Google+
Tampilkan postingan dengan label Brahmana Purana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Brahmana Purana. Tampilkan semua postingan

Mpu ( Danghyang ) Nirartha, di masa pemerintaran Dalem Waturenggong

Kitab perpustakaan kuna di Bali yang berjudul “Babad Brahana Kemenuh” dan kitab “Brahmana Purana” menceritakan kisah perjalanan Pendeta tersebut selengkapnya. Antara lain kitab tersebut menceritakan sebagai berikut :

Tersebutlah seorang Pendeta yang bernama “Mpu Nirartha, semasa mudanya beliau adalah memeluk Agama Buddha, akan tetapi kemudian beliau mengalih keagama Siwa. Pergantian Agamanya itu disebabkan karena perkawinannya dengan Diah Komala di negeri Daha, yang memeluk Agama Siwa. Dari perkawinannya dengan Diah Komala, beliau mempunyai 2 orang anak, seorang perempuan dan seorang laki-laki yang kemudian megnadakan keturunan “Brahmana Watek Kemenuh” di Bali. Berkembangnya Agama Islam sampai ke Daha, memaksa Mpu Nirartha bersama keluarganya meninggalkan Negeri Daha untuk pergi kerajaan pasuruhan. Disitu beliau mendapatkan keluarganya yang bernama : Mpu Panawasikan, dan kemudian anak Mpu tersebut lalu dikawinya. Dari perkawinan tersebut, lahirlah 4 orqng anak laki-laki yang kemudian mengadakan keturuan “Brahmana Watek Manuhaba”.