Google+
Tampilkan postingan dengan label Dewa Matahari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dewa Matahari. Tampilkan semua postingan

Hyang Surya Raditya Dewa Matahari

Hyang Surya Raditya Dewa Matahari

Dalam ajaran agama Hindu, Dewa (Devanagari: देव) adalah makhluk suci, makhluk supernatural, penghuni surga, malaikat, dan manifestasi dari Brahman (Tuhan Yang Maha Esa). Dalam agama Hindu, musuh para Dewa adalah Asura. 

Kata “dewa” (deva) berasal dari kata “div” yang berarti “bersinar”. Dalam bahasa Latin “deus” berarti “dewa” dan “divus” berarti bersifat ketuhanan. Dalam bahasa Inggris istilah Dewa sama dengan “deity”, dalam bahasa Perancis “dieu” dan dalam bahasa Italia “dio”. Dalam bahasa Lithuania, kata yang sama dengan “deva” adalah “dievas”, bahasa Latvia: “dievs”, Prussia: “deiwas”.

Surya (Sanskerta: सूर्य; Surya) adalah nama dewa matahari menurut kepercayaan umat Hindu. Surya juga diadaptasi ke dalam dunia pewayangan sebagai dewa yang menguasai atau mengatur surya atau matahari, dan diberi gelar "Batara". Menurut kepercayaan Hindu, Surya mengendarai kereta yang ditarik oleh 7 kuda. Ia memeiliki kusir bernama Aruna, saudara Garuda, putra Dewi Winata.

Dewa-Dewa dalam agama Hindu - AM I A HINDU

berikut adalah lanjutan resume dari buku 

AM I A HINDU ( Apakah Saya Hindu ? ) 

dimana dibawah ini dijelaskan tentang "Dewa-Dewa dalam agama Hindu" buku ini di tulis oleh Ed. Viswanathan (Diterjemahkan oleh NP Putra) 

 

MOHON JELASKAN PADAKU MENGENAI DEWA-DEWA DALAM AGAMA HINDU? 

Menurut Bible Kristen, segala sesuatu datang dari Kata, dan Kata adalah Tuhan. Hampir sama, kita dalam agama Hindu percaya bahwa segala sesuatu datang dari Brahman, dan Brahman adalah Tuhan. Aspek bergetar (vibratory) dari Brahman disebut 

AUM atau OM


Jadi orang Hindu mengatakan AUM adalah Tuhan. Dari AUM datang Tuhan Ibu (Mother God) dan Ketuhanan yang dibagi menjadi tiga yang secara populer dikenal sebagai Tri Murti, yaitu