Google+

Jnana Marga Yoga

Jnana Marga Yoga

Kata jnana mempunyai makna ilmu pengetahuan. Jnana marga dapat dimaksudkan manusia dalam usahanya mencari Tuhan melalui jalan belajar tentang hakekat dari Tuhan itu sendiri (Widhi Tatwa).

  • Siapa, bagaimana sifat-sifatnya, bagaimana dan dimana mencari-Nya?
  • Lalu kenapa jnana (ilmu pengetahuan) dikatakan sangat penting bagi perjalanan manusia mancari Tuhan? 

Jawabannya, karena diantara yadnya, ilmu pengetahuan adalah yadnya yang paling utama, seperti yang disebutkan dalam Bhagavad Gita Bab IV yang membahas tentang Jnana Yoga. Sloka (33) menyebutkan:
srayan dravyamayad yajnaj

jnanayajnah paramtapa
sarvam karma ‘khilam partha
jnane perisamapyate
Artinya:
Persembahan berupa ilmu pengetahuan, Parantapa, lebih bermutu daripada persembahan materi; dalam keseluruhannya semua kerja ini berpusat pada ilmu pengetahuan, oh Parta.

Selanjutnya dalam bab yang sama sloka (34), (36), (37), (38), (39) dan (40) dikatakan :

Bhagavad Gita Bab IVSloka (34)
tad viddhi pranipatena

pariprasnena sevaya
upadekshyanti te jnanam
jnaninas tattvadarsinah
Artinya:
Belajarlah dengan sujud disiplin, dengan bertanya dan dengan kerja berbakti; guru budiman yang melihat kebenaran akan mengajarkan padamu ilmu budi pekerti.

Bhagavad Gita Bab IV Sloka (36)
api ched asi papebhyah

sarvebhyah papakrittamah
sarvam jnanaplavenai ‘va
vrijinam samtarishyasi
Artinya:
walau seandainya engkau paling berdosa diantara manusia yang memikul dosa; dengan perahu ilmu pengetahuan ini lautan dosa engkau akan sebrangi.

Bhagavad Gita Bab IV Sloka (37)
yathai ‘dhamsi samiddho ‘gnir

bhasmasat kurute ‘rjuna
jnanagnih sarvakarmani
bhasmasat kurute tatha
Artinya:
bagaikan api menyala, membakar kayuapi menjadi abu, oh Arjuna, api ilmu pengetahuan demikian pula membakar segala karma jadi abu

Bhagavad Gita Bab IV Sloka (38)
na hi jnanena sadrisam

pavitram aha vidyate
tat svayam yogasamsiddhah
kalena ‘tmani vindati
Artinya:
Tidak ada sesuatu dalam dunia ini dapat menyamai kesucian ilmu pengetahuan; mereka yang disempurnakan dalam yogi menemuinya sendiri dalam jiwanya pada waktunya

Bhagavad Gita Bab IV Sloka (39)
sraddhavaml labhate jnanam

tatparah samyatendriyah
jnanam labdhva param santim
achirena dhigachchhati
Artinya:
Ia yang memiliki kepercayaan dan menguasai pancaindrianya akan mencapai ilmu pengetahuan; setelah memiliki ilmu pengetahuan dengan segera ia menemui kedamaian abadi.

Bhagavad Gita Bab IV Sloka (40)
ajnas cha ‘sraddadhanas cha

samsayatma vinasyati
na ‘yam loko ‘sti na paro
na sukham samsayatmanah
Artinya:
tetapi mereka yang dungu dan tidak percaya serta bersifat ragu, akan hancur sirna; bagi yang ragu diri, baginya tiada bahagia, tidak di dunia ini, pun tidak di dunia sana.

Dari beberapa sloka di atas jelaslah, bahwa betapa sangat pentingnya ilmu pengetahuan bagi manusia untuk dijadikan landasan dan kompas yang dapat menopang dan mengarahkan langkahnya didalam melaksanakan Karma, Bhakti dan Raja Marga sehingga sesuai dengan hakekat ajaran weda yang merupakan kitab suci bagi umat hindu. Namun demikian, haruslah kita pertegas ilmu pengetahuan yang bagaimana yang dimaksudkan oleh sloka-sloka di atas, karena ada dua katagori ilmu pengetahuan yaitu : pengetahuan tentang duniawi (alam nyata) dan pengetahuan tentang alam gaib (alam yang tidak nyata). Pengetahuan duniawi seperti imu ekonomi, kedokteran, tehknik dan sebagainya, hanyalah berguna bagi kita sebatas untuk memenuhi kebutuhan hidup di dunia yang bersifat jasmaniah. Sedangkan ilmu pengetahuan yang dimaksudkan oleh sloka-sloka di atas adalah sesuai dengan apa yang disebutkan dalam Bhagavad Gita Bab X sloka (32) :
……adhyatmavidya vidyanam ….
diantara segala ilmu pengetahuan Aku falsafah Atman
Jadi jelaslah yang dimaksud ilmu pengetahuan oleh sloka dalam Bab IV adalah ilmu pengetahuan tentang falsafah Atman. Yang dimaksudkan dengan falsafah Atman adalah hakekat dari pada Tuhan dan bagian-bagian kecil (percikan roh) dari pada Tuhan itu sendiri yang disembunyikan di dalam badan manusia yang merupakan mahkluk ciptaan-Nya. Bagi mereka yang mendalami ajaran tentang falsafah Atman, ketika mereka sampai pada tingkatan mengenal Atman, maka mereka dapat dikatakan yang sudah mengenal dirinya sendiri. Bagi mereka yang sudah mengenal diri sendirilah yang dapat mengenal Tuhan-nya. Manusia yang sudah sampai pada tingkatan ini, karma yoga, bhakti yoga, dan raja yoga yang dia lakukan semuanya berdasarkan atas perintah Gusti, bukan karena nafsu atau ego, sebab sang Kawula sudah menyatu dan tunduk kepada Gustinya. Inilah kelebihan Jnana Marga (jalan ilmu pengetahuan) dibandingkan dengan marga-marga lainnya. Dengan dikuasainya ilmu pengetahuan, manusia dapat bekerja lebih efektip dan efisien, dibandingkan dengan mereka yang dungu dan sedikit pengetahuannya, baik itu masalah pengetahuan duniawi ataupun pengetahuan tentang agama, karena ilmu pengetahuan itulah yang akan menuntun manusia menuju ke jalan yang benar untuk mencapai tujuan akhir. Maka dari itu, kejarlah ilmu pengetahuan terlebih dahulu sebanyak dan seluas mungkin.
baca juga:

demikianlah tentang Jnana Marga Yoga, semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar