Upacara Bayi Baru Lahir dan Mendem Ari-ari
Keberadaan manusia sebagai salah satu mahluk ciptaan Tuhan adalah memiliki kedudukan yang paling utama dan paling mulia. Hal ini dikarenakan manusia memiliki kemampuan yang lebih dalam hal peningkatan derajat harkat dan martabatnya.
Peningkatan derajatnya sebagai manusia dapat dilakukan dengan memanfaatkan kelebihan yang dimilikinya yang disebut dengan pikiran (idep), sehingga dengan pikiran ini manusia memiliki wiweka yaitu kemampuan untuk mempertimbangkan baik buruknya sesuatu hal yang dilakukan. Namun demikian, manusia sebagai mahluk duniawi juga tidak lepas dari segala kekurangan, kekeliruan dan jauh dari kesempurnaan. Sehingga sering kali manusia juga melakukan perbutan-perbuatan yang tidak sepantasnya dilakukan yang mengarah pada dosa. Untuk mengurangi akibat dari dosa (papa) ini manusia seharusnya melakukan suatu usaha untuk menumbuhkan kesucian dalam hati, pikiran, perkataan dan perbuatannya dan juga dilakukan dengan upacara-upacara keagamaan yang bertujuan untuk membersihkan segala mala (kekotoran) yang ada.
Dalam agama Hindu selalu mengajarkan pada umatnya untuk senantiasa menjaga kesucian dalam diri baik melalui perbuatan dan juga dalam bentuk pelaksanaan upacara. Dengan demikian umat diharapkan dapaat pula melaksanakan uapacara pembersihan diri mulai dari ia lahir sampai pada waktunya harus kembali pada Hyang Widhi. Upacara yang diperuntukan bagi umat manusia disebut dengan upacara Manusa Yadnya. Disini akan penulis uraikan lebih lanjut mengenai pelaksanaan Upacara untuk bayi yang baru lahir.
Peningkatan derajatnya sebagai manusia dapat dilakukan dengan memanfaatkan kelebihan yang dimilikinya yang disebut dengan pikiran (idep), sehingga dengan pikiran ini manusia memiliki wiweka yaitu kemampuan untuk mempertimbangkan baik buruknya sesuatu hal yang dilakukan. Namun demikian, manusia sebagai mahluk duniawi juga tidak lepas dari segala kekurangan, kekeliruan dan jauh dari kesempurnaan. Sehingga sering kali manusia juga melakukan perbutan-perbuatan yang tidak sepantasnya dilakukan yang mengarah pada dosa. Untuk mengurangi akibat dari dosa (papa) ini manusia seharusnya melakukan suatu usaha untuk menumbuhkan kesucian dalam hati, pikiran, perkataan dan perbuatannya dan juga dilakukan dengan upacara-upacara keagamaan yang bertujuan untuk membersihkan segala mala (kekotoran) yang ada.
Dalam agama Hindu selalu mengajarkan pada umatnya untuk senantiasa menjaga kesucian dalam diri baik melalui perbuatan dan juga dalam bentuk pelaksanaan upacara. Dengan demikian umat diharapkan dapaat pula melaksanakan uapacara pembersihan diri mulai dari ia lahir sampai pada waktunya harus kembali pada Hyang Widhi. Upacara yang diperuntukan bagi umat manusia disebut dengan upacara Manusa Yadnya. Disini akan penulis uraikan lebih lanjut mengenai pelaksanaan Upacara untuk bayi yang baru lahir.