Lebah atau Tawon di Bangunan Bali
salah satu keunikan budaya bali adalah menyelami segala ciri alam untuk dipelajari demi kebaikan masyarakatnya, salahsatunya adalah mengamati adanya binatang lebah (tawon) yang kadangkala bersarang di bangunan bali, baik rumah, pelinggih maupun bangunan lainnya.
bagi orang bali, adanya sarang tawon dibangunan bali memiliki arti tanda-tanda khusus yang akan terjadi kedepannya. pertanda tersebut akan membawa kebaikan apabila dilakukan suatu upacara tertentu, dan akan berakibat buruk bila tidak diupacarai. hal itu merupakan tanda pekarangan tersebut sudah terkena pengaruh "durmangala prawesa"
- durmangala, berasal dari kata "dur" yang artinya telah terkena, "mala" yang artinya keletuhan; cemer; kotor, dengan sisipan "ng". sehingga menjadi kata "durmengala" yang artinya terkena keletuhan.
- prawesa, berasar dari kata "para" yang dapat diartikan segala bentuk, sedangkan wesabersal dari kata "wasibhuta" yang artinya siksaan.