Google+

Siapakah Tuhan Orang Hindu Bali?

Siapakah Tuhan Orang Hindu Bali?

banyaknya gunjingan dari orang non-Bali, membuat gerah telinga yang selalu menanyakan tentang ketuhanan orang Hindu Bali. banyak yang bertanya kepada kita:
Siapa sih sebenarnya Tuhan Orang Bali?
Kenapa orang bali memiliki banyak tuhan?
nah, untuk menjawab pertanyaan umum Siapakah Tuhan Orang Hindu Bali, saya menjoba memberikan gambaran tentang sosok TUHAN, yang oleh orang hindu sering disebut dengan "Brahman".

Pertanyaan awal yang sering muncul jika kita menyatakan keberadaan tuhan yakni: Siapakah tuhan itu?
di dalam kitab Brahmasutra I.I.2 disebutkan bahwa "Tuhan ialah merupakan darimana asal mula semua ini". Jadi Tuhan Yang Maha Esa merupakan asal atau sumber dan sekaligus kembalinya seluruh alam semesta beserta isimnya ini. Di dalam keyakinan agama Hindu, Brahman atau Tuhan hanyalah satu, esa, tidak ada duanya, namun karena kebesaran dan kemuliaan-Nya, para Rsi dan orang-orang yang bijak menyebutnya dengan beragam nama.

mengenai ketuhanan, termuat dalam beberapa sloka suci agama hindu bali,
bagaimana....?
sudahkah anda mengenal Tuhan?

18 komentar:

  1. Tuhan menurut ajaran Hindu adalah tanpa wujud dan tanpa Nama ada dimana-mana, eksistensi kekal tidak ada yg kedua. Namun untuk keperluan manusia diberikan Nama atau istilah misalnya Brahman, Om, dst.
    Kalau ada ajaran yg mengatakan sembahlah hanya nama tertentu, itu bukan ajaran kebenaran, bahkan meyeseatkan, dan membahayakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. "Diä" adalah ACINTYA, tak terpikirkan, tak terdifinisikan, tak bernama (setiap nama menunjuk identitas tertentu dan setiap identitas berarti pembatasan, sementara dia tak terbatas). Kalau dia diberi identitas atau difinisi melalui satu nama (dan satu satunya nama) berarti "Dia sudah terpikirkan", tidak lagi Acintya atau kemaha sempurnaannya gugur. Jadi kalo ada ajaran yang menyembah nama tertentu dan itu dianggap satusatunya kebenaran......berarti mereka sedang memuja Tuhan yang salah.
      Begitu.

      Hapus
    2. terserah kau ngomong lah..

      Hapus
  2. Cara berfikir kamulah yang sesat...

    BalasHapus
  3. Kenapa harus lewat perantara segala macam? Kenapa tidak langsung saja lurus keatas only one? Apakah kita jika menolong orang lalu orang itu mengatakan bahwa dirinya telah dibantu oleh kita tp dengan sebutan si kunyil. Apakah kita yg bantu tidak marah?? Itu aja logikanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Logika si Kunyil memang gitu, kalo dia makan gak perlu pake piring sendok, klo pergi kemanaman gak perlu pake kendaraan, klo mo ngomong sama temen yang jauh gak perlu pake telepon, langsung aja....

      Hapus
    2. goblok luh si bereta reke

      Hapus
    3. Kenapa dlm hindu tuhan membutuhkan sesajen dan tumbal.

      Hapus
    4. Kenapa dlm hindu tuhan membutuhkan sesajen dan tumbal.

      Hapus
  4. ditunggu postingan selanjutanya gan :)

    BalasHapus
  5. Umat beragama yg benar adalah yg sesuai kitab sucinya
    Warga negara yg benar adalah yg sesuai undang2 nya
    Manusia yg baik adalah yg tidak menyala hkan pihak lain menurut persepsinya
    Manusia yg buruk adalah yg menyalahkan pihak lain menurut persepsinya
    Cobalah baca semua kitab suci dgn netral/ jangan (apriori, contra, memihak, cari kesalahan, cari pembenaran, cinta, benci, dsj) tapi di pahami aja dulu secara objectip,
    Setelah selesai baca tuntas, baru berfikir, menimbang, menyimpulkan.
    Baru akan tahu :
    1.apakah Tuhan benar/salah/bingung
    2.apakah kitab agama ini/itu benar/salah/ori/ternoda/bingung
    3.apakah umat/ komunitas/ kebiasaan/ budaya org ini/itu benar /salah/ keliru/ ternoda/ sesat/ bingung (padahal kitab nya benar)
    Tapi apapun yg terjadi hrs saling menghormati, jgn menghujat/menyalahkan
    Cukup bertanya dan menjawab dgn ref kitab, jgn comentar
    Cukup menginfo persamaan/perbedaan dgn ref kitab, jgn comentar
    Biarkan kita belajar dgn tetap hidup rukun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali sering perilaku, sebutan nama Tuhan, tradisi dan budaya kl kita kaji seringkali melenceng dari isi kitab, inilah yg persoalan utama dlm hal beragama apakah isi kitab yg harus kita rujuk atau tradisi agama yg seringkali lbh kuat dan mengakar dlm kehidupan masyarakat

      Hapus
  6. Apakah nama kitab suci paling Utama dari Agama Hindu Bali? Siapakah nama Rasul/Nabi yang membawa ajaran Hindu Bali? Apakah Agama Hindu Bali berasal dari India? Makasih 🙏

    BalasHapus
  7. Hery Abu Al Fathan24 April 2020 05.06

    Ada hal aneh dalam narasi ini.
    Dimana orang nanya soal siapa tuha orang bali tapi merasa risih dgn mengatakan mebuat gerah ditelinga.
    Adalah hal wajar membuat perbandingan dalam beberapa agama krn untuk membuat pilihan. Tentu bila sudah memilih salah satu agama maka tidak perlu mengolok2 pilihan dr saudara lainya. Boleh saja mengatakan agama lain itu sesat dan tidak benar hanya pada golongan atau kelompok sendiri dan tidak dishare kemana mana karena bisa membuat saudara yg tdk seiman tersinggung. Terima kasih.

    BalasHapus
  8. Coba buka di youtube, cari dan ikuti dialog Dr Zakir naik yg bedialog dg tokoh tokoh bermacam agama, dan khususnya dialog dg orang dan atau tokoh Hindu India, semacam Ravi sangkar dsb, mudahan bisa membuka cakrawala berfikir ttg agama2 dan kepercayaan agar dapat selamat didunia dlm hidup kita ini dan juga keselamatan nanti dlm hidup setelah mati. Dunia ini satu dan Tuhan pencipta pasti satu/ esa dan pasti ada cara mengenalnya, nama tuhan itu siapa, bagaimana sifat dan ciptaannya, dan bagaimana pula cara menyembahnya, pasti ada cara2 baku yg telah diperkenalkanNya, agar tidak tersesat, dan atau menyembahNya dg hawa nafsu sesuai selera dan keinginan masing2.

    BalasHapus