Google+
Tampilkan postingan dengan label Catur Purusartha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catur Purusartha. Tampilkan semua postingan

Kasta Vs Wangsa, Warna di Bali part 1

Kasta Vs Wangsa dan Warna di daerah Bali umumnya.

Agama diturunkan kedunia oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk menuntun manusia agar mendapatkan kebahagiaan hidup didunia maupun di alam rohani. Untuk itu setiap orang harus mempunyai empat landasan yang disebut dengan Catur Purusartha, yang artinya empat tujuan hidup.

Catur Purusartha sering disebut Catur Warga. Kata Warga dalam hal ini artinya ikatan atau jalinan yang saling melengkapi atau saling terkait antara satu dengan yang lainnya. Disamping itu, keempat tujuan hidup itu saling menunjang. 
  • Dharma adalah landasan untuk mendapatkan Arta dan Kama, 
  • Arta dan Kama landasan atau sarana untuk melaksanakan Dharma. 
  • Dharma, Arta dan Kama adalah landasan untuk mencapai Moksa, 
  • Moksa Juga landasan untuk mendapatkan Dharma, Arta dan Kama, akan justru mengikat mengikat manusia karena bukan tujuan akhir. 
Dalam kitab tafsiran tentang Catur Purusartha, disebutkan bahwa Dharma, Arta dan Kama merupakan tujuan pertama dan Moksa disebut tujuan akhir atau tujuan tertinggi untuk kembali kepada Sang Pencipta Tuhan Yang Maha Esa.

Swastika - lambang yang Universal

SWASTIKA lambang yang universal

Swastika
Swastika dengan ornamen ukiran bali
Swastika merupakan lambang yang juga di pakai oleh umat hindu. Lambang saling menyilang dalam ajaran Hindu merupakan kerangka dasar dari salah satu symbol agama Hindu yaitu Swastika.
Kata Swastika berasal dari bahasa Sanskerta yang terdiri dari Su-Asti-Ka;

  • Su artinya baik, selamat , rahayu
  • Asti artinya adalah
  • Sedangkan akhiran Ka adalah untuk membentuk kata sifat menjadi kata benda. 
Jadi Swastika merupakan lambang keselamatan dan kesejahteraan. Lambang keramat yang digunakan sebagai penangkal agar terhindar dari segala rintangan.