Dalem Bekung adalah putra tertua Dalem Waturenggong .
Setelah wafat, Dalem Waturenggong
digantikan oleh putranya yang belum dewasa yaitu Dewa Pemayun (Dalem Bekung)
dan I Dewa Anom Saganing (Dalem Saganing). Karena umurnya yang masih muda maka
diperlukan pendamping dalam hal menjalankan roda pemerintahan. Maka pemerintahan sehari-hari di Gelgel
diwakilkan kepada kelima pamannya (
putra Sri Aji Tegal Besung ) yaitu
Gedong Atha, I Dewa Nusa, I Dewa Pangedangan, I Dewa Anggungan, dan I Dewa
Bangli.
Masa Pemerintahan Dalem Bekung adalah awal kesuraman kerajaan Gelgel. Karena pada masa pemerintahannya ini pula terjadi banyak masalah dan kesulitan. Masa keemasan Gelgel mulai memudar pada masa pemerintahan Dalem Bekung (1550--1580 M) putra sulung Dalem Waturenggong , Kerajaan -kerajaan Gelgel di luar Bali yang pernah dikuasai Dalem Waturenggong satu per satu melepaskan diri.