Google+
Tampilkan postingan dengan label Yajur Weda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yajur Weda. Tampilkan semua postingan

Agama Veda dharma

Agama Veda dharma

Veda atau dalam istilah Bali disebut dengan WEDA, merupakan Wahyu yang diturunkan oleh Hyang Widhi (Tuhan) melalui para Rsi, dikumpulkan atau dihimpun menjadi suatu kitab suci. 
Kata Weda dapat dikaji melalui dua pendekatan, yaitu berdasarkan etimologi  (akar katanya) dan berdasarkan semantic (pengertiannya).
  • Secara etimologi berasal dari bahasa Sansekerta, dari akar kata "Wid" yang berarti mengetahui atau pengetahuan. Dari kata Weda yang ditulis dengan huruf A (panjang) berarti pengetahuan kebenaran sejati atau kata-kata yang diucapkan dengan aturan-aturan tertentu yang dijadikan sumber ajaran Agama Hindu. 
  • Secara semantic Weda berarti kitab suci yang mengandung kebenaran abadi, ajaran suci atau kitab suci bagi umat Hindu. Maharsi Sanaya mengatakan bahwa Weda adalah wahyu Tuhan Yang Maha Esa yang mengandung ajaran yang luhur untuk kesempurnaan umat manusia serta menghindarkannya dari perbuatan jahat.
Weda adalah ilmu pengetahuan suci yang maha sempurna berasal dari Sang Hyang Widhi yang didengarkan oleh Para Maha Rsi melalui pawisik (wahyu), sehingga weda disebut Sruti yang berarti Sabda Suci atau pawisik yang didengarkan sehingga weda itu sebagian besar adalah nyanyian-nyanyian dari Hyang Widhi yang berbentuk puisi, dalam Weda disebut Chandra. Orang yang menghayati dan mengamalkan Weda akan mendapatkan kerahayuan atau ketenangan lahir batin.  

Kitab Suci Sruti dan Smerti - AM I A HINDU

berikut adalah lanjutan resume dari buku

AM I A HINDU ( Apakah Saya Hindu ? )

dimana dibawah ini dijelaskan tentang "Sruti dan Smerti" buku ini di tulis oleh Ed. Viswanathan (Diterjemahkan oleh NP Putra)

 

AYAH, APAKAH KITAB-KITAB SUCI HINDU?

Anakku, Kitab-kitab suci Hindu secara luas dalam dikelompokkan dalam 2 golongan. Pertama adalah Sruti ("itu yang didengar") dan yang lain adalah Smriti ("itu yang diingat"). Kedua kelompok kitab-kitab suci ini dianggap "wahyu Tuhan" sama seperti semua kitab-kitab Injil dianggap mendapat inspirasi Tuhan (God-inspired).