Google+
Tampilkan postingan dengan label Dewa Kematian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dewa Kematian. Tampilkan semua postingan

Dewa Rudra dan Maha Mrityunjaya Mantra

Maha Mrityunjaya Mantra 

Dua mantra besar Veda adalah Gayatri Mantra dan Mrityunjaya Mantra.
siapa yang belum mengenal Maha Mrityunjaya Mantra, berikut ini?
ॐ त्र्यम्बकं यजामहे सुगन्धिं पुष्टिवर्धनम् ।उर्वारुकमिव बन्धनान् मृत्योर्मुक्षीय मामृतात्
Om Tryambakam Yajaamahe Sugandhim Pushti Vardhanam,
Urvaarukamiva Bandhanaath Mrutyor Mukshiya Ma-Amritat
Ini berarti bahwa....
"Marilah kita menyembah Dia satu yang bermata tiga, yang suci (wangi) dan yang memelihara semua makhluk. Sama seperti mentimun matang secara otomatis dibebaskan dari keterikatannya dengan menjalar, mungkin kita akan dibebaskan dari kematian (tubuh kami yang fana dan kepribadian) dan diberikan (mewujudkan) alam keabadian kita. "
Mantra diatas adalah mantra yang di dedikasikan untuk Dewa Rudra.

Dewa Yama dalam Teologi Hindu

Dewa Yama dalam Teologi Hindu

Dewa Yama (Dewa Kematian/Neraka)
Dewa Yama merupakan manifestasi dari Brahman yang bergelar sebagai Dewa akhirat, Hakim Agung yang mengadili roh orang mati, untuk mempertimbangkan apakah suatu roh layak mendapat surga atau sebaliknya, mendapat neraka.

Dewa Yama dilukiskan sebagai seorang tua yang berkuasa di singasana neraka, memiliki dua wajah yang tidak terlihat sekaligus. Wajah yang sangar dan menyeramkan terlihat oleh roh orang-orang yang hidupnya penuh dengan perbuatan salah, sedangkan wajah yang lembut dan berwibawa terlihat oleh roh-roh yang hidupnya penuh dengan perbuatan baik.

Yama (Sanskerta: यम; Yama) adalah dewa akhirat juga sering disebut Dewa Kematian dalam agama Hindu. beliau bersenjata Danda, mengendarai Kerbau dengan sakti Dewi Yami atau Syamala.