Gusti Agung Maruti Menaklukkan Buringkit
setelah kekalahannya dalam pertempuran di Gelgel, Patih Agung Maruti meninggalkan laskarnya melarikan diri diikuti oleh Kryan Kaler Pacekan, menuju desa Jimbaran. Atas usaha Kryan Kaler Pacekan berhasil membujuk rakyat I Gusti Agung Maruti untuk ikut bersamanya, dan berhasil mendapatkan keris Ki Sekar Gadhung dan Ki Panglipur. Kryan Kaler Pacekan tetap di desa Jimbaran.
Merasa diperdaya I Gusti Agung kemudian menuju ke kerajaan Kyai Anglurah Tegeh Kori hendak menghamba. Tetapi atas nasihat dari Kyai Tegeh Kori, Kryan Agung Maruti menuju menemui Pangeran Kapal di desa Kapal, bersama 3 orang putera dan puterinya, yatu:
- I Gusti Agung Putu,
- I Gusti Istri Ayu Made, dan
- I Gusti Agung Anom.