Google+
Tampilkan postingan dengan label Tri Wara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tri Wara. Tampilkan semua postingan

makna Tri Wara dalam Wariga

Tri Wara

Triwara Wewaran
Triwara adalah siklus tiga harian dalam pawewaran. Unsurnya ada tiga yaitu Pasah, Beteng, dan Kajeng. Sifat ketiga unsur ini lebih nyata dalam kehidupan kita. Unsur keduniawian lebih dominan karena umumnya baik buruknya masih dapat kita kendalikan asalkan dengan kesungguhan.
  1. Pasah atau Dora artinya tersisih. Baik untuk dewa-yadnya. Baik untuk mengerjakan hal-hal yang kaitannya dengan masa depan. Tidak baik mengungkit masa lalu, juga mengadili orang berdasarkan masa lampau. Baik untuk merencanakan pekerjaan besar dan penting. Hindari penghamburan waktu yang berharga karena masa yang akan datang sangat tergantung kepada hari ini. Tingkatkan perhatian kepada keluarga dan saudara dekat, tetapi jangan terlalu memanjakan mereka secara langsung. Baik untuk mengadakan sangkep atau rapat. Tidak baik untuk mengupacarai kematian atau memperingati yang sudah meninggal di masa lalu. Baik untuk memupuk kepercayaan masa datang. Baik untuk berniaga yang tidak memerlukan pembayaran kontan, baik untuk mempertimbangkan rekanan baru. Yang lahir pada hari ini sifatnya riang, harapannya besar dan tidak mudah berputus asa, tetapi kurang dapat menjaga kepercayaan.
  2. Beteng atau Waya artinya makmur. Baik untuk manusa-yadnya. Baik untuk mengerjakan hal-hal yang kaitannya dengan masa lalu, misalnya memperbaiki hubungan yang kurang baik, meluruskan kesalahpahaman dan sebagainya. Baik untuk mencatat dan menganalisa hasil kerja dan situasi diluar. Juga merupakan hari yang baik untuk memperkuat kehandalan diri, belajar dan berdoa. Baik untuk berniaga, utamakan pembayaran kontan dan berhati-hatilah dengan hutang-piutang. Baik untuk mengadakan rapat evaluasi. Tingkatkan perhatian terhadap rekan sekerja serta tetangga. Yang lahir pada hari ini sifatnya tenang, percaya diri dan kasih terhadap orang tua, tetapi kurang dapat menguasai emosi.