Dalem Shri Aji Batur Enggong
Kemangkatan Gajah Mada pada tahun 1364,
yang disusul pula kemudian dengan kemangkatannya Sri
Hayam Wuruk pada tahun 1389, ternyatalah kedua peristiwa itu membuka jalan bagi
runtuhnya kerajaan Majapahit dikemudian hari.
Sejak itu sebenarnya kerajaan Majapahit
sudahmulai mengalami kemunduran, karena tanpa adanya lagi muncul
pemimpin-pemimpin baru yang cakap dan bijaksana untuk menggantikan Gajah Mada
sebagai patih Mangkubumi. Adanya usaha Baginda raja Sri Haya Wuruk
ketika itu untuk mengadakan musyawah besar di istana Majapahit, ternyata tiada
memberi hasil yang diharapkan. Malah sebaliknya, kemunduran yang dialami oleh
kerajaan Majapahit ketika itu, dipergunakan oleh para Adipati di Daerah-daerah
untuk memperkuat kedudukannya, terbukti dengan tindakan Sri Smara Kepakisan
yang menjadi Adipati di Bali. Beliau menobatkan dirinya sebagai raja Rsi,
dengan suatu upacara besar yang disebut Abhiseka. Walaupun demikian suatu perubahan yang
terjadi, namun kerajaan Majapahit pernah menguasai Bali yang lamanya tiada
kurang kira-kira dari 60 tahun.