Google+
Tampilkan postingan dengan label Dewa Sagening. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dewa Sagening. Tampilkan semua postingan

Kiayi Gusti Tegeh Kori memohon Putra Dewa Dimade Sagening

Kiayi Gusti Tegeh Kori memohon Putra Dewa Dimade Sagening

Diceriterakan Kiayi Gusti Tegeh Kori keturunan Arya Kenceng di Badung berkehendak akan memohon seorang putra Dalem Sagening di Puri Gelgel, akan dijadikan penguasa di kawasan Badung. Konon setelah sampai di jaba tengah atau halaman dalam Puri Gelgel di Sumanggen, terlihat oleh Kiayi Gusti Tegeh Kori api bagaikan lentera di Sumanggen, kemudian diperhatikan oleh Kiayi Gusti Tegeh Kori  sudah pasti halnya dia itu adalah putra Dalem Segening. Kemudian Kiayi Gusti Tegeh Kori mengambil kapur seraya digoreskan menyilang atau dibubuhi tampak dara anak kecil itu. Keesokan harinya diingat kembali , karena dia itu memang betul putra Dalem yang bernama I Dewa Manggis Kuning. Kemudian Kiayi Gusti Tegeh Kori datang menghadap berhatur sembah kepada Ida Dalem seraya mengatakan untuk memohon putra beliau seorang, akan dijadikan penguasa di negara Badung.

Ida Dalem merasa senang dan memberikan putranya yang dimohon itu, yang bernama I Dewa Manggis Kuning, dan kemudian diiringkan pulang ke Puri Badung. Sesudah diberi tempat di Badung, sangat disayang oleh Kiayi Gusti Tegeh Kori, disebabkan karena kebagusan rupanya, ganteng seperti Arjuna, dan bagaikan Sanghyang Asmara yang menjelma di Puri Badung.

Diceriterakan Kiayi Gusti Tegeh Kori memiliki seorang putera laki-laki bernama I Gusti Ngurah Tegeh, dipertunangkan dengan putri Ida Kyai Anglurah Agung Pinatih Rsi yang menjadi penguasa di istana Puri Kerthalangu. 
Putrinya bernama I Gusti Ayu Nilawati, Paras rupanya sangat cantik tanpa tanding bagaikan Dewi Ratih yang menjelama ke dunia. 

Raja Purana Sejarah Desa Adat Semate

Raja Purana Sejarah Desa Adat Semate

Dalam sejarahnya, dahulu kala tersebutlah di pulau Bali dipimpin oleh seorang raja Shri Watu Renggong, yang bertakhta pada tahun saka 1382 atau 1460 masehi dengan kedudukan di Gelgel, beliau ini tiada lain putra dari Kreshna Kapakisan.

Dalam menjalankan roda pemerintahan kerajaan di Bali, beliau Shri Watu Renggong dibantu oleh para punggawa dan tanda mantri. Namun yang paling memegang peran penting tatkala itu adalah keturunan dari Mpu Withadharma, yang lebih dikenal dengan sebutan Pasek.

Kisahnya sebagai berikut :
Sesungguhnya putra-putra dari I Gusti Pasek Gelgel mempunyai tugas dan kewajiban yang berbeda-beda.

  1. Putranya yang menginventarisir kekayaan raja disebut Pasek Gelgel.
  2. Yang mengemban tugas sebagai juru bicara raja bergelar Pasek Bandesa.
  3. Yang bertugas pada Kahyangan Desa seperti Pura Puseh dan Pura Desa termasuk Bale Agung bergelar Pasek Kubayan.
  4. Dan yang bertugas mengurusi di bidang pitra yadnya bergelar Ki Pasek Prateka.