Pangaksama dengan memuja Çiwa dan Buda memohon restu dan
memohon ampun untuk membicarakan cerita lama, dengan tujuan menyediakan bacaan
pada para keturunannya.
Diceritakan secara singkat kekuasaan seorang raja raksasa
garang yang berhasil dikalahkan oleh Sang Hyang Puruhitakantep (Wisnu).
Dilanjutkan dengan pemerintahan Sri Masula Masuli, Beliau setelah moksa
digantikan oleh Tapo Ulung hingga pemerintahan Sri Gajah Wahana dengan patihnya
Ki Pasung Grigis.
Juga diceritakan pada saat itu pemerintahan di Bedahulu,
dan pemerintahan di Majalangu, yang atas daya upaya dari Patih Gajah Mada untuk
menyelidiki kekuatan dari Sang Raja Bedahulu. Keadaan Bali pada saat
pemerintahan Bedahulu mengalami kegoncangan, maka Kryan Pasung Grigis
mengadakan peperangan.