Google+
Tampilkan postingan dengan label Veda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Veda. Tampilkan semua postingan

Srimad Bhagavatam BAB II - Teologi dan Pelayanan Ilahi

Bab 2: Teologi dan Pelayanan Ilahi


Srimad Bhagavatam 1.2.1
Byasa uvāca
iti sampraśna -samhṛṣṭo
viprāṇām raumaharṣaṇiḥ
pratipūjya vacas teṣām
pravaktum upacakrame

Sinonim
vyāsaḥ uvāca - Vyasa mengatakan; iti - dengan demikian; sampraśna - pertanyaan yang sempurna; samhṛṣṭaḥ - sangat puas; viprāṇām - orang bijak sana, raumaharṣaṇiḥ - anak Romaharṣaṇa, yaitu Ugraśravā; pratipūjya - setelah berterima kasih kepada mereka; vacaḥ - kata; teṣām - mereka ; pravaktum - untuk membalas untuk mereka; upacakrame - berusaha.

TERJEMAHAN
Ugraśravā [Suta Gosvāmī], anak Romaharṣaṇa, sepenuhnya puas dengan pertanyaan-pertanyaan yang sempurna dari brahmana, berterima kasih kepada mereka dan dengan demikian berusaha untuk membalas.

Srimad Bhagavatam BAB I - Pertanyaan oleh orang bijak

Bab 1: Pertanyaan oleh orang bijak

Srimad Bhagavatam 1.1.1
om namo bhagavate vāsudevāya
janmādy Asya yato 'nvayād itarataś cārtheṣv abhijñaḥ svarāṭ
Tene brahma hṛdā ya adi - kavaye muhyanti yat sūrayaḥ
tejo - variabel - mṛdām yathā vinimayo yatra tri -sargo ' MRSA
dhāmnā svena sada nirasta - kuhakam Satyam param dhīmahi

Sinonim
om - Ya Tuhanku; namah - menawarkan obeisances saya; bhagavate - kepada Kepribadian Ketuhanan; vāsudevāya - kepada Vasudeva (putra Vasudeva ), atau Tuhan Sri Krishna , Tuhan purba; janma - adi - penciptaan, rezeki dan kehancuran; Asya - dari alam semesta terwujud; yataḥ - dari siapa; anvayāt - secara langsung; itarataḥ - tidak langsung; ca - dan; artheṣu - tujuan; abhijñaḥ - sepenuhnya sadar; SVA - tikus - sepenuhnya independen; Tene - diberikan; Brahma - pengetahuan Veda; hṛdā - kesadaran hati; yah - orang yang; adi - kavaye - kepada yang asli yang diciptakan; muhyanti - yang illusioned; yat - tentang siapa; sūrayaḥ - resi dan Iblis; tejaḥ - api; variabel - air; mṛdām - bumi ; yathā - seperti banyak seperti ; vinimayaḥ - aksi dan reaksi; yatra - dimana; tri - sargaḥ - tiga mode penciptaan, kemampuan kreatif; amṛṣā - hampir faktual; dhāmnā - bersama dengan semua perlengkapan transendental; svena - diri cukup; sada - selalu; nirasta - negasi oleh ketiadaan; kuhakam - ilusi; Satyam - kebenaran; param - mutlak; dhīmahi - Aku lakukan merenungkan.

Sekilas ajaran Sanata dharma – HINDU

Sekilas ajaran Sanata dharma – HINDU

Agama Hindu (Bahasa Sanskerta: Sanātana Dharma सनातन धर्म "Kebenaran Abadi"), dan Vaidika-Dharma ("Pengetahuan Kebenaran"). kata Hindu berakar dari kata Sindhu. Dalam Reg Weda, bangsa Arya menyebut wilayah mereka sebagai Sapta Sindhu (wilayah dengan tujuh sungai di barat daya anak benua India, yang salah satu sungai tersebut bernama sungai Indus). Hal ini mendekati dengan kata Hapta-Hendu yang termuat dalam Zend Avesta (Vendidad: Fargard 1.18) — sastra suci dari kaum Zoroaster di Iran. Pada awalnya kata Hindu merujuk pada masyarakat yang hidup di wilayah sungai Sindhu.

Keunggulan Veda - Kronologi Pewahyuan dan Penulisan Veda

Keunggulan Veda - Kronologi Pewahyuan dan Penulisan Veda
kronologi pewahyuan Veda

Menurut beberapa sumber, veda pertamakali diwahyukan kedunia kira2 155,52 Triliun Tahun SM. Yang pertama kali diturunkan melalui sabda, sehingga weda tersebut kemudian dikenal dengan sebutan Vedasruti. Sabda suci ajaran – ajaran Veda (Vedasruti) terutama diterima oleh tujuh orang Rsi yang dikenal dengan sebutan Sapta Rsi. Adapun rsi tersebut diantaranya:
  1. Rsi Grtsamada
  2. Rsi Visvamitra
  3. Rsi Vamadewa
  4. Rsi Atri
  5. Rsi Bharadvaja
  6. Rsi Vasistha
  7. Rsi Kanva.

Kesempurnaan pelepasan ikatan

Bhagavadgita Bab XVIII - Kesempurnaan pelepasan ikatan

Photobucket

Bhagavad-gita 18.1
18.1 Arjuna berkata; o yang berlengan perkasa, hamba ingin mengerti tujuan pelepasan ikatan [tyaga] dan tingkatan hidup pelepasan ikatan [sannyasa], wahai pembunuh raksasa Kesi, penguasa indria.

Golongan-golongan keyakinan

Bhagavadgita Bab XVII - Golongan-golongan keyakinan

Photobucket

Bhagavad-gita 17.1
17.1 Arjuna bertanya; o krsna, bagaimana kedudukan orang yang tidak mengikuti prinsip-prinsip kitab suci tetapi sembahyang menurut angan-angan sendiri? Apakah mereka berada dalam kebaikan, nafsu atau dalam kebodohan?

Sifat rohani dan sifat jahat

Bhagavadgita Bab XVI - Sifat rohani dan sifat jahat

Photobucket

Bhagavad-gita 16.1-3
16.1-3 Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa bersabda; kebebasan dari rasa takut; penyucian kehidupan; pengembangan pengetahuan rohani; kedermawanan; mengendalikan diri; pelaksanaan korban suci; mempelajari veda; pertapan; kesederhanaan; tidak melakukan kekerasan; kejujuran; kebasan dari amarah; pelepasan ikatan; ketenangan; tidak mencari-cari kesalahan; kasih sayang terhadap semua mahkluk hidup; pembebasan dari loba; sifat lembut; sifat malu; ketabahan hati yang mantap; kekuatan; mudah mengampuni; sifat ulet; kebersihan; kebebasan dari rasa iri dan gila hormat- sifat-sifat rohani tersebut dimiliki oleh orang suci yang diberkati dengan sifat rohani, wahai putera Bharata.

Yoga Berhubungan dengan Kepribadian Yang Paling Utama

Bhagavadgita Bab XV - Yoga Berhubungan dengan Kepribadian Yang Paling Utama

Photobucket

Bhagavad-gita 15.1
15.1 Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa bersabda; Dikatakan bahwa ada pohon beringin yang tidak dapat dimusnahkan yang akarnya ke atas dan cabangnya ke bawah, dan daun-daunnya adalah mantra-mantra veda. Orang yang mengetahui tentang pohon ini mengetahui veda.

Tiga Sifat Alam Material

Bhagavadgita Bab XIV - Tiga Sifat Alam Material

Photobucket

Bhagavad-gita 14.1
14.1 Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa bersabda; sekali lagi Aku akan bersabda kepadamu tentang kebijaksanaan yang paling utama ini, yang paling baik di antara segala pengetahuan. Setelah menguasai pengetahuan ini, semua resi sudah mencapai kesempurnaan yang paling tinggi.

Alam, Kepribadian Yang Menikmati dan Kesadaran

Bhagavadgita Bab XIII - Alam, Kepribadian Yang Menikmati dan Kesadaran

Photobucket

13.1-2 Arjuna berkata; O Krsna yang hamba cintai, hamba ingin mengetahui tentang prakrti [alam] purusa [yang menikmati], lapangan dan yang mengenal lapangan, pengetahuan dan obyek pengetahuan.
Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa bersabda; wahai putera Kunti, badan ini disebut lapangan, dan yang mengetahui tentang badan ini disebut yang mengetahui lapangan.

Pengabdian Suci adalah Bhakti

Bhagavadgita Bab XII - Pengabdian Suci Bhakti

Photobucket

Bhagavad-gita 12.1
12.1 Arjuna bertanya; yang mana dianggap lebih sempurna; orang yang selalu tekun dalam bhakti kepada Anda dengan cara yang benar ataukah orang yang menyembah Brahman, yang tidak bersifat pribadi dan tidak terwujud?

Bentuk Semesta

Bhagavadgita Bab XI - Bentuk Semesta

Photobucket

Bhagavad-gita 11.1
11.1 Arjuna berkata; Dengan mendengar wejangan tentang mata pelajaran yang paling rahasia ini yang sudah Anda berikan kepada hamba atas kemurahan hati Anda, khayalan hamba sekarang sudah dihilangkan

Kehebatan Tuhan Yang Mutlak

Bhagavadgita Bab X - Kehebatan Tuhan Yang Mutlak

Photobucket

Bhagavad-gita 10.1
10.1 Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa bersabda; Dengar sekali lagi, wahai Arjuna yang berlengan perkasa. Oleh karena engkau kawan-Ku yang tercinta, demi keuntunganmu Aku akan bersabda lebih lanjut kepadamu, dan memberikan pengetahuan yang lebih bagus daripada apa yang sudah Ku-jelaskan.

Pengetahuan Yang Paling Rahasia

Bhagavadgita Bab IX - Pengetahuan Yang Paling Rahasia

Photobucket

Bhagavad-gita 9.1
9.1 Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa bersabda; Arjuna yang baik hati, oleh karena engkau tidak pernah iri hati kepada-Ku, Aku aka menyampaikan pengetahuan dan keinsafan yang paling rahasia ini kepadamu. Dengan mengenal pengetahuan rahasia dan keinsafan ini, engkau akan dibebaskan dari kesengsaraan kehidupan material.

Cara Mencapai Kepada Yang Mahakuasa

Bhagavadgita Bab VIII - Cara Mencapai Kepada Yang Mahakuasa

Photobucket

Bhagavad-gita 8.1
8.1 Arjuna berkata; O Tuhan Yang Maha Esa, o kepribadian yang paling utama, apa arti Braman? Apa itu sang diri? Apa arti kegiatan untuk membuahkan hasil? Apa arti manifestasi material ini? Apa arti para dewa? Mohon menjelaskan hal-hal ini kepada hamba.

Pengetahuan Tentang yang Mutlak

Bhagavadgita Bab VII - PENGETAHUAN TENTANG YANG MUTLAK

Photobucket

Bhagavad-gita 7.1
7.1 Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa bersabda; Wahai Putera Prtha, sekarang dengarlah bagaimana engkau dapat mengenal Diri-Ku sepenuhnya, bebas dari keragu-raguan, dengan cara mempraktekkan yoga dan menyadari Aku sepenuhnya, dengan pikiran terikat kepada-Ku.

Dhyana yoga

Bhagavadgita Bab VI - Dhyana yoga

Photobucket

Bhagavad-gita 6.1
6.1 Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa bersabda; orang yang tidak terikat pada hasil pekerjaan dan bekerja menurut tugas kewajibannya berada pada tingkatan hidup untuk meninggalkan hal-hal duniawi. Dialah ahli kebatinan yang sejati, bukanlah orang tidak pernah menyalakan api dan tidak melakukan pekerjaan apapun yang menjadi sannyasi dan yogi yang sejati.

Karma-Yoga perbuatan dalam kesadaran Krisna

Bhagavadgita Bab V - KARMA YOGA PERBUATAN DALAM KESADARAN KRISHNA

Photobucket

Bhagavad-gita 5.1
5.1 Arjuna berkata; O Krsna, pertama-tama Anda meminta supaya hamba melepaskan ikatan terhadap pekerjaan, kemudian sekali lagi Anda menganjurkan bekerja dengan bhakti. Sekarang mohon memberitahukan kepada hamba secara pasti yang mana di antara keduanya lebih bermanfaat?

Pengetahuan Rohani

Bhagavadgita Bab IV - PENGETAHUAN ROHANI

Photobucket

Bhagavad-gita 4.1
4.1 Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Sri Krsna, bersabda; Aku telah mengajarkan ilmu pengetahuan yoga ini yang tidak dapat dimusnahkan kepada dewa matahari , vivasvan, kemudian vivasvan mengajarkan ilmu pengetahuan ini kepada Manu, ayah manusia, kemudian Manu mengajarkan ilmu pengetahuan itu kepada iksvaku.

Karma Yoga

Bhagavad-gita Bab III - Karma Yoga

Photobucket

Bhagavad-gita 3.1
3.1 Arjuna berkata; O Janardana, o Kesava, mengapa Anda ingin supaya hamba menjadi sibuk dalam perang yang mengerikan ini, kalau Anda menganggap kecerdasan lebih baik dari pekerjaan yang dimaksudkan untuk membuahkan hasil?