusan maha sakti, sang tanting mas ngaran. wkas ing suksma, sarana: daluwang kretas genten marajah durga dewi, mwah ngiu anyar 1. bantenia; tumpeng gti-gti adanan, sampyan andong bang, muncuk ampel gading, daksina 1, artha 777. canangnia lengawangi buratwangi, tan mari gni ring pasepan, menyan astanggi, reh nia ring bale agung rikala tengah wengi, mantra: Ong jleganku tanting mas, mleng-mleng kadi gni rupan ingulun kadi sang hyang surya, aku angrangsuk kawisesan... dan seterusnya..."

Ajian kawisesan Siwa Wijaya Murthi

berikut ini sedikit petikan lontar tentang ilmu kawisesan Siwa Wijaya Murthi;
"... iti kaputusan siwa wijaya murthi, wenang panganggen wong lanang, mantra: idep aku masarira sang hyang parama siwa murthi, masarira aku catur, masoca aku surya, aku anyatur buja, abusana aku ratnadi, matapakan aku wadawang gni, malungguh aku ring padma manik, msat aku ring akasa, miber aku ring gagana, dateng aku ring candra loka, asih dewata kabeh ring aku, apan aku gurun ing dewa kabeh, mwang dewati, miber aku ngawetan, dateng aku ring swarga loka, asih dewata dewati, alungguh aku ring padma sweta manik, angrangsuk aku sarwa busana putih... dan seterusnya..."

Ajian Kawisesan Siwa Brahma Sumeru

ini merupakan kawisesan tingkat tinggi, sangat jarang praktisi mengenal serta menggunakan kawisesan ini, salah satu pemakainya ada dari daerah gianyar utara serta karanggasem pedalaman. ini sangat hebat akibat dari tapa samadi yang dijalani praktisi untuk menguasainya.
kawisesan ini sangat baik dan direkomendasikan dikuasai oleh pemegang pemerintahan, pemegang kekuasaan, dalam hal ini Gurbernur, Bupati, Setda, Kapolda, Kapolres, Pangdam, Dandim serta penguasa-penguasa daerah lainnya.
berikut ini sekilas petikan lontar tentang kawisesan Siwa Brahma Sumeru;
"...iti mantra utama, kaputusan sang hyang siwa bhrahma sumeru ngaran. utamaning utama, maka sari ing pangiwa kabeh, wenang angen sang ratu anyakra buwana kabeh, maka sang brahmana sulinggih, pingit aywa wera, awya cawuh, apan bwat panganggene, aji aksara iki, tan kna winilang ajin urip nia. mantra: om.... dan seterusnya..."
dan masih banyak lagi ilmu kawisean lainnya yang tersebar di Bali. banyak yang mempelajari dan menggunakan sebagai piandel (jurus pamungkas), tetapi sangat jarang orang awam mengetahuinya, karena ajaran ini ajaran Raja Marga Yoga, sangat memilih, dan butuh keseriusan, ketekunan dan disiplin yang tinggi untuk menguasai salah satunya.
Ilmu Kawisesan tidak-lah sama seperti Reiki, Tenaga Dalam serta Ilmu-ilmu instan lainnya yang saat ini banyak beredar dipasaran, yang hanya belajar beberapa bulan bahkan dalam beberapa menit sudah mendapatkan predikat master.
Ilmu Kawisesan adalah salah satu efek kedalaman spiritual seseorang dalam menjalankan Raja Marga Yoga yang berdasarkan Jnana Marga Yoga. 
jadi belajar satu keilmuan membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak dapat dihitung, semua tergantung ketekunan dan disiplin Yoga dijalankannya. dan perlu diingat setiap Yoga membutuhkan Guru, karena Yoga adalah Jalan Spiritual, Yoga adalah hubungan Guru dengan Murid, Yoga adalah Jalan menuju ke alamNya dan Yoga adalah cara mencari dan bersatu denganNYa, Yoga itu adalah aplikasi dari Agama anda. 
disamping beberapa info kawisesan diatas ada beberapa hal wajib yang diketahui oleh praktisi penggemar jalan spiritual di bali. adapun yang wajib diketahui dalam mempelajari Ilmu Kawisesan Asli Bali diantaranya:

demikian sekilas tentang ilmu kawisesan asli bali, agar dipahami nilai luhurnya dan jangan dipandang sebelah mata. Leluhur kita di dalam kitab nagarakertagama mengatakan, bahwa ilmu kawisesan itu ditujukan untuk mengayomi masyarakat dan melindungi negara. Itulah alasan mengapa aparatur negara dan yang menjalankan pemerintahan mereka ditempa oleh guru yang mahir dalam ilmu kanuragan. Kemudian setelah mengetahui hal tersebut, maka bagaimana ilmu itu berperan dalam diri sendiri, masyarakat dan juga untuk meningkatkan kesadaran kita. Hal inilah yang mesti juga diperhatikan. Setelah itu barulah untuk apa dan di mana ilmu itu dipergunakan secara praktis, agar memang benar-benar berguna. Seorang ahli kebatinan tidak akan memperlihatkan ke-siddhian-nya dengan sembarangan. Lebih banyak diam, dan menyatakan bahwa dirinya sebenarnya tidak tahu apa-apa.

Kitab kakawin Sumanasantaka sendiri menyatakan, seseorang yang mahir dalam kadyatmikan (kawisesan), akan berada dalam posisi seperti teratai yang mekar di malam hari. Tidak perlu dipertontonkan di hadapan masyarakat banyak. Cukup menjadi sebuah benteng diri sendiri, tetapi ketika masyarakat memerlukan kekuatan itu, maka dia hadir sebagai penolong yang tanpa pamrih. Jadi hilangkanlah paradigma, bahwa ketika kita belajar ilmu kadyatmikan, kita akan mahir dalam merubah wujud kita, maya-maya yang menghilang dengan segera sesuka hati kita kemudian mempergunakan ilmu itu untuk hal-hal yang tidak baik.

Hilangkan juga paradigma yang miring, bahwa orang yang belajar kadyatmikan, adalah orang yang bisa ngendih dan nyakitin timpal. Paradigma yang benar, adalah kadyatmikan untuk menumbuhkan kesadaran spiritual dalam diri melalui sebuah olah batin yang dibimbing oleh guru yang mumpuni. suksema.

6 komentar:

  1. postingan tidak bagus,, terpotong

    BalasHapus
    Balasan
    1. om swastiastu... posting disini memang sengaja dipotong2... untuk mengarahkan para pembaca untuk membaca lebih dalam, tidak sekedar baca serta menghafal sebuah mantra kawisesan... agar mantra tsb tidak "campah" akibat dr kekurangan pemahaman spiritual dr pembaca/perafal pemula...
      untuk membaca dan mempelajarinya prl ada bimbingan dr guru, atau minimal sdh pernah mendalami tehnik dasarnya...
      artikel ini hanya sbg gambaran saja...
      suksma.. kirang langkung mangde ke ampureyang..

      Hapus
    2. INGIN MERASAKAN KEMENANGAN DI DALAM BERMAIN TOGEL JAMIN 100% TLP KI ANGEN JALLO DI NMR (_0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4_) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB KAMI SUDAH TERBUKTI 9X TRIM’S ROO,MX SOBAT


      INGIN MERASAKAN KEMENANGAN DI DALAM BERMAIN TOGEL JAMIN 100% TLP KI ANGEN JALLO DI NMR (_0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4_) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB KAMI SUDAH TERBUKTI 9X TRIM’S ROO,MX SOBAT



      INGIN MERASAKAN KEMENANGAN DI DALAM BERMAIN TOGEL JAMIN 100% TLP KI ANGEN JALLO DI NMR (_0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4_) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB KAMI SUDAH TERBUKTI 9X TRIM’S ROO,MX SOBAT




      INGIN MERASAKAN KEMENANGAN DI DALAM BERMAIN TOGEL JAMIN 100% TLP KI ANGEN JALLO DI NMR (_0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4_) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB KAMI SUDAH TERBUKTI 9X TRIM’S ROO,MX SOBAT


      INGIN MERASAKAN KEMENANGAN DI DALAM BERMAIN TOGEL JAMIN 100% TLP KI ANGEN JALLO DI NMR (_0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4_) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB KAMI SUDAH TERBUKTI 9X TRIM’S ROO,MX SOBAT



      INGIN MERASAKAN KEMENANGAN DI DALAM BERMAIN TOGEL JAMIN 100% TLP KI ANGEN JALLO DI NMR (_0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4_) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB KAMI SUDAH TERBUKTI 9X TRIM’S ROO,MX SOBAT

      Hapus
  2. tyang ten ngerti ados medaging uli mekah gih??? boye je mekah nike tempat suci agama islam, ratu??

    BalasHapus
    Balasan
    1. bili dilihat dari penggalan kata, dan tata bahasanya...
      kemungkinan kawisesan tsb dikembangkan saat jatuhnya kerajaan majahit, dimana masa islam mulai menghiasi sastra kawisesan... salah satu contoh yg terkenal adalah lontar sebun bangkung... itu karya sastra yg sangat identik dengan sastra islam yg bercampur hindu...

      Hapus