Google+

Benarkah Ka'bah bekas kuil hindu?

Benarkah Ka'bah bekas kuil hindu?

Islam sebagai Penganut Paham Bakti Marga yang dikenal akan fanatisme dan pemusatan arah pemujaan (kiblat), sudah tentu Judul artikel  Benarkah Ka'bah adalah bekas kuil hindu ini akan menjadi momok yang sangat sensitif. kenapa? karena memang begitulah ciri umat yang berjalan dengan paham Bhakti Yoga, dan Mungkin hal ini terdengar terlalu kontroversial dan kadang kala dikaitkan dengan hoax oleh sebagian orang yang merasa kedudukannya/harga dirinya terancam. Namun, penyajian artikel ini tidak bertujuan untuk merendahkan kredibelitas saudara-saudara muslim, melainkah hanya untuk membuka wawasan akan apa yang sebenarnya terjadi.

Kontroversi seputar ka’bah sudah menjadi perbincangan yang sangat hot di dunia maya. Hal ini pertama kali diungkapkan oleh seorang pakar sejarah P.N. Oak. Beliau juga telah melempar isu yang tidak kalah menggegerkannya, yaitu tentang pengungkapan bukti sejarah yang menyatakan bahwa Taj’mahal pada dasarnya adalah sebuah kuil Hindu untuk dewa Siva (Tejo Himalaya) yang direbut oleh Mogul.


Di dalam Ka’bah terdapat sebuah inskripsi yang merujuk kepada raja Vikramaditya yang menyatakan bahwa jazirah Arab dulu merupakan bagian dari Kerajaan Vikramaditya dari India.

Teks inskripsi Vikramaditya yang ditemukan dlm piring emas yang digantung didalam kuil Kabah di Mekah ini, dicatat pada halaman 315 dari buku yang berjudul ‘Sayar-ul-Okul’ (kata-kata berkesan) yang disimpan dalam perpustakaan Makhtab-e-Sultania di Istanbul, Turki. Sebagian manuskrip tersebut berbunyi sebagai berikut;
Itrashaphai Santu Ibikramatul Phahalameen Karimun Yartapheeha Wayosassaru Bihillahaya Samaini ElaYundan blabin Kajan blnaya khtoryaha sadunya kanateph netephi bejehalin Atadari bilamasa-rateen phakef tasabuhu kaunnieja majekaralhada walador. As hmiman burukankad toluho watastaru hihila Yakajibaymana balay kulk amarena phaneya jaunabilamary Bikramatum. Motakabberen Sihillaha Yuhee Quid min howa Yapakhara phajjal asari nahone osirom bayjayhalem” (Halaman 315 Sayar-ul-okul).
Yang artinya;
“Beruntunglah mereka yang lahir (dan hidup) selama kuasa raja Vikram. Ia seorang penguasa penuh kasih, terhormat dan berbakti pada penduduknya. Namun pada saat itu, kami Arab, tidak peduli pada Tuhan, tenggelam dalam kenikmatan sensual. Komplotan dan penyiksaan merajalela … Kami, Arab, terjerat dalam kegelapan (jahiliyah) … namun pendidikan yang disebar raja Vikramaditya tidak mencampakkan kami, orang-orang asing.Ia menyebarkan agama sucinya diantara kami dan mengirimkan ahli-ahli yang kepintarannya bersinar seperti matahari dari negaranya kenegara kami…”

Hal ini menunjukkan bahwa kerajaan yang berpusat di India pada masa lampau juga meliputi jasirah Arab. Bahkan kalau kita kembali pada penjelasan Veda, dalam hal ini Mahabharata disebutkan bahwa Bharatavarsa/Kerajaan kekuasaan keluarga Bharata mencakup seluruh dunia.

Menurut sumber dari http://civilizedproductions.com/television.htm mengatakan bahwa bekas peninggalan peradaban bangsa Maya di Amerika sangat sesuai dengan peradaban Veda. Hal ini ditunjukkan dengan kesesuaian sistem pemujaan, sistem astronomi dan astrologi mereka yang ditulis pada tahun 300-200 SM

Sebuah laporan dari rusia juga menyebutkan bahwa disana ditemukan sebuah arca yang berbentuk menyerupai babi yang mengangkat benda bulat di moncongnya. Hal ini sesuai dengan kisah Varaha Avatara yang berwujud babi besar yang mengangkat bumi kembali ke posisi edarnya.

Di Kuwait juga ditemukan sisa-sisa arkeologi berupa pelat emas yang bergambarkan Ganesa yang membuktikan bahwa peradaban Veda pernah ada di sana.

Keberadaan Hindu di Eropa juga diperlihatkan dengan dikenalnya lambang Hindu, Swastika. Hal ini juga dibenarkan oleh seorang Arkeologi Jerman Heinrich Schliemann. Mungkin hal inilah yang juga mempengaruhi Hitler dalam menyalahgunakan Lambang Swastika sebagai lambang Nazi disamping penyalah artian arti kata Aryan dalam literatur Veda yang dilakukan oleh Max Muller.

Kembali ke masalah peninggalan Hindu di Timur Tengah, di Istanbul, Turki, sebuah perpustakaan termasur bernama Makhatab-e-Sultania, mempunyai koleksi terbesar literatur Asia Barat. Di bagian literatur Arab dalam perpustakaan tersebut terdapat sebuah antologi sajak-sajak Arab purba. Antologi ini disusun pada tahun 1742M dibawah perintah Sultan Salim yang terbuat dari harir – semacam sutera yang dibuat untuk menulis. Setiap halaman memiliki pinggiran yang dihias dengan kertas emas. Antologi itu dikenal dengan nama Sayar-ul-Okul, dan dibagi dalam 3 bagian.
  • Bagian pertama mengandung biografi dan komposisi puisi-puisi penyair-penyair Arab Pra-Islam.
  • Bagian kedua terdiri dari kesaksian dan sajak-sajak penyair dari periode yang dimulai tidak lama setelah jaman Nabi Muhamad, sampai akhir dinasti Bani Ummayyah.
  • Bagian ketiga adalah tentang penyair-penyair sampai jaman Khalifat Harun-al-Rashid.

Abu Amir Asamai, penyair Arab yang merupakan penyair utama kesultanan Harun-al-Rashid, menyusun dan mengedit antologi tersebut. Edisi modern pertama ‘Sayar-ul-Okul’ terbit di Berlin th 1864. Edisi berikutnya diterbitkan di Beirut th 1932.

Koleksi ini dianggap sebagai antologi paling penting dan berotoritas dlm sajak-sajak Arab purbakala. Koleksi ini menujnukkan adat, tata tertib dan hiburan Arabia dijaman purbakala. Buku ini juga mengandung penjabaran deskriptif tentang kuil purbakala Mekah dan bazar tahunan yang dikenal sebagai OKAJ disekitar kuil Ka’abah di Mekah. Ini berarti bahwa berkumpul di Mekah setiap tahun untuk naik haji berasal dari tradisi pra-Islam.

Bazar OKAJ bukan sebuah karnaval tempat anak muda bermarijuana. Ini merupakan kesempatan kaum elit dan terpelajar untuk membahas aspek-aspek sosial, religius, politis, literatur dan aspek2 budaya Hindu lainnya yang menyebar di Arabia. ‘Sayar-ul-Okul’ mengatakan bahwa kesimpulan yang didapatkan dari diskusi-diskusi disana diterima dan sangat dihormati diseluruh Arabia. Mekah, oleh karena itu, mengikuti tradisi Varanasi (dari India). Kuil-kuil utama di Varanasi (India) dan di Mekah (di Arvasthan/Arabia) adalah kuil-kuil dewa Siva. Ciri terpenting dari praktek pemujaan Dewa Siva adalah adanya Lingga yang biasanya berbentuk batu hitam yang lonjong dan Yoni sebagai alasnya. Batu Hajar Al-Aswat yang disentuh dan dicium saat menunaikan ibadah haji sangat sesuai dengan bentuk lingga Siva, apakah berarti batu itu awalnya adalah sebuah lingga?

Raja Vikramaditya memang terkenal penyembah Siwa. Di Ujjain (India), ibukota Vikramaditya, ada kuil dewa Siva yang terkenal Mahankal, yang diasosiasikan dengan Vikramaditya. Karena menurut manuskrip Vikramaditya, dialah yang menyebarkan agama Hindu.

Dengan demikian apakah bukti ini dapat menyimpulkan bahwa raja Vikramaditya adalah pendiri kuil Siva yang sekarang disebut Ka’bah di Mekah?
Kenyataan lain yang juga perlu digaris bawahi adalah bahwasanya di India, Dewa Siva sangat diidentikkan dengan simbol bulan sabit yang terdapat pada ikat rambut beliau. Dan saat ini lambang bulan sabit juga digunakan untuk lambang Islam, apakah itu artinya Islam lahir dari warisan pemuja Siva?
Untuk masuk ke wilayah Ka’bah, umat muslim diwajibkan menggunakan jubah putih yang dililitkan ke seluruh tubuh. Mereka juga di wajibkan mencukur rambut dan janggut dan dalam keadaan bersih. Jika kita bandingkan dengan tradisi Hindu dalam memasuki tempat suci, kenapa hal ini sangat mirip?

bandingkan Pakian Umrah Haji dengan Brahmin Hindu dan budha
Menurut Encyclopaedia Britannica, Ka’abah pada awalnya memilikii 360 arca yang pada akhirnya hanya disisakan 1 oleh Nabi Muhammad yang dikatakan diletakkan pada salah satu sisi Ka’bah.

Satu lagi tradisi Hindu lainnya adalah sungai suci Gangga. Menurut tradisi Hindu, air Gangga jatuh bumi setelah disangga oleh Dewa Siva dan dipandang suci oleh Umat Hindu. Dimanapun ada lambang Siwa, disanalah ada air Gangga. Didekat Ka’abah juga ditemukan sebuah sumber mata air suci yang disebut ZAMZAM yang sampai sekarang dianggap suci.

Tidak terdapat masjid atau tempat ibadah muslim yang dikelilingi sebanyak 7 kali (Tawaf) selain dari Ka’bah. Hal ini sangat sesui dengan kebiasaan umat Hindu mengelilingi tempat ibadah/kuil/pura yang disebut Parikram atau di Bali di sebut Maider-ider. Kenapa tradisi ini dapat dilakukan di Ka’bah?
Apakah hal ini bukan merupakan bukti yang menguatkan bahwa Tradisi Hindu masih terpelihara disana?
Jangan kaget bahwa kata ‘ALLAH’ sendiri disinyalir berasal dari bahasa Sansekerta. Allah, Akka dan Amba adalah sinomin. Nama-nama ini berarti : DEWI atau Ibu. Istilah ‘ALLAH’ merupakan bagian dari stanza-stanza Sansekerta yang memuja Dewi Durga, yang juga dikenal sebagai Bhavani, Chandi dan Mahishasurmardini yang merupakan Sakti Dewa Siva.

Coba anda perhatikan gambar berikut ini;

Lambang Hindu : ‘OM’= angka 786-nya Arab Semua Quran Arab dicetak dengan angka-angka misterius 786. Tidak ada pakar Muslim yang tahu mengapa angka 786 dianggap sebagai angka-angka suci. Namun angka “misterius” ini tidak lain dari huruf suci Veda “OM“. Jika simbol kata “Om” tersebut diputar 90 derajat, kenapa sangat mirip dengan gambar disebelahnya “Allah”?

Kalender lunar (bulan) diperkenalkan kepada Asia Barat selama kekuasaan kerajaan India. Hal ini diindikasikan oleh Bulan Muslim ‘Safar’ yang juga menunjukkan bulan ‘extra’ (Adhik Maas) dalam kalender Hindu. Bulan Muslim ‘Rabi’ berasal dari kata Ravi yang berarti ‘matahari’ karena huruf Sansekerta ‘V’ dirubah Prakrit ‘B’ (Prakrit merupakan versi sehari-hari2 bhs Sansekerta). Tradisi Muslim juga mengenal hari Gyrahwi Sharif tidak lain dari hari Ekadashi dalam tradisi Hindu (Gyrah = elevan atau Gyaarah) yang memiliki arti yang sama.

Beberapa sumber juga mengatakan bahwa penjelasan Veda tentang bulan dan konstelasi bintang berbeda-beda serupa dengan Qur’an Surat 2, stanza 113, 114, 115, and 158, 189, Surat 9, stanza 37 & Surat 10, stanza 4 – 7.

Pembacaan Namaz (solat) lima kali sehari juga dikatakan berasal dari tradisi Veda bernama Panchmahayagna (5 kali pemujaan) yang merupakan kewajiban bagi setiap mahluk Hindu, terutama di India. Uniknya, tradisi Muslim dalam membersihkan 5 bagian tubuh sebelum solat ternyata juga sama dengan aturan ‘Sharir Shydhyartham Panchanga Nyasah’ dalam tradisi Veda.

4 bulan dalam setahun dianggap suci dalam tradisi Islam dimana tidak diperboleh menjarah atau melakukan tindakan kriminal selama periode tersebut juga serupa dengan tradisi Chaturmasa dalam Veda, yaitu periode 4 bulan puasa dan menghindari tindakanan-tindakan tidak suci.

Beberapa pakar mengatakan bahwa Shabibarat adalah kata lain bagi Shiva Vrat dan Shiva Ratra. Karena Ka’abah merupakan pusat penting dewa Siva, festival Shivaratri biasanya dirayakan disana dengan besar-besaran. Festival itulah yang disebut dalam Islam sebagai Shabibarat.

Menurut sejumlah encyclopaedia, memang ada ukiran-ukiran tulisan didalam dinding Kabah. Namun para pakar sejarah tidak pernah diijinkan masuk. Tetapi menurut pengakuan beberapa orang, ada tulisan dalam huruf Sansekerta dan bahkan ada stanza-stanza dari Bhagavad Gita.

Hubungan antara jaman awal Islam dengan Hindu (India) juga diperkuat oleh keterangan Ahadis Imam Bukhari bahwa suku India, Jat, berada di Arabia jauh sebelum jamannya Mohamad. Bahkan ketika Aisha jatuh sakit, keponakannya memanggil tabib Ayurvedic (kedokteran Veda),\ dari suku Jat untuk menyembuhkannya. Bukhari juga berbicara tentamg seorang raja India yang mengirim satu jahe yang direndam cuka (ginger pickles) kepada nabi. Ini menunjukkan bahwa raja Jat India menguasai kawasan didekatnya sehingga mampu memberikan hadiah yang begitu sepele seperti satu pot jahe. Nabi malah dikatakan sangat menyukainya. Ini bukti bahwa selama jaman Mohamad, orang India berpengaruh di Arabia.

Paman Muhamad sendiri, Umar-Bin-E-Hassham merupakan pengikut Dewa Siva yang taat. Ia menolak untuk masuk Islam dan akhirnya tewas oleh seorang pengikut Nabi yang fanatik. Ia seorang penyair terkenal dan menulis sajak-sajak memuja dewa Siva. Salah satunya bisa ditemukan dlm hal 235 Sayar-Ul-Okul :
Kafavomal fikra min ulumin Tab asayruKaluwan amataul Hawa was TajakhruWe Tajakhayroba udan Kalalwade-E LiboawaWalukayanay jatally, hay Yauma Tab asayruWa Abalolha ajabu armeeman MAHADEVAManojail ilamuddin minhum wa sayattaruWa Sahabi Kay-yam feema-Kamil MINDAY YaumanWa Yakulum no latabahan foeennak TawjjaruMassayaray akhalakan hasanan KullahumNajumum aja- at Summa gabul HINDU
Artinya;
“Seorang lelaki yan menghabiskan seluruh hidupnya dalam dosa dan imoralitas dan membuang hidupnya demi nafsu dan kemarahan Jika ia bertobat dan ingin kembali kepada moralitas, adakah pengampunan tersedia baginya ? Bahkan jika hanya sekali ia dengan tulus memuja Mahadewa (dewa Siwa), ia bisa mencapai posisi tertinggi dalam jalan kebenaran Ya Tuhan! Cabut seluruh nyawa saya dan sebagai gantinya, berikan saya satu hari saja untuk tinggal di Hind (india) sebagai lelaki yang menjadi bebas secara spiritual saat mencapai tanah suci Dengan ziarah ke Hind, seorang lelaki bisa mencapai kebijakan untuk melakukan tindakan mulia dan mendapat kehormatan menyentuh guru-guru Hindu yang mulia“

Nama keluarga Muhamad adalah Quraish (Kureshi), yang sebenarnya adalah bagian dari dinasti India, Kuru, yang pernah menguasai India. Diketahui bahwa paman Muhammad, Umar bin-e Hassham dan keluarganya terlibat dalam pembuatan Arca dan Kuil (Ka’abah).

Encyclopedia Islamia menjelaskan bahwa kakek Muhamad dan paman-pamannya mewariskan jabatan sebagai pendeta-pendeta Ka’abah yang menyimpan 360 arca dewa-dewi. Muhamad menghancurkan semua arca tersebut kecuali arca yang paling utama, yaitu Batu Hitam [Hajar Al Aswad] / Siva Linggam / Lingga Siva. Dewa Siva dulu pernah dipuja Arab. Dan paman Muhamad juga seorang pemuja Siva dan menulis berbagai puisi memuja dewa Siva.
Melihat bukti-bukti di atas, mungkinkah Ka’bah pada awalnya adalah sebuah Kuil Siva (Hindu)?

Gambaran yang menyerupai Ka'bah dalam weda

Maulana Abdul Haque Vidyarthi (1888 – 1978) dalam bukunya mengiutip banyak sloka-sloka Veda yang berhubungan dengan islam, meskipun menurut pandangan saya itu adalah tafsir yang keliru, tapi saya coba lemparkan disini untuk dikritisi. Isinya adalah sebagai berikut;

Atharwa Weda berisi Sukta yang panjang dalam pujian kepada Ka’bah. Namun, agar bisa memahami ramalan ini dengan jelas, beberapa fakta hendaknya di simpan dalam ingatan.

Mantera ini diberi judul sebagai Purush Medha, yang berarti ‘pengurbanan manusia’.
Pada masa-masa awal seorang pribadi yang besar dikurbankan, dan mantera ini dibacakan pada peristiwa penyerahan kurban persis untuk mengingat peristiwa itu. ‘Atharwa Resi’ yang di rujuk dalam mantera ini adalah Nabi Ismail. Kami telah memperbincangkan hal ini cukup panjang dalam nubuatan Ibrahim.
Menurut penelitian, "Ibrahim dan Brahmaji adalah dua nama dari pribadi yang sama". Puteranya yang sulung dikenal sebagai Atharwa atau Ismail dan yang lebih muda dinamai Angira atau Ishak. Mantera ini mengacu kepada Ismail yang dikurbankan. Ini adalah suatu perkara nyata, suatu pengurbanan baik bapak maupun puteranya. Puteranya ini dalam usianya yang lanjut adalah satu-satunya harapan Ibrahim, putera keduanya belum dilahirkan sampai terjadinya peristiwa ini. Dengan mengabaikan hal ini, dia memutuskan untuk mengurbankan puteranya, setelah melihat dirinya berbuat demikian dalam rukyah. Karena itu, ini adalah suatu pengurbanan besar baginya di samping pengurbanan puteranya.
Dengan menyimpan fakta-fakta ini dalam ingatan maka arti dari mantera ini akan menjadi lebih jelas:
Maka setelah dua-duanya berserah diri, dan ia (Ibrahim) menelungkupkan dia di atas dahinya. Dan Kami menyeru kepadanya: wahai Ibrahim, Sesungguhnya engkau telah memenuhi impian (dikau). Demikianlah Kami mengganjar orang-orang yang berbuat baik” (QS. 37:103-105).

Dalam Atharwa Weda 10:2:26 didapati:
Atharwa menjahit kepala dan hatinya bersama-sama, kesalehan bergerak di dahinya”.
Nabi Ibrahim melihat dalam mimpi bahwa dia mengurbankan puteranya, Ismail. Dia meminta pandangan puteranya akan masalah ini, dan puteranya menjawab:
Wahai ayahku! kerjakanlah apa yang diperintahkan kepada engkau; insya Allah engkau akan menemukan aku golongan orang yang sabar” (QS.37:102).
Jadi, Ismail dengan gembira menaati permintaan ayahnya, dan inilah apa yang dikatakan Weda bahwa Atharwa atau Ismail telah menjahit kepalanya dengan hatinya, dengan perkataan lain, setuju untuk meletakkan kepalanya.

Dalam mantera berikutnya, dikatakan:
Kepala Atharwa adalah suatu tempat dimana tinggal para dewa. Ini tertutup dari segala penjuru, hati dan perlengkapan yang menjaganya” (Atharwa Weda 10:2:27).
Tempat dimana Ibrahim mengurbankan puteranya adalah tempat duduk para malaikat dan ruhul kudus. Ini dibentengi dengan baik dan dijaga, sehingga musuh tak akan pernah bisa menaklukkannya.
Kata pranah, dalam mantera, berarti malaikat, dengan kepala yang dimaksudkan adalah Ismail dan dengan hati, yang dituju adalah Ibrahim. Semua atribut yang menonjol ini hanya terdapat dalam Ka’bah kaum Muslimin dan tak ada dalam bangunan keagamaan yang lain. Ka’bah adalah tempat dimana para malaikat tinggal dan yang dilindungi dari musuh, tak ada kekuatan yang membencinya yang pernah bisa mengalahkannya, para malaikat dan Tuhanlah penjaganya.

Beberapa Atribut lain dari Kabah tertuang dalam Atharwa Weda 10:2:28;
Apakah itu dibangun tinggi, dindingnya bergaris lurus atau tidak, tetapi Tuhan kelihatan di setiap sudutnya. Dia yang mengenal Rumah Tuhan, akan mengetahuinya karena Tuhan diingat di sana
Ka’bah itu bukanlah suatu bangunan yang indah atau dihias-hias, – tidak, bahkan ini tidak dibangun dengan metodologi atau ketepatan. Dindingnya tidak paralel satu sama lain. Jika panjang salah satu dindingnya adalah 26 kaki, maka panjang yang satunya lagi 25 kaki dan begitu pula lebarnya yang sebelah 22 kaki dan di sebalah lainnya 20 kaki. Ini bukan suatu kuil emas atau perak tetapi suatu bangunan yang sangat sederhana dari batu-bata biasa; tetapi meskipun demikian ini dianggap suci oleh jutaan orang yang menemukan dalam setiap inci dari bangunan ini manifestasi dari Tuhan serta rahmatnya yang tak terhingga. Tuhan selalu diingat di sini dan dia yang pergi ke Ka’bah merasa benar betapa dekat dia kepada Tuhan. Weda benar ketika menggambarkannya sebagai suatu bangunan tanpa dinding yang lurus tetapi di mana Tuhan terlihat dan dipuja.

Dalam mantera yang berikutnya didapati:
Dia yang mengenal Rumah Tuhan yang suci ini, yang penuh dengan kehidupan, Tuhan dan Brahma (Nabi dari Tuhan) menghadiahi dia penglihatan mendalam, kehidupan dan anak-anak”. (Atharwa Weda 10:2:29)
Ka’bah dari kaum Muslimin dipenuhi dengan kehidupan ruhani dan menjadi sumber utama spiritualitas. Telah ditulis dalam Taurat Musa bahwa Ibrahim mendapat kabar gembira atas anaknya yang besar dan keturunannya yang banyak. Bahkan hingga kini para pengikut Ibrahim lebih besar jumlahnya dibandingkan dengan kaum lain. Inilah tepatnya apa yang dikatakan oleh mantera Weda, ‘dia yang menghubungkan dirinya dengan Rumah Tuhan, yakni Ka’bah kaum Muslimin, akan diberi penglihatan mendalam, kehidupan serta keturunan yang besar”.

Mantera yang berikut ini juga memberi makna yang sama:
Dia yang mengenal Rumah suci ini, spiritualitas dan penglihatan mendalam tidak akan meninggalkannya sebelum usia tua, karena Tuhan diingat dalam Rumah ini”. (Atharwa Weda 10:2:30)
Bila seseorang sekali telah diberi penglihatan mendalam yang benar dan dia menyusuri jejak-langkah Nabi Suci dan mempelajari apa arti Ka’bah itu, ruhaninya akan meningkat dari hari ke hari dan dia tak akan terpisahkan dari ilham dan petunjuk Ilahi.

dalam Atharwa Weda 10:2:31 terlihat suatu gambaran dari ka'bah:
Tempat tinggal para malaikat ini mempunyai delapan lingkaran dan sembilan pintu. Bangunan ini tak terkalahkan, di sana ada kehidupan abadi di dalamnya dan ini berkilauan dengan cahaya Ilahi”.
Weda telah memberikan gambaran yang benar tentang Ka’bah. Sesungguhnya, Rumah Tuhan mempunyai sembilan pintu. 1 Bab Ibrahim, 2. Bab-al-Vida, 3. Bab-al-Safa, 4 bab Ali, 5. Bab Abbas, 6. Bab al-Nabi, 7. Bab al-Salam, 8. Bab al-Ziarat, 9. Bab al-Haram. Delapan lingkaran adalah garis alami yang mengitari wilayah itu di antara perbukitan yang mengitarinya, namanya adalah: 1. Jabl Khalij, 2. Jabl Kaikan, 3. Jabl Hindi, 4. Jabl Lala, 5. Jabl Kada, 6. Jabl Abu Hadida, 7. Jabl Abi Qabes, 8. Jabl Umar. Lagi, Ka’bah adalah tempat tinggal para malaikat dan tetap selalu tak terkalahkan.

Ruh Yang Unggul yang pantas disembah tinggal di Rumah yang dibangun di atas tiga pilar dan tiga kuda-kuda kayu serta ini adalah pusat dari kehidupan abadi. Manusia ilahiyah mengenal ini baik­baik”. (Atharwa Weda 10:2:32)
Ka’bah tidak ada berhala ataupun benda obyek sesembahan yang lain. Ini adalah suatu bangunan biasa tegak di atas tiga pilar dengan tiga kuda-kuda kayu di atasnya, namun demikian ini adalah pusat dari kehidupan abadi dan suatu tambang ruhani. Ruh Yang Maha-tinggi terlihat dan terasakan di sini bagi manusia ilahiyah yang memiliki kedalaman penglihatan.

Brahma atau Ibrahim tinggal di hunian ini yang disinari oleh cahaya langit dan diselimuti dengan berkah Ilahi. Ini adalah tempat yang memberi kehidupan (ruhani) kepada orang-orang dan tak bisa ditaklukkan”. (Atharwa Weda 10:2:33)
Semua mantera dari Atharwa Weda di atas telah memberi gambaran tentang Ka’bah dan memuji tempat ibadah yang suci ini. Setiap mantera memberi gelar yang baru yang merupakan kualitas karakteristik sejati dari Rumah Tuhan ini. Untuk menyimpulkan seluruh perkara ini, maka Ka’bah adalah suatu memorial yang memperingati suatu pengurbanan yang besar; ini selalu bebas dari pemerintahan, para penghuninya mendapatkan makanan yang berlimpah, dinding-dindingnya tidak dibangun lurus, ini adalah tempat yang penuh dengan kehidupan spiritual, ini memiliki sembilan pintu dan delapan lingkaran, ada tiga pilar dan tiga kuda-kuda di atasnya, dan ini adalah tempat dimana Ibrahim datang dari tanah yang jauh, membuatnya jadi tempat tinggal untuk sementara lalu membangun Rumah Tuhan di sana.
Jadi, mantera-mantera ini tepat sesuai dengan gambaran al-Quran mengenai Ka’bah:
Sesungguhnya rumah permulaan yang ditetapkan bagi manusia ialah Rumah yang ada di Bakkah, yang diberkahi dan pimpinan bagi sekalian bangsa. Di dalamnya terdapat tanda bukti yang terang, (yaitu) Tempat Ibrahim; dan barangsiapa Memasuki itu ia akan aman”. (Q.S. 3:95-96).

dari beberapa literatur tadi mungkinkah Ka'bah merupakan bekas kuil hindu?
silahkan dicermatai dan kembali mencari refrensi untuk mengungkap kebenarannya, memang ini agak sulit karena jangankan orang non-muslim, yang sudah jelas muslim saja belum diperbolehkan untuk masuk kedalam ka'bah untuk meneliti sejarah dari ka'bah itu sendiri, seperti dalam penelitan arkeologi yang lainnya.
untuk refrensi tentang penyebaran paham sanatana dharma, silahkan baca artikel berikut ini:
demikian sekilas artikel yang mencoba membuka maindset kita semua tentang Benarkah Ka'bah bekas kuil hindu?. semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita semua.

66 komentar:

  1. Mohon maaf terlebih dahulu bila komentar saya nantinya akan menimbulkan kesalahpahaman atau menyinggung kaum non-muslim.
    Tulisan yag ditulis orang Hindu ini membuat saya yang tadinya hanya berani mengira-ngira di dalam hati atau bergunjing dengan satu dua teman sesama muslim,
    bahwa jangan-jangan Ibrahim AS itu bisa dikaitkan dengan nama Brahma, sekarang berani terbuka sedikit dengan umat lain.
    Saya nyaris berumur 50, sejak madrasah ibtidaiyyah (setara SD) sudah dikenalkan dengan Al Qur'an,
    hanya saja ternyata tidak semua informasi disampaikan oleh guru-guru saya (atau mungkin saya lupa atau tertidur haha).
    Semakin saya ulang saya baca Al Qur'an semakin banyak informasi yang terlewat selama ini. Contoh soal kenabian. Beberapa ayat di dalam Al Qur'an memberitakan soal Allah telah mngirimkan para Nabi atau Rasul (bedanya nabi dan rasul adalah soal diwajibkan berdakwah kepada kaumnya atau tidak) sepanjang jaman dan ke semua bangsa (kaum), lalu ditutup oleh Nabi dan Rasul terakhir Muhammad SAW sebagai penyampai wahyu terakhir. Al Qur'an dinyatakan sebagai wahyu untuk seluruh alam ('alam' dalam hal ini sering ditafsirkan alam semesta, padahal akar kata alam sama dengan ilmu, alim ulama, atau yang berakal).

    Berikut komentar saya:
    1. Ibrahim AS selain nabi beliau adalah rasul. Umumnya para rasul hidup di pusat peradaban, seperti Musa AS di Mesir jaman Fir'aun dan Isa AS di Palestina jaman kejayaan Romawi. Sebelum merantau ke padang pasir nan tandus Ibrahim berada di Babilon, negeri besar pada jamannya. Oleh sebab itu setiap pesan para rasul akan mudah bergema jauh ke seluruh dunia karena pada umumnya negeri besar akan menjadi kiblat negeri-negeri lain yang lebih kecil.
    2. Adalah masuk akal (untuk saya paling tidak) bahwa kata Brahma dan Ibrahim/ Abraham ada kemungkinan memiliki kaitan atau menunjuk person yang sama.
    3. Al Qur'an menjelaskan Allah telah menurunkan banyak Nabi dan Rasul (Hadits menyebutkan 100 ribu lebih nabi di seluruh dunia), barangkali Buddha adalah seorang nabi juga.
    4. Semua para nabi dan rasul membawa pesan yg sama : keesaan Tuhan, dan perintah untuk mematuhi aturan2Nya.

    “na tasya pratima asti”
    There is no image of Him.” [Yajurveda 32:3]
    “shudhama poapvidham”
    “He is bodyless and pure.” [Yajurveda 40:8]
    svetasvatara upanishad 4:19
    “Ekam evadvitiyam”
    “He is One only without a second.”
    [Chandogya Upanishad 6:2:1]1
    “Na casya kascij janita na cadhipah.”
    “Of Him there are neither parents nor lord.” [Svetasvatara Upanishad 6:9]2
    “Na tasya pratima asti”
    “There is no likeness of Him.”
    [Svetasvatara Upanishad 4:19]3
    “Na samdrse tisthati rupam asya, na caksusa pasyati kas canainam.”
    “His form is not to be seen; no one sees Him with the eye.”
    [Svetasvatara Upanishad 4:20]4

    Deuteronomy 6:4
    "Hear, O Israel! The LORD is our God, the LORD is one!

    Surah Al Ikhlas:
    1. Katakanlah," Allah itu Esa"
    2. Allah tempat bergantung
    3. Tidak beranak dan tidak diperanakkan
    4. Dan tiada satupun yang menyamaiNya.

    .... lanjut ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ka'bah itu yang mendirikan adalah nabi ibrahim. Nabi muhammad hanya meneruskan saja ajaran nabi ibrahim. Lihat saja ritual ibadah haji.
      Kalo benar ka'bah dulunya kuil hindu berarti dulunya agama hindu bagian dari agama yg di bawa nabi ibrahim.
      Ibrahim=abraham=ibrahm= brahm=brahma.
      Artinya derajad yg paling tinggi adalah derajad yg mengikuti ajaran ibrahim/brahm/brahma.
      Islam dan hindu dulunya agama yg sama. Marilah kita kembali ke ajaran ibrahim(brahma) yg benar dan lurus sampai ke pewaris ajarannya

      Hapus
  2. 5. Ka'bah dipercaya muslim sebagai rumah ibadah yang pertama kali dibangun. Pendirinya adalah Nabi Ibrahim AS. Ka'bah disebut sebagai batullah alias rumah Allah (mesjid juga bisa disebut rumah Allah), yg maksudnya adalah tempat di mana para kaum beriman mengingat dan mengagungkan namaNya dalam beribadah (haji dan shalat). Lalu Ka'bah ditetapkan oleh Allah sebagai kiblat (arah shalat) menggantikan baitul maqdis (kuil Sulaiman AS) di Jerusalem yg sebelumnya menjadi kiblat. Ka'bah dan Kuil Sulaiman, menjadi monumen pengingat sejarah perjuangan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Sulaiman AS.

    6. Di dalam Ka'bah dan sekitarnya pernah dipenuhi patung sampai 360 buah, banyak bangsa menganggap Ka'bah sebagai pusat ziarah, dan masing-masing bangsa atau suku membawa patung pujaannya sendiri, bahkan termasuk ada lukisan Bunda Maria dan Isa AS di dalamnya. Ada upaya untuk memindahkan pusat ziarah ini ke Yaman, di mana Raja Abrahah telah membangun gereja megah dan hendak menghancurkan Ka'bah, namun upaya ini gagal. Peristiwa ini diabadikan dalam Surah Al Fiil (tentara bergajah).

    7. Nabi Muhammad kemudian menghancurkan seluruh patung di Ka'bah. Adapun Hajar Aswad tidak pernah disebut sebagai salah satu benda pemujaan. Barangkali batu hitam tersebut (dipercaya sbg batu meteor) dibiarkan di sana sebagai monumen peringatan bahwa pada awalnya bumi ini dan seluruh alam semesta adalah satu, dan diciptakan oleh satu sumber, Maha Pencipta. (Ada ayat yg menyebutkan bahwa bumi dan semua langit (jamak) awalnya satu kesatuan, lalu Allah memisahkannya).

    8. Karena semua para nabi dan rasul membawa amanah dan pesan yang sama dari satu sumber tertinggi, Allah, Al Qur'an menyebut bahwa mereka semua adalah muslim (beragama Islam, artinya hanya tunduk kepada Yang Maha Esa, Allah SWT).
    Bangsa Arab sejak sepeninggal moyangnya, Ismail AS, telah terputus lama dari pewahyuan sehingga kemudian mereka memiliki kebudayaan dan tradisi yang menyimpang jauh dari ketauhidan (keesaan Allah). Mereka mengembangkan berbagai konsep sendiri, seperti malaikat adalah anak perempuan Allah, sebagai perantara untuk berdoa kepada Allah. Bahkan ada yang tidak percaya adanya hari kemudian (akhirat). Di samping yg berada di bawah jajahan Romawi seperti Yaman dan Siria yg memeluk Kristen.

    ... lanjut ...

    BalasHapus
  3. 9. Konsep pemberhalaan, alias keperluan akan perantara, yang terjadi juga di keimanan Kristen, sangat ditentang oleh para Nabi dan Rasul. Hal ini menyebabkan manusia tidak dapat berkomunikasi langsung dengan Yang Maha Mendengar dan Melihat, kemudian dapat dibelokkan ke arah yang justru akan menjauh dari rahmatNya.

    ... lanjut ....

    BalasHapus
  4. 10. Secara umum agama mengajarkan 2 hal: komunikasi vertikal dengan Tuhan (ibadah mahdloh sepeti shalat, haji dan berdoa) dan hubungan horisontal dengan sesama maupun makhluk lainnya. Islam mengajarkan agar orang beriman tidak banyak berspekulasi soal apa substansi dari Allah, karena kemampuan manusiawinya tidak akan pernah sampai, cukup merenungkan segala sesuatu ciptaanNya saja. Banyak jejak kehadiran Allah di mana-mana, di alam semesta dan di dalam diri kita. Jangan menghabiskan waktu untuk hal-hal yang besifat gaib (tak terjangkau indra dan akal), cukup beriman saja. Namun hendaknya lebih tekun untuk melaksanakan apa yang menjadi perintah dan laranganNya. Yahudi dicela di dalam Al Qur'an bukan soal penyembahan berhala, namun ketidaktaatannya dalam melaksanakan hukum Taurat (membedakan hukuman zina bagi kaum terpandang dengan rakyat biasa, dan para ulamanya bahkan malahan mempraktekkan riba yg merupakan dosa besar). Muslimpun bisa dicap kafir, zalim ataupun fasik bila melakukan hal yang sama, yakni tidak menaati hukum yg digariskan Allah, hanya percaya di bibir saja.

    11. Pendapat saya adalah, Allah menurunkan agama itu simple dan mudah dipahami, namun hawa nafsu manusia membuat seolah-olah sulit dipraktekkan, dengan membuat ribuan dalih dan tameng untuk tidak mengamalkannya. Khususnya perkara-perkara yang menyangkut kepentingan kehidupannya, takut miskin, takut tidak populer, takut berbeda dengan tradisi (mengikuti contoh para leluhur), takut dikucilkan ataupun yang paling berat takut karena ancaman kehilangan nyawa. Ibrahim AS memberi contoh bagaimana seorang yang beriman adalah manusia paling merdeka dan hanya takut kepada Yang Maha Tinggi. Beliau berani tegas berbeda pendapat dengan bapaknya (meskipun harus tetap menghormati dan santun terhadap orang tua) dan seluruh bangsanya, dihukum bakar, bahkan harus keluar dari negeri sekeren Babilon untuk membangun keluarga baru di gurun pasir yang serba sulit.
    Inti pemberhalaan (dalam bentuk kasarnya adalah arca) adalah segala sesuatu yg membelokkan konsentrasi kita kepada Allah Yg Maha Esa sehingga apa yang menjadi firman dan kehendakNya menjadi tidak terpenuhi. Sesungguhnya berhala itu adalah pengejawantahan dari hawa nafsu kita sendiri, bila takut miskin maka berhala kita adalah uang atau harta benda, bila takut tidak bermartabat berarti berhala kita adalah jabatan atau kedudukan atau pencitraan, bila mementingkan keluarga atau kelompok berarti berhala kita kelompok, bila takut menghadapi masa depan kita akan memberhalakan candu dan gaya hidup hedonis. Sesungguhnya 360 berhala yg pernah berserakan di Ka'bah lebih mencerminkan ego alias keakuan masing-masing puak atau suku. Berbeda itu keren. Orang Qureish senang-senang saja, semua diterima dan dilayani selama peziarah tetap ramai berarti ekonomi dan bisnis tetap mendatangkan penghasilan yg luar biasa. Kebanyakan kaum Qureish justru tidak percaya akan adanya kehidupan akhirat, mereka menganggap hidup hanya di dunia, tidak ada yg perlu dipertanggungjawabkan kelak. Mereka haji bertelanjang sebelum dilarang Muhammad SAW, mereka terbiasa memiliki affair, membunuh anak perempuan yg dianggap tidak bermanfaat bagi perekonomian, menipu dalam berdagang, melanggar perjanjian, dsb.

    12. Jadi, memang benar bila dikatakan bahwa Muhammad adalah pelanjut para nabi dan rasul sebelumnya, dan sebagai khatamul anbiyaa (penutup para nabi dan penutup risalah). Sejak semula semua ajaran Allah adalah Islam, artinya hanya beriman dan tunduk kepadaNya, dan berhukum hanya berdasar ketentuanNya. Allah dan ciptaanNya adalah terpisah, yang terakhir bergantung kepada yang pertama. Nama Islam ditetapkan oleh Allah, bukan oleh Muhammad SAW ataupun para pemeluknya. Islam adalah agama generik:
    "Katakanlah Allah itu Esa, tempat bergantung segala sesuatu (sumber aturan dan hukum) dan tidak ada yg menyerupaiNya (Khalik dan makhluk mutlak terpisah) ".
    Demikian pendapat saya, mohon maaf bila menyinggung siapapun.

    Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahha mereka itu cuma bicara berdasarkan filosofi .. yang buat artikel ini se olah olah sudah pernah masuk kabaah... dan kalaupun benar kenapa yg dulunya hindu sekarang muslim kenanapa hindu di tinggalkan.. sok tau sekali.. padahal sudah jelas siapa yang buat kabah.. tolong baca kisah 25 nabi .. baca bung jangan melihat dari 1 sisi aja.. aku bkn islam fanatik aku baca ke 2 sisinya ..

      Hapus
  5. kalau gue kayaknya nggak mempermasalahkan klaim hindu bahwa kabah adalah kuil hindu!meski secara logika susah di terima akal!!sebagaiumana orghindu menganggap agama lain bagian drny atau klaim muslim bahwa nabi2 terdahulu adalah muslim!!yg penting bagi saya disini cuman satu yaitu tentang tuhan!!bagi saya nama tuhan apa aja tdk masalah :jehovah,allah, om,yesus atau apapun nggak masah!!tapi yg penting tuhan itu esa!!!dan tdk pernah jadi/menyerupai/menjelma ,punya anak,ibu,bapak dll!!dan tuhan itu adalah causa prima,tdk pernah lahir,dilahirkan,mati,dibangkitkan,tdk butuhmakan minum dll!!kemabli ke soal agama gue yakin semua agama yg ada pasti udah banyak perubahan dr org pertama yg membuat/membawanya!!kenapa??karena udah sifat manusia berita sejengkal bisa jadi sedepa??apakah kita yg hidup di jaman modern seperti skrg bisa percaya tentang cerita krisana,yesus yg ktanya bisa melakukan hal2 di luar kemanusian??sehingga dianggap tuhan??tentu kita nggak bisa mempercayainya kecuali cuman sebatas mereka manusia yg punya pemikiran cemerlang aja!!bahkan keberdaan mereka pun belum bisa di buktikan lewat sejarah!!beda dgn budha & muhammad ygt memang benar2 ada menurut bukti sejarah bukan cuman doktrin agama!!dan gue juga yakin budha & muhammad pun cuman manusia biasa yg punya pemikiran cemerlang!!sehingga banyak dr para penbgikutnya yg melebih2kan mereka dr manusia biasa!!jadi marilah kita pakai logika otak kita untuk melihat/menganalisa sesuatu bukan karena doktrin buta dan mengaanggap semua itu benar!!kalau seperti itu apa nggak malu kta hidup di jaman ini??kecuali kalau kita hidup di jaman kuno mungkin wajar!!hehe!!gitu aja kok repot!!

    BalasHapus
  6. ada hal yang aneh dr penjelasan klo allah telah menurunkan 100ribu nabi??? tp knp hanya 10 yg dikenal? itu sama dengan jumlah Avatara dalam agama hindu, dan sang Budha adalah merupakan salah satu Avatara penjelmaan Dewa Visnu untuk menjaga dunia dari kehancuran.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bukan 10 om,. tp 25 nabi & rosul yg wajib di kenal,.
      mohon di koreksi kemabli,. :)

      Hapus
    2. Qur'an sebagai firman terakhirNya, amat terkait dengan drama akhir zaman, mengatakan banyak Nabi yg telah diturunkan, namun hanya sebagian saja yg relevan yg disebutkan.

      Dari 25 nabi sebagian besar adalah nabi-nabi Bani Israil. Dari nabi-nabi Bani Israil maka kisah Nabi Musa dan Fir'aun(Mesir) yang paling banyak diceritakan.

      Mengapa? Memang ini yg akan menjadi drama akhir zaman.

      Mengapa Siria di mana Yerusalem berada menjadi yg paling panas di bumi saat ini?
      Apa kaitannya dengan Amerika?
      Siapa pemilik Federal Reserve?
      Apa kaitannya dengan Indonesia?
      Mengapa kita membayar emas segede gunung kepada Freeport sembari membantai 500k orang?

      Mengapa emas-emas di Amerika latin dan Afrika mengalir ke segelintir orang?
      Siapa mereka?

      Dan kenapa Al Qur'an mengatakan bahwa Ahlul Kitab (pendeta yahudi) berbohong bahwa Allah mengatakan bahwa rente haram untuk sesama yahudi namun halal diperlakukan untuk orang luar? (*)

      Dunia ini sudah berkubang dalam rente amat parah, dan Qur'an memperingatkan rente akan mendatangkan PERANG dari Allah dan utusanNya (Isa Al Masih akan turun lagi sebagai bagian dari tanda perang besar dan menjelang Qiyamah).

      Siapa Al Masih Ad Dajjal di hadits yg digambarkan berMata Satu?
      Mengapa ada simbol Piramid (Mesir) dan Mata Satu di belakang uang Satu Dolar US?

      Jadi drama-drama besar di dunia ini tidak terlepas dari kisah Bani Israil, Mesir kuno, dan kisah Ibrahim as mengorbankan Ismail as.

      Arab akan paling menderita menjelang akhir zaman, kata Nabi, drama pengorbanan Ismail as adalah simbol penyembelihan Ismail dan keturunannya menjelang akhir zaman.

      Siria, kota para nabi, akan semakin memanas.

      Dan Allah telah memampukan manusia membuat nuklir. Dahyatnya sudah terbayang.

      Wallahu a'lam.

      -------

      23:19 "Janganlah engkau membungakan kepada SAUDARAmu, baik uang maupun bahan makanan atau apapun yang dapat dibungakan.
      23:20 Dari ORANG ASING boleh engkau memungut bunga, tetapi dari saudaramu janganlah engkau memungut bunga--supaya TUHAN, Allahmu, memberkati engkau dalam segala usahamu di negeri yang engkau masuki untuk mendudukinya."

      Hapus
  7. Salam buat segenap saudara-saudara yang dimuliakan Tuhan. Perbedaan adalah kenyataan, perbedaan terjauh kita adalah dalam "kata", dan tak pernah dapat dihindari. Sebelum Hindu pasti juga ada peradaban, setelahnya juga ada peradaban. Di dunia ini bagi saya tak dapat menemukan mana yang outentik, segala sesuatu yang ada ini mendapatkan pengaruh dan mempengaruhi. Dan ini akan terus berjalan. Dan inti semuanya adalah pengembangan berkelanjutan. Saya sangat setuju dengan istilah "hari ini lebih baik dari hari kemarin dan esok lebih sempurna dari hari ini". Penjelasan penyempurnaan ini dengan cerdik di narasikan oleh Patanjali dalam ajaran Yoga walaupun Yoga bukan dia penemu pertamanya. Nah ada pertanyaan, apakah uraian di atas dalam ruang lingkup studi perbandingan agama, atau hanya bertujuan kontemporer. Jika sebagai studi perbandingan agama ini sah-sah saja Hindu sebagai standarnya jika di ajarkan pada sekolah Theology Hindu, demikian juga sebaliknya Islam sebagai standarnya jika di babarkan di IAIN. Jadi hemat saya tak ada manfaat signifikan jika kita bergumul dalam menyamaan dalam segala perbedaan. Agama semestinya membawa kearifan spiritual bukan berbebatan yang tak berujung. Diam adalah dasar "Dyana" atau meditasi dan ini yang paling bermanfaat. Hindu adalah tutunan untuk menjadi unggul di segenap kehidupan dan kemataian, yang ditekankan kepada masing-masing pribadi. Dan tak elok jika mengurusi kepercayaan orang lain. Hindu tidak membutuhkan pemeluk, kebenaran tidak pernah menuntut pengakuan. Jayalah Hindu, itu di dalam dada kita masing-masing. Umpama kata, apakah kita mengarapkan Orang-orang Jawa yang pernah Siwa-Buddha, menjadi Hindu, atau apakah orang-orang itu menjadi Muslim yang benar, tanpa Sekatenan, tanpa Labuhan Bhumi, tanpa Ruwatan, dan apakah segenap istilah kenegaraan yang memakai kata "Dharma" serentak diganti menjadi Allahuma?", tentu tidak bukan?

    BalasHapus
  8. semoga semua damai'berbahagia...satyam eva jayate

    BalasHapus
  9. Apapun namanya Tuhan cuma 1. Yang bikin ruwet adalah manusia. Gak percaya? Tanya Tuhan. Ngopi dulu Bro!!!

    BalasHapus
  10. Berhentilah mendebatkan tuhan atau agama.. . Kalo kita hidup itu sama... kita harus tetap menjaga kedamaian antar umat, kpada hewan serta alam ,, jaga kseimbangan dan ttap brsyukur serta yakin dgn tuhan... saya hindu asli tp saya bangga dgn agama lain yang TAAT DAN YAKIN DG TUHAN ITU ESA,
    Bukan Yag membdakanya ato berusaha mmbuat sama... smua punya kyakinan msing2 terhadap tuhan.. ingat bnyak jaln mnuju roma bgt pula dgn tuhan... bnyak jln untuk memujanNya.. berbeda itu indah

    BalasHapus
  11. Sbnrnya agama hindu adlh agama prtama di dunia tsk slh klau itu mungkin benar, sjujurnya mnrut sya klau dipikir2 mmg bnr itu, tpi agama islam nanti susah nerimanya dn mngkin brfikir yg negativ.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang benar Hindu itu adalah agama lalu kenapa?? Dasarnya coba pikir kabbah itu di buat bukan oleh nabi yg pertama .. setelah kaabah di buat barulah kita mengenal shalat 5 waktu .. sebelum ada kabbah ya dak shalat... wajar islam dikenal sebagai agama setelah kitab pertamanya turun sebelumnya bayangkan saja.. memangnya ada yang salah memang fakta itu hindu agama pertama..

      Hapus
    2. Kalau tidak tahu maka diam lah.ketimbang salah kaprah.. Pertama membangun kakbah itu malaikat yang di utus ke bumi hanaya saja bangunan itu dibangun lagi oleh nabi adam dan semenjak nabi adam membangun kakbah bliau menglilingi sebanyak 7x dan bangunan itu di bangun lagi oleh nabi ibrahim bliaupun juga menglilingi sebanyak 7x.

      Hapus
  12. Gk usah berdebat agama karena gk ada guna nya sama aja kyk buang waktu.. Mending melakukan hal yang bermanfaat.. Jika ingin tahu keyakinan /agama apa yang benar hanya waktu yang bisa menjawab, tunggu saja waktunya dengan beribadah dengan taat sesuai keyakinan.. Salam kaum muslim

    BalasHapus
  13. Ini pengetahuan yg luar biasa terlepas benar dan salah. Artikel ini bagus sebagai tambahan perbendaharaan pengetahuan/refrensi saja. Jangan perdebatkan agama, Tuhan dll nya. Artikel ini dibuat supaya kita tahu dan mengerti tentang sejarah.

    Note : manusia tetaplah manusia tanpa adanya Tuhan. Namun Tuhan tidak akan pernah ada tanpa adanya manusia.

    Dan kita sebagai makhluk yang tercipta, bersyukurlah bahwa kita diberi akal utk bisa mengenal-NYA. Sbb masih banyak diantara kita yg tak mengenal TUHAN.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bukannya terbalik ya buk? manusia tidak akan pernah ada tanpa adanya Tuhan?

      Hapus
    2. Benar bu... Agama ga perlu kalo semua manusia sudah baik, kalo manusia semua musnah tidak akan ada menyebut tuhan itu tuhan.

      Hapus
  14. Lakum diinukum Walyadiin...Bagimu agamaMu BagiKu Agamaku..yg penting kita sebagai manusia selalu berbuat baik terhadap sesama manusia...urusan keyakinan kembali kepada diri masing masing...Islam Itu Indah

    BalasHapus
    Balasan
    1. prakteknya beda boss,,,!!! liat ISIS maksa2 kurdi dan kristen di suriah biar masuk islam jd " bagimu agamamu bagiku agamaku tp kamu harus ikut agamaku" kalau tidak mau difenggal,,,, wkwkwkwkwkwkwkwkkkk,,,,

      Hapus
    2. Berita dari media sekuler yang justru NETRAL & OBYEKTIF malah dibilang fasik / fitnah. sebaliknya corong promosi Daulah Wahabi ISIS malah dibilang sahih (padahal namanya juga promosi, pasti cuma yg bagus2nya saja)

      BERTANYALAH: mengapa mereka yang teriak2 "Bahaya Syiah" TIDAK PERNAH berimbang dgn adil juga memperingatkan kita akan "Bahaya Daulah Wahabi ISIS" yang Benar Benar MEMBANTAI MUSLIM SUNNI ASWAJA?

      NATGEO: ISIS Bantai Perempuan & Anak-anak Warga muslim Sunni
      http://nationalgeographic.co.id/berita/2014/11/isis-bantai-322-orang-suku-sunni-di-irak

      REPUBLIKA: ISIS Kembali Bantai Suku Sunni Irak
      http://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/14/11/02/nef44d-isis-kembali-bantai-suku-sunni-irak ' Isis adalah Bentukan Israil,Usa,saudi 3 zionis konspirasi pengulingan Negara suriah ' Rezim yg Anti terhadap zionisIsrail

      Hapus
    3. Moraru; Assad Tak Mungkin Bisa Dikalahkan, Karena Rakyat dari Berbagai elemen muslim,Kristen,nasionalist ,sosialist bahkan Yahudi neturekarta ortodoks Bersamanya
      Jonaitis Moraru, Presiden Asosiasi Kristen Nasional di Rumania, menegaskan bahwa ISIS dan organisasi teroris lainnya adalah ciptaan CIA dan Mossad Israel serta kerajaan al-Saud, melalui operasi rahasia yang disebut “sarang lebah” yang tujuannya tidak lain adalah membantu kepentingan Zionis Israel yang dibangun diatas kejahatan dan terorisme.

      Hapus
  15. Ada seorang pemuda yang diminta belajar Islam, Ia bersedia dengan syarat dicarikan seorang ulama/ustadz yang sangat mumpuni agar dapat menjawab 3 pertanyaan yang selama ini mengganjal di hatinya dan akhirnya seorang Kyai besar berkenan datang untuk membimbingnya.

    Pemuda: “Anda siapa dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?“

    Sang Kyai: “Saya hanya seorang hamba Allah yang mengharapkan ridhaNya dan dengan se-izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.“

    Pemuda: “Anda yakin? karena sudah banyak orang yang berpikir dirinya mampu namun tidak dapat menjawab pertanyaan saya?"

    Sang Kyai: “Demi keagungan dan segala hidayah dari Allah SWT sang pemilik Ilmu, saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.“

    Pemuda: "O, ya, karena jika terjawab, saya akan bersyahadat, maka bagaimana jika tidak terjawab? ...mmmhhh.....misalnya di 1 jam kemudian?"

    Sang Kyai: "Atas seijin Allah SWT, untuk setiap pertanyaan yang tidak terjawab, maka silakan tampar saya, karena telah menyia-nyiakan hidup dalam Ilmu Subhanahu wa ta'ala“

    Pemuda: “Baik, jadilah jika demikan" Dan keduanya pun bersalaman.

    Pemuda: "Pertanyaan ke-1, jika memang Allah itu Tuhan, kenapa banyak kesalahan dalam Qurannya?”

    Sang Kyai: "............. " (1 jam berlalu).

    Lalu pemuda itu pun menampar sang Kyai.

    Pemuda: "Pertanyaan ke-2, jika memang Quran itu sempurna, kenapa harus ada hadis. Apa Quran itu kurang lengkap?”

    Sang Kyai: "............. " (1 jam berlalu).

    Lalu pemuda itu pun menampar sang Kyai lagi

    Pemuda: "Pertanyaan terakhir, "Jika memang Quran itu sempurna, lalu apa arti Alif Lam Mim?”

    Sang Kyaipun tertunduk lesu dan segera memeluk si pemuda sambil berucap, “Laa illaaha, Laa illaaha, Laa illaaha,” ("Tiada Tuhan, Tiada Tuhan, Tiada Tuhan")

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin maksud anda adalah Kisah Ini sadudara Anonim : Kenapa di potong potong, kesannya sang kyai gak bisa jawab? Tidak ada Kyai yg gak bisa jawab tentang ketauhidan Allah SWT..salam damai dari saya

      Kyai VS Pemuda Ateis ( dengan 1 x tamparan dapat menjawab 3 pertanyaan pemuda ateis )
      12 Mei 2010 pukul 15:11

      mungkin pernah ada yang baca cerita di bawah ini...

      Al Kisah ada seorang Pemuda yang punya 3 pertanyaan yang mengganjal pikirannya meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang Guru agama, Kyai atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaan tersebut. Akhirnya Orang tua Pemuda itu mendapatkan Seorang Kyai

      Tanya Pemuda : Anda siapa? Dan apakah bisa menJawab pertanyaan-pertanyaan saya?
      Jawab Kyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menJawab pertanyaan anda
      Tanya Pemuda : Saya punya 3 buah pertanyaan

      1. Kalau memang Tuhan itu ada, dimana Dia? Tunjukkan wujud Tuhan kepada saya
      2. Apakah yang dinamakan takdir?
      3. Kalau syetan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syetan Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

      Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi si Pemuda dengan keras.( Plackkkss....)

      Tanya Pemuda (sambil menahan sakit): Kenapa anda marah kepada saya?
      Jawab Kyai : Saya tidak marah… Tamparan itu adalah Jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.

      Pemuda : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti
      Tanya Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
      Jawab Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit
      Tanya Kyai : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?
      Jawab Pemuda : Ya
      Tanya Kyai : Tunjukan pada saya wujud sakit itu !
      Jawab Pemuda : Saya tidak bisa
      Kyai : Itulah Jawaban pertanyaan pertama, kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.

      Tanya Kyai : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
      Jawab Pemuda : Tidak
      Tanya Kyai : Apakah pernah terpikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?
      Jawab Pemuda : Tidak
      Kyai : Itulah yang dinamakan Takdir

      Tanya Kyai : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?
      Jawab Pemuda : kulit
      Tanya Kyai : Terbuat dari apa pipi anda?
      Jawab Pemuda : kulit
      Tanya Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
      Jawab Pemuda : sakit
      Kyai : Walaupun Syeitan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api, Jika Tuhan berkehendak maka Neraka akan Menjadi tempat menyakitkan untuk syeitan..

      Hapus
    2. Cerita anda itu sangat ngarang, kalau ingin tahu beneran, jangan lewat cerita itu, datanglah ke Kyai dan bawa pertanyaan anda itu....maka anda akan dapat jawabannya, itu kalau anda ingin bener bener tahu, kalau anda cuma ingin mengolok olok,,,mudah mudahan anda di berikan Hidayah dan kesehatan oleh Allah SWT,....aamiin......Salam Damai Dari Saya.....

      Hapus
    3. Hahha mereka itu cuma bicara berdasarkan filosofi .. yang buat artikel ini se olah olah sudah pernah masuk kabaah... dan kalaupun benar kenapa yg dulunya hindu sekarang muslim kenanapa hindu di tinggalkan.. sok tau sekali.. padahal sudah jelas siapa yang buat kabah.. tolong baca kisah 25 nabi .. baca bung jangan melihat dari 1 sisi aja.. aku bkn islam fanatik aku baca ke 2 sisinya .. bung coba pake otak..

      Hapus
    4. Ini ada apa ya kok main tampar tamparan,,?? Wah Kyai koplak di tanya bukan dapat jawaban malah dapat tamparan,,,makanya laen kali kalau mau cari kyai itu cari yang bener biar gak maen tampar seenak udelnya ya!!!! Tapi,,,,mana ada kyai kaya gitu,,yang ada mah yang suka namparlah memang begitu sifat kyai,,,tapi kenapa ya,,,ujung cerita kok malah kyai yg banyak nanya bukan si pemuda yg dapat jawaban???? Kyai Guooblookk di tanya ya gak bakal bisa jawablah,,,,

      Kalau artikel di atas saya setuju,karna biar gak sama sempurna tapi ada banyak yg menyamai dari yg pernah saya pelajari.
      Trims Admin.

      Hapus
    5. @Bayu Samudra ; dan biasanya yang "menyamai" itulah yg disebut PALSU

      Hapus
  16. Tuhan itu hanya satu, tapi manusia menyebutnya dengan banyak nama ! Jadi berbeda itu indah, tapi tujuan tetap satu. Mari kita jalankan masing2 menurut keyakinan sendiri......! Ngopi malu jhon......

    BalasHapus
  17. Tuhan itu hanya satu, tapi manusia menyebutnya dengan banyak nama ! Jadi berbeda itu indah, tapi tujuan tetap satu. Mari kita jalankan masing2 menurut keyakinan sendiri......! Ngopi malu jhon......

    BalasHapus
  18. Tuhan itu satu...hanya cara manusia menafsirkannya yg berbeda!!saling menghargai antar pemeluk agama adalah hal yg paling indah...tuhan pasti akan senang jika manusia saling menghargai sesamanya!!!

    BalasHapus
  19. bagimu agama mu dan bagiku agama ku-- semoga terbuka hari dan pikiran saudara--

    BalasHapus
  20. kamu goblok jangan dipupuk jadina bego n tolol, masak dalam al Qurana juz 4 surat ali imron udah dijelaskan ka'bah adalah rumah yang paling awal di bangun dalam peradaman--- kitabmu tidak bisa menandingi kitab ciptaan alloh--kalu tidak percaya gak apa2---ingsaalloh setelah kematian pasti menyesal---aq minta maaf untuk kata kata aku ---mungkin untuk sesama manusia cuma dapat mengingatkan aja--aku juga tidak tau besok masuk surga atau neraka----semoga kita semua sadar dan kembali ke agama rohmatan lilngalamin-----agama yang membawa salamatan fiddini waddunya wal ahiroh ....amim ingsaalloh

    BalasHapus
    Balasan
    1. "ingsaalloh setelah kematian pasti menyesal" so? apa yg trjadi setelah meninggal menurutmu? senang? kesal? menyesal?
      menurut saya ada 2 kemungkinan yg terjadi.1.lahi kembali 2.menyatu denganNYA (bukan diterima disisinya)
      menurut kmu apa yg terjadi?

      Hapus
    2. Yang pasti akan datangnya, mukar & nakir, bertanyakan 'Marobbuka' (siapa tuhanmu) dan saat itu baru kamu tahu, betapa kesalnya kamu persia2kan kehidupan kamu selama ini yang hanya bertuhankan kesesatan yang telah dibawa oleh agama selain islam. Ya udah deh gue pun ngak punya kuasa untuk beri kepercayaan apa yang islam katakan,. tunggu aja deh. gue sudah sampaikan, dan udah terlepas tanggungjawab untuk mengajakmu mengenal erti islam. Apa yang boleh gue katakan, lo sembah apa yang lo sembah, gue hanya sembah yang maha esa, maha mengetahui, yang di langit dan di bumi. Laillahaillallah, Muhammadurrasullullah.

      Hapus
  21. Perbedaan merupakan perjalanan kehidupan yang indah,,karena perbedaan lah kehidupan ini indah,,untuk itu mari kita jaga bersama,,biar selamaya hidup ini indah,,salam

    BalasHapus
  22. kembali ke hati masing",, kau adalah aku dan aku adalah engkau,, tanpa batasan dan perbedaan,,!! semoga selalu damai dihati,, damai di dunia,, dan damai di akhirat,!!

    BalasHapus
  23. kembali ke hati masing",, kau adalah aku dan aku adalah engkau,, tanpa batasan dan perbedaan,,!! semoga selalu damai dihati,, damai di dunia,, dan damai di akhirat,!!

    BalasHapus
  24. Artikel anda bagus, dan tentu akan sangat bagus buat anda sendiri dan golongan anda,.
    Bagi Sy yg MUSLIM/ ISLAM, tetaplah berkomentar, "Laqum Dinuqum Waliyaddin",,. Bagi mu Agama Mu dan Bagi ku Agamaku,, Smoga anda mndapat Hidaya ALLAH, SWT, dn memluk Islam, mnuju keridhaan ALLAH aza Wazalla,.

    BalasHapus
  25. Om swastyastu astu
    Semoga kalian yang berkomentar dalam lindungan Ida Sang Hyang Widi Wasa.
    Semoga fikiran kalian jernih!
    Om santi santi santi om

    BalasHapus
  26. pengen ikut koment...tapi takut salah...sblmnya mohon maaf...krn keterbatasan pengetahuan....mnrut sy hindu mgkin memang hadir di jazirah arab sebelum nabi muhammad dilahirkan..ditandai dengan sejarah ka'bah dulunya banyak terdapat arca dan jadi pusat peribadatan umat d zamannya,tidak ada yg salah dalam hal ini...kalopun ibrahim/abraham/brahmaji adalah orang yg sama...itupun tidak menjadi persoalan....krn memiliki kisah yg sama tentang hal pengurbanan anak...krna dari zaman ibrahim/abraham smpi saat ini telah melaui byk peradaban n bahasa..dan lahir nabi2
    dan rasul yg menceritakan kisah abraham dlm berbagai bahasa sesuai zamannya mrk masing2..bisa jadi kitab wedha dulunya pernah di wahyukan kepada nabi di zaman n bahasa yg ada saat itu,seperti halnya torah/taurat,zabur,injil...kitab2 tesebut py bahasa sesuai zamannya..kalopun ada perbedaan....itu hal yg biasa...bukan untuk dipertentangkan...biarkan tetap berbeda...bukan untuk disatukan...mengenal abraham/ibrahim/brahmaji dari kitab masing2 tidak ada salahnya....wedha menyebut ka'bah rumah tuhan yg dibangun brahmaji,tempat sakral dmn doa lsg d jamah tuhan...itu sah sah saja...tidak ada yg salah...umat nasrani juga mengenal abraham melalui alkitab perjanjian lama pada bab kejadian yg menceritakan kejadian adam & eva (adam dan hawa) smpi sblm isa/yesus dilahirkan...boleh baca terjemahan alquran juga...soal kebenaran silahkan anda ygputuskan,itu masalah keyakinan individu,tdk bisa d paksa,bukan untuk saling menyalahkan...dari membacakitab2 tersebut kita menyadari betapa agungnya tuhan,ya bacanya jgn setengah2...baca keseluruhan dari awal sampai akhir biar tidaksalah intrepretasi...bacalah dengan menyebut nama tuhanmu...sy rasatidak akan ada yg tersesat,kebenaran yg datang dari tuhan tidak akan pernahbisa diselewengkan oleh apapun...baca itu membuka mata n wawasan lebih luas...jd pikiran kita ga sempit melihat fakta d lapangan..ga ada yg perlu diperdebatkan dalam hal ini...dan harus diakuijuga agama hindu lebih tua dari agama islam dilihat dari penanggalan tahun hindu n islam terlihat perbedaan ygjelas....sblm islam banyak peradaban besar yg hadir sebelumnya....terimakasih....mohon maaf kalo ada kata2 yg salah...tidak ada maksud n tendesi apapun

    BalasHapus
  27. Isa almasih punya bapak ngak..?

    Om santi santi santi om, itu cowok apa cewek?

    Apa petunjuknya bahwa ibrohim itu muslim.?

    Apa dasar yg membuktikan anti Tuhan itu salah?

    Kritik buat pembuat artikel, sebelum nulis baca sejarah yg matang dulu. Krn saya tak menemukan nama paman Muhammad yg anda sebutkan dlm artikel anda diatas.

    Tapi tak papalah sebagai khasanah, yg penting tak ada intrik saling menjatuhkan.

    Itu hidupmu, ini hidupku. Itu yakinmu ini yakinku. Ak tak bisa interfensi yakinmu demikian dirimu, tak bisa interfensi yakinku.

    Hanya yang Esa yg mampu merubah yakinmu. Emin, astungkare, amin wallahu a'lam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf om Roizun saya setuju dengan pendapat anda, hidup kita masing masing. Tapi ada satu point yaitu nama paman nabi, itu benar Umar ibnu Hisam adalah paman rosululloh dari bany hasym yang lebih populer dengan sebutan "Abu jahal", Kenapa disebut abu jahal? Jahal atau jahil artinya bodoh, bodoh yg dimaksud bukan bodoh segi intlektualnya melainkan kebodohan aqidah yang sudah jelas dibuktikan oleh rosul didepan matanya tp tidak mau menerimanya. Umar bin Hisyam adalah manusia cerdas dan berpengaruh pada saat itu, maka rosululloh pun berdoa kepada Alloh agar islam dikuatkan dengan dua Umar atau salah satu dari keduanya, siapakah kedua umar yang dimaksud oleh Rosul? yaitu Umar Al Farouk atau umar bin khotob dan Umar bin Hisyam atau abu jahal. Maka umar bin khotoblah yan Alloh pilih maka beliau masuk islam. Terima Kasih saudar ku Wallohu A'lam.

      Hapus
  28. mungkin hindu pecahan ato bagian dari umat yahudi yg dibawa musa dari mesir yg ditinggalkan musa di kaki bukit tursina untuk berbicara dengan tuhannya(yahwe musa) dengan sebenar2 berkata....umat hindu juga percaya akan kelahiran avatar...baca artikel " Benarkah Nabi Muhammad adalah Kalki Awatara?"..dengan demikian umat hindu sejajar dengan umat2 agama lain spt umat nasrani maupun yahudi dan islam,(setidaknya dlm hal ini akan lahir seorang yg berahlak mulia diakhir zaman yg merobah zaman kegelapan). kemiripan kisah brahmaji versi wedha dengan kisah abraham versi alkitab maupun ibrahim dlm alquran...dan tentu saja terdapat perbedaan dari masing2 versi...apakah hal itu harus di perdebatkan??apakah harus saling hina n berbicara kasar/kotor..

    BalasHapus
  29. artikel ini bagus dalam memberikan kita informasi dan mungkin sebagai pengingat bahwa beliau yang esa mempunyai sifat tidak bisa di tebak kehendak beliau yang esa..kalau saya boleh bertanya adakah yang bisa menjawab...god what is your religion...???jawabannya hanya satu beliau yang esa mengajarkan bahwa perbedaan itu indah jika kita bisa menerima perbedaan tersebut dengan ikhlas dan tanpa ada kecurigaan dan tanpa ada ego dari dalam diri..agama merupakan suatu aturan atau suatu batas2 dalam kehidupan agar kita tidak bertindak seperti hewan...saling mengagungkan apa yg kita percayai masing2..dan saya minta maaf kalau ada kata2 saya yang salah...dan satu yang harus di ingat entah mana yang lebih baik dari apa yang kita percayai masing2 tapi jangan lupa tak ada satu manusia yang berhak menentukan agama apa yang berhak masuk surga semua kembali ke diri masing dari perbuatan, ucapan, dan pikiran yang telah kita lakukan selama ini di kehidupan.

    BalasHapus
  30. Saya coba mengajukan pendapat berdasar informasi yg saya pahami dr Qur'an:

    1. Awalnya semua ajaran dari yang Esa, masuk akal, karena manusia berkembang biak hanya dari sepasang laki dan perempuan (bukan sejenis ya).
    2. Seiring waktu Pesan Ilahiah tersebut berubah, baik karena tak disengaja (ibarat pesan berantai), atau disengaja (nego dengan berbagai kepentingan, termasuk kemauan mayoritas umat -- Al Qur'an menyebutnya ayat ditukar dengan perdagangan dengan harga murah)
    3. Lalu dikirim rasul lagi, di tempat yg berbeda, biar rata semua tempat didatangi wahyu, dengan misi memurnikan kembali yg pokok (Tuhan itu Satu, Tidak berwujud dan tak terbayangkan, dsb), sekaligus membawa shariah baru (aturan-aturan versi baru. mis: ibadah hari Sabtu bagi Bani Israel, pantangan makan binatang tertentu, atau hukum kriminal, hukum murtad, dsb.)
    4. Berulang ke No.3 sampai Rasul Terakhir datang.
    5. Ketika Rasul terakhir datang, sementara sudah terlanjur banyak umat yg memegangi pesan-pesan lama (yg sudah berubah), gimana? Ya dialog, ajak ke versi terbaru. Kalau gak ketemu juga ya silakan masing2. Mau gimana lagi.

    Maaf ya, sekadar menyampaikan saja.

    BalasHapus
  31. Subhanallah ..
    Sy sependapat dengan Wong Bagus. Maaf jika menyinggung, menurut pendapat sy Ka'bah bukan bekas kuil Hindu. Mungkin saja ada beberapa kesamaan dalam ibadah Islam dan Hindu. Kenapa?

    Bisa jadi justru Hindu berasal dari akar yg sama dengan Islam yaitu agama Allah.
    Memang istilah nama Islam baru ada sejak nabi Muhammad, tapi agama Allah sdh ada sejak nabi Adam.
    Sebuah hadis mengatakan bahwa sejak nabi Adam hingga nabi Muhammad Allah telah mengutus 124.000 nabi dan 313 orang rasul, 25 orang diantaranya disebutkan dalam Al Quran. Para rasul ini diutus untuk membimbing kembali umat yg telah ditinggalkan oleh rasul pendahulunya.

    Salah satu ajaran Hindu adalah Brahmana (Brahman) yg mengajarkan tentang keTuhanan, yang mungkin saja juga berasal dari ajaran Ibrahim / Abraham. Kitab Veda yg diyakini sebagai kitab tertua merupakan kumpulan dari manuskrip2 kuno dari berbagai filosofi tentang keTuhanan dan tatanan kehidupan. Istilah Hindu sendiri jg sebenarnya tidak mengacu pada 1 ajaran tertentu tapi merupakan istilah untuk berbagai ajaran keagamaan tradisional di India yg terbagi dalam berbagai macam aliran. Dimana beberapa aliran menganut monotheisme, polytheisme, animisme atau gabungan diantaranya. Maaf kalau sy salah.

    Dan Ibrahim / Abraham adalah salah satu sosok panutan bagi agama2 besar di dunia. Karena itu bisa saja kisahnya jg terangkum di dalam Veda. Hingga akhirnya (menurut Islam) ajaran2 tersebut ditutup oleh nabi terakhir nabi Muhammad Saw.

    Nabi Ibrahim jg telah meninggikan Ka'bah (bukan membangun karena Ka'bah sdh ada sebelum nabi Ibrahim). Ka'bah bukanlah peninggalan raja Vikramaditya karena raja ini hidup jauh setelah masa nabi Ibrahim.

    Sedangkan adanya peninggalan Hindu pada Ka'bah seperti yg dikatakan masih perlu dibuktikan, tapi bisa saja terjadi mengingat pada masa jahiliyah Ka'bah menjadi pusat berbagai macam agama dan berhala. Bisa saja pada masa itu ada pula penganut agama Hindu yg menyimpan benda2 keagamaan Hindu di Ka'bah.

    Wallahu a’lam bish-shawabi

    BalasHapus
  32. ' Allah juga disebut (Yehovah),ELohim oleh bangsa Israil atau YHWH nama konsongan dan itu YAHWEH, satu pribadi dan satu Hakekat. Ta'alad din bar'a wa'taqa'ra shi'me (Yehovah) hu geir na'hu'hi la'ama min kha'ta yehun. . (Yahweh) Dieja dari kanan ke kiri, “yod”, “heh”, “waw”, “heh”. Nama Tuhan Yang Esa (Ulangan 6:4), Tuhan : Abraham, Yitskhaq dan Yaaqov, Ismael (Keluaran 3:15), Tuhan Pencipta Langit dan Bumi ' " BeShem YHWH El 'Olam... Dengan Nama YHWH Tuhan Semesta Alam. Pada Musa : Bila Tuhan berkata tentang Ehyeh asyer Ehyeh (Aku Maha Ada yang Aku Maha Ada), maka Yahweh (Dia Yang Maha Ada) ' ( ini yang saya imani di Al kitab suci ' ' HalleluyaH terpujilah YHWH Elohim Allah yang esa.

    BalasHapus
  33. Wow.. rame nih..aku mau ikutan ramein yah...mnurut aku sih TUHAN itu ya terserah tuhan mau dia turun ke bumi jadi manusia kek, hewan atau makanan kita..mau ada 1 kek, 2, 3, 4 1000...mau ada di batu, kotoran apapun.. kok kita yang ngatur.. jgn mnurut kalian dong. Lihat tujan masing2 agama aja. Klo percaya surga monggo.. aku sih tdk percaya surga abadi (slamanya di surga) atau neraka abadi.. slamanya di siksa.. aku percaya nirwana (menyatu ) dalam agama budha kan artinya ya jadi budha. Tpi ini butuh pemahaman yg mendalam. Ibarat Tuhan itu lautan.. kita hanya tetesannya. Nanti kita akan kembali kpd Nya. (Manunggaling kawula gusti). Moksa. Trims.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sori mas, kujawab ya.

      Untuk tahu tuhan seperti apa, sampean harus ketat merujuk kitab anda.
      Apa benar kitab sampean mengatakan ini-itu tentang tuhan.
      Kitab itu sandaran agama sampean, benar gak?

      Kok banyak agama di dunia ini plus cabang-cabangnya?
      Karena Tuhan Maha Tahu, pasti Dia memberi tahu sampean melalui kitabNya.
      Silakan anda studi kitab sampean, semoga ketemu.

      Hapus
    2. Tuhan hanya satu, tp orang memanggilnya dgn banyak sebutan
      Inti sari Tuhan tdk bsa d jabarkan hanya dgn membaca dan studi kitab, faktanya banyak pemahaman dan ajaran2 ttg Tuhan.. jika hanya ada satu pemahaman d dunia ini, mgkn tdk akan ada kehidupan.. hanya saja, kita tdk perlu meributkan pemahaman itu.. om shanti,shanti,shanti om..

      Hapus
  34. Jika ka'bah itu memang kuil hindu. Dari sekian juta orang timur tengah sekarang pasti ada yg beragama hindu. Tapi nyatanya tak satupun yg mau memeluk agama hindu. Lha hindu kan aslinya dari INDIA. lha kenyataanya sekarang penduduk INDIA banyak yg memeluk islam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Peninggalan Hindu ada sampe skrg bukti Patung, Prasati dllnya di Timur Tengah sampe ke Eropa

      Hapus
    2. @Sulton Ñīguez, "Kabah peninggal hindu tp kenapa di timur tengah tdk ada yg beragama hindu..?"

      ___
      Di Timur Tengah tdk ada hindu karna dlu nya pd saat penyebaran agama islam terjadi pembantaian kepada orang-orang yg menolak/tdk menerima ISLAM...

      Hapus
  35. Kalau bgt sdh saat nya ka'abah di buka untuk masyarakat umum,agar di ketahui apa isi kaabah tersebut n tdk membuat dugaan2 yg dpt mmbuat pertentangan,lg pula untk apa isi d dlm kaabah di tutup tutupi

    BalasHapus
  36. Mungkin pembawa ajarannya adalah orang yang sama, yaitu abraham/ibrahim/brahmana. Bapak monoteisme/bapak tauhid. Beliau disebutkan dalam alquran punya sifat lemah lembut, penyantun dan bertaqwa kpd Allah. Ibrahim pernah dibakar oleh raja namrud dan diselamatkan Allah dari kobaran api. Mungkin ada kesamaan sejarah atau tempat, atau namanya sudah berbeda karena akulturasi budaya.

    BalasHapus
  37. Berfikir baik,berkata baik,berbuat baik!!

    BalasHapus
  38. Yangnulis artikel maksain..pea haha

    BalasHapus
  39. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  40. Bulan bintang bukan lambang islam tapi dari bendera kerajaan turki otoman pernah berjaya.
    Ka'bah bukan kuil jauh lebih sederhana dibanding kuil kuil ditempat lain pada jaman yg sama.
    .
    Ka'bah itu rumah yang awalnya pondasi, kemudian ditinggikan dindingnya oleh keturunan Ibrahim. bahkan batu hajar aswad baru dipasang jaman Rasul sebagai batu penjuru / penanda saja.
    .
    Kalo di di mekah tersimpan arca dan artefak memang begitu sejarahnya ka'bah waktu itu menjadi jalur perdagangan sutera dari asia sampai yemen karena ada oase mata air ditengah gurun.
    Tiap orang menghormati ka'bah hingga membawa agama masing masing dan memasang berhala di ka'bah.Sangat mungkin pewarta india dan negeri lainnya sampai kenegeri tersebut.
    .
    Selanjutnya era islam diReformasi kembali ke Agama Ibrahim. Berhala di singkirkan bisa jadi dikubur. karena banyak yang ketemu kemudian di sumur sumur yg mengering. Ada artefak yg disimpan dlm ka'bah bisa jadi karena barang/hadiah/amanah dari raja yg termasyur pada waktu itu dan sebelumnya (hanya disimpan tidak untuk ibadah) sekarang sudah dipindahkan ke museum.
    .
    Baca lah buku Sejarah. Internet itu lebih banyak berita dan cerita sampah. pseudo histori dan otak atik gatuk cuma copas, membandingkan gambar yg terlihat. setiap bangsa punya sejarahnya masing masing ndak bakal ketemu hanya karena 1, 2 kata yang sama.

    BalasHapus