Google+
Tampilkan postingan dengan label Mpu Semeru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mpu Semeru. Tampilkan semua postingan

Sri Kresna Kepakisan (Raja Bali I 1352 - 1380 M)

Adipati Bali I setelah ekspedisi Majapahit

DALEM WAWU RAWUH

Wakil Kerajaan Majapahit di Bali


Sikap Sri Astasura Ratna Bumi Banten yang menentang dan tidak bersedia tunduk dibawah kekuasaan Majapahit menimbulkan ketegangan antara Kerajaan Bali dan Kerajaan Majapahit. Maka kerajaan majapahit pun menyerang Bali dan berhasil mengalahkannya. Setelah berhasil menguasai Bali dengan menaklukkan Raja Bali Kuna Sri Astasura Ratna Bumi Banten pada tahun 1343 M, sesuai dengan sumpah Palapa yang didengungkan Rakyan Gajah Mada, maka terjadi kekosongan kekuasaan di Bali. Expedisi Majapahit ini dilakukan pada jaman pemerintahan Tribuwana Tunggadewi yang berkuasa pada periode 1328 – 1350 M.

Setelah kekalahan Kerajaan Bedulu maka Pulau Bali dapat dikuasai sepenuhnya oleh Majapahit maka Pemerintahan sementara diserahkan kepada Mpu Jiwaksara yang kemudian bergelar Ki Patih Wulung. Beliau menempatkan pusat Pemerintahan di Gelgel. - Namun demikian walaupun Bali sudah dikalahkan Majapahit, tidak berarti rakyat dan tokoh-tokoh Bali Aga sudah menyerah. sering terjadi perselisihan antara orang-orang Bali-Aga dengan pasukan Majapahit yang ditugaskan menjaga keamanan di Bali.

Pura Kawitan - Pura Khayangan Jagat


Pura Kawitan semua warga Pasek Sanak Sapta Rsi adalah di Lempuyang Madya.
Tapi sesuai Bisama Ida Bhatara Kawitan, semua warga Pasek wajib juga menyungsung Pura Khayangan lainnya yang masih diantaranya Pura Besakih, Pura Dasar Bhuana dan Pura Silayukti.

Kenapa harus menyungsung Pura-pura tersebut…???

Mari kita kembali ke Babad Kawitan. Ida Hyang Pasupati yang berstna di Gunung Mahameru memerintahkan putra beliau Hyang Gnijaya Ke Bali untuk menata kembali kehidupan disana. Hyang Gnijaya kemudian berstana di Gunung Tohlangkir berputra 5 orang.
  1. Ida Bhatara Kawitan (Mpu Gnijaya) yang kemudian membangun Pesraman di Tampurhyang/Lempuyang (Lempuyang Madya)
  2. Ida Mpu Semeru yang kemudian membangun Pesraman di Besakih
  3. Ida Mpu Kuturan yang kemudian membangun Pesraman di Silayukti
  4. Ida Mpu Ghana yang kemudian membangun Pesraman di Dasar Gelgel
  5. Ida Mpu Bradah tinggal di Tanah Jawi.