Google+
Tampilkan postingan dengan label Yoga Asli Bali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yoga Asli Bali. Tampilkan semua postingan

Ajaran Tintiyasana Yoga

Ajaran Tintiyasana Yoga

Tintiyasana adalah manifestasi jati diri yang agung, yang juga disebut Acintya yang berarti tak terbayangkan namun dia ada, dilihat dari sudut sifatnya. Dia ada  dimana-mana Wyapi-wyapaka. Di dalam serat Dewa Ruci atau Bima Ruci- Bima Suci di uraikan Bima manunggal dengan jati dirinya yang agung sehingga ia sadar dan memahami akan jati dirinya dan ilmu sejati. Di dalam upacara dan upakara serta bangunan-bangunan suci di Bali, khususnya di Ulon Padmasana pasti kita saksikan symbol Tintiyasana ini / ulap-ulap yang berarti keberadaan Sang Hyang Widhi di tempat itu, sehingga upacara dan bangunan suci tersebut akan selamat dan sentosa. Sana berasal dari kata sesana atau ajaran yang sering di rangkai dengan kata asana sikap duduk untuk melakukan upacara pemujaan kepada Sang Hyang Widhi Wasa/ Leluhur.

Di dalam Tintiyasana kita mengambil sikap terlentang tengadah dengan lutut kanan ditekuk/setinggi lutut kiri. Dengan sikap tengadah dan menekuk lutut relaksasi  lebih mudah dapat dicapai sehingga memudahkan kita dan mempercepat menyatu dengan-Nya Brahman. Dalam keadaan tidur nyenyak kita terlepas dari keadaan dan hanya diliputi kebahagiaan Tuhan, mempersatukan diri dengan Tuhan. Itulah Brahman Rupata, keadaan itu dapat dicapai lebih-lebih lagi oleh orang yang dibebaskan. Setelah penyegaran barulah dimulai pengaturan dan pengendalian nafas/Pranayama.

Ilmu Leak dalam Teologi Hindu Bali

Ilmu Leak dalam Teologi Hindu

Keberadaan Agama Hindu membawa pengaruh besar bagi kebudayaan masyarakat Indonesia pada umumnya dan Bali khususnya. Pengaruh Hindu menyebabkan masyarakat menghayati keberadaan Tuhan dengan sebuah pembuktian yang tidak dapat dipikirkan dengan akal sehat, yaitu dengan kekuatan ilmu gaib. Dengan kemampuan tersebut seseorang akan dipandang dan dihormati serta disegani, terlebih kemampuan yang dimiliki dipergunakan untuk membantu sesama.

Hindu merupakan agama bersumber dari kitab suci Weda dan merupakan agama wahyu yang diterima oleh maharsi berdasarkan pengalaman intuisi spiritual (Aparoksa-Anubhuti) dalam kitab-kitab upanisad, pengalaman-pengalamanya ini bersifat langsung dan sempurna. Pengalaman spiritual para rsi ini merupakan autoritas kebenaran-kebenaran yang tak ternilai dan membentuk kemuliaan Hinduisme (Sivananda, 2003: 2). Kekuatan Spiritual maharsi mampu mendengarkan suara alam yang diwahyukan Tuhan dan dipercaya oleh umat manusia sebagai sebuah ajaran agama yaitu Hindu. Kekuatan spiritual yang diterima maharsi merupakan warisan kepada seluruh umat manusia mencapai kebebasan. Sumber spiritual Hinduisme dalam Kitab suci Weda terdiri dari 4 bagian ditulis dalam bahasa Sansekerta kuno, bahasa Suci India dan Weda merupakan otoritas religius tertinggi bagi hampir semua tradisi Hinduisme. Masing-masing bagian weda memiliki beberapa periode berbeda kemungkinan antara tahun 1500 dan 500 SM. Bagian tertua adalah Reg, Weda berisikan kidung pujian dan doa-doa suci dilanjutkan dengan ritual-ritual pengorbanan yang berkenaan dengan kidung pujian vedik dan terakhir kitab-kitab upanisad. Kitab Upanisad berisikan intisari pesan spiritual Hinduisme, filosofis dan praktisnya (Capra, 2000:80).

Yoga Ghantasana

Yoga Ghantasana

Salah satu hal yang baik dalam ajaran ☆GHANTA YOGA☆ adalah kita selalu mengundang orang untuk bertanya.
dalam tehnik Yoga Ghantasana, praktisi akan diajari beberapa hal  yang nantinya nyasar beberapa point penting kehidupan, diantaranya:
  • Sehat (pembersihan TRI NADHI),
  • Sikap pemujaan ibu PERTIWI dan ayah AKASHA,
  • Pembersihan rintangan hidup (sikap pemujaan GANESHA, VINAYAKAM),
  • Kecerdasan pikiran (Sikap pemujaan DEWI SARASWATI),
  • Kebijaksanaan & kemakmuran (Sikap pemujaan DEWI SRI),
  • Murah rejeki, berkelimpahan (Sikap pemujaan SRI SEDANA),
  • Menjadi bijak cerdas dan keberlimpahan (Sikap pemujaan TRI SADHANA),
  • Menikmati kebahagiaan (SUKAWIBAWANAM),
  • Mencapai kebahagiaan tanpa terputus (NITYANANDAM),
  • Materi (uang, harta benda, kekayaan) sangat dibutuhkan sekarang ini dan diakui/tidak, seringkali materi menjadi pemicu masalah dalam kehidupan, baik di keluarga/di masyarakat.

Yoga Ghantasana merupakan salah satu tehnik yoga asana yang dalam prakteknya menekankan pada olah sikap, pernafasan dan afirmasi.
Yoga Ghantasana terdiri dari 12 tehnik asana disebut Dua dasa ghanta yang merupakan bagian dari ajaran ghanta yoga.
Jika melatih yoga ghantasana dengan tekun segala potensi energi spiritual dalam diri akan menjadi aktif sehingga bermanfaat untuk kesehatan, kerejekian, kharismatik, perlindungan diri dan membuat selalu bahagia.
Disamping itu manfaat lain dari yoga ghantasana adalah menyembuhkan berbagai penyakit di dalam diri baik medis maupun non medis. Sangat baik bila dilatih oleh orang yang sedang sakit.

MANFAAT YOGA GHANTASANA:

  1. Menyembuhkan penyakit dan Meningkatkan kesehatan baik fisik maupun mental.
  2. Memberikan vitalitas, energi dan semangat.
  3. Meningkatkan kesadaran yang tinggi pada diri
  4. Memperlancar segala bentuk usaha dan murah rejeki
  5. Menjadikan anda lebih kharismatik dan berwibawa
  6. Menjaga pkiran selalu jernih, tenang, tentram dan damai
  7. Membantu mengatasi dan memberikan solusi dalam menghadapi berbagai masalah dan tantangan hidup dan kehidupan

Yoga Asli Bali ini dikemas dalam sebuah untaian gerakan yoga yang dapat dipelajari oleh sumua orang tanpa memandang suku, agama dan kepercayaan.

bila Anda memiliki pertanyaan, silahkan hubungi saya melalui:
atau via
contact us MMM indonesia