Google+
Tampilkan postingan dengan label mantra dan rerajahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mantra dan rerajahan. Tampilkan semua postingan

Mantra Leak Bali ilmu Kawisesan syarat jadi Balian Sakti dan Jro Gede

Mantra Leak Bali ilmu Kawisesan syarat jadi Balian Sakti dan Jro Gede

Balian Sakti
Mantra ilmu Balian Sakti
berikut ini saya mencoba share sedikit informasi tentang tenaga dalam Kawisesan dibali, yang mungkin menjadi acuan dan salah satu syarat untuk menjadi Dukun/Paranormal di Bali yang kemudian sering dikenal dengan istilah gagelaran Balian Sakti serta biasanya juga menjadi gagelaran yang hendak menjadi Jro Gde atau Jero Gede (eka jati).

menurut ajaran gama tirta yang telah menyatu dengan Budaya Bali, Cakepan berikut ini dianggap penting, karena gagelaran ini sering digunakan untuk membantu/menolong umat yang memerlukan.
adapun beberapa lontar yang sering dijadikan acuan diantaranya; Lontar Barong Swari, Lontar Bhairawi Tatwa, Lontar Bhama Kertih, lontar Bhuanakosa, Lontar Bhumi Kemulan, lontar Bodha kecapi, lontar Brahmokya Widhisastra, Lontar Canting Mas, Lontar Catur Sanak, Lontar Dewa Tattwa, Lontar Dharma Caruban, Lontar Durga Bhairawi, Lontar Ganapati Tattwa, Lontar Kala Tatwa, Lontar Kamoksan, Lontar Pemahayu Jagat, Lontar Panglukuhan Dasaksara, Lontar Pengerehan, Lontar Ratuning Kawisesan, lontar Sanghyang Aji Swa-mandala, Lontar Siwa Tantra, Lontar Sudamala,  serta lontar lainnya yang masih banyak beredar dibali.

Ilmu pelet pengasih atau ilmu guna guna

Ilmu pelet pengasih atau ilmu guna guna

Bila cinta ditolak, pengasih dan ilmu guna-guna bertindak!!!

Om swastyastu Om a no bhadrah kratawo yantu wiswatah
semoga pikiran yang baik datang dari semua penjuru

Kali ini saya kembali lagi dengan tajuk yang agak menarik untuk dibincangkan. Pastinya ramai sahabat di luar sana yang pernah gagal dalam percintaan dan mungkin juga cinta tertolak dan membuatkan anda sakit hati dan kecewa. ilmu pelet, Pengasih dan ilmu guna-guna pastinya altenatif terbaik bagi mereka yang tidak punya iman dalam jiwanya bagi mengubat segala guris di hati.

Semua kita maklum dengan kata-kata ini :
“ Sakitnya luka di jasad, mudah saja di ubati. Sakitnya hati, mungkin saja dibawa ke mati!!”

Justru, mungkin ramai diantara kita yang terfikir untuk berbuat sesuatu yang bisa mengubat sakitnya hati termasuk saya sendiri. Saya juga punya hati dan perasaan. Bila mana disakiti, sukar untuk disembuhkan.

kumpulan mantra bali

kumpulan mantra bali

berikut sedikit saya share beberapa mantra yang mungkin akan berguna buat para pembaca blog ini.
diwajibkan kepada para pengguna mantra bali untuk "Belajar kawisesan Asli Bali", agar tujuan dari mantra bali ini bisa berjalan sesuai dengan fungsinya.

sekali lagi, sebelum merafalkan mantra ini, sangat diharapkan untuk  belajar tehnik tenaga dalam asli bali, karena apabila tidak mempelajarinya, mantra-mantra berikut ini tidak akan berjalan sesuai dengan maksud dan tujuan pengucapan mantra tersebut.
mohon dicermati.

berikut ini tata cara mengucapkan mantra bali

Kanda Mantra / Tingkahing Mamantra :
Salewiring mantrayang, yen dereng nyarik, awya mangkana, sidi mantran (tatwan nira) yan mangkana.
Mamantra :

Proses Belajar Nge-Leak

Proses Belajar Nge-Leak


Pada dasarnya ilmu leak ini sangat rumit dan rahasia sekali, jarang seorang guru mau dengan terang-terangan memberikan ilmu ini dengan cuma-cuma. Begitu juga saya belajar dengan tiga guru dengan sangat susah payah harus "ngesorang rage" biar bisa diterima jadi murid.

Sebelum seorang belajar ilmu leak terlebih dahulu harus diketahui otonan orang tersebut (hari lahir versi Bali) hal ini sangat penting, karena kwalitas dari ilmu yang dianut bisa di ketahui dari otonanya, sang guru harus hati-hati memberikan pelajaran ini kalau tidak murid akan celaka oleh ilmu tersebut. Setelah diketahui barulah proses belajar di mulai, pertama-tama murid harus mewinten Brahma widya, dalam bahasa lontar “Ngerangsukan Kawisesan”, dan hari baik pun tentunya dipilih oleh sang guru.

Tahap dasar murid diperkenalkan dengan Aksara Wayah atau Modre. Selajutnya murid di “Rajah” (ditulis secara spiritual) seluruh tubuh oleh sang guru, hal ini di lakukan di Kuburan pada saat kajeng kliwon nyitan.

Selesai dari proses ini barulah sang murid sah diajarkan oleh sang guru, ada 5 sumpah yang dilakukan di kuburan :
  1. hormat dan taat dengan ajaran yang di berikan oleh guru
  2. Selalu melakukan ajapa-ajapa dan menyembah SIWA Dan DURGA dalam bentuk ilmu kawisesan,
  3. tidak boleh pamer kalau tidak kepepet, selalu menjalankan darma,
  4. tidak boleh makan daging kaki empat, tidak boleh bersetubuh ( zina)
  5. tidak boleh menyakiti atau dengan carapapun melalui ilmu yang kita pelajari.
Di Bali yang namanya Rangda selalu indentik dengan wajah seram, tapi di jawa di sebut Rondo berarti janda, inilah alasanya kenapa dahulu para janda lebih menguasai ilmu pengeleakan ini dari pada laki-laki, dikarenakan wanita lebih kuat nahan nafsu... Pada dasarnya kalau boleh saya katakan ilmu ini berasal dari tanah Jawa, campuran aliran Siwa dan Budha, yang di sebut dengan “Bajrayana”.

adapun tingkat pelajarannya adalah:
  • Tingkat satu kita diajari bagaimana mengendalikan pernafasan, di bali dan bahasa lontar di sebut “Mekek Angkihan” atau Pranayama.
  • Tingkat dua kita diajarkan Visualisasi, dalam ajaran ini disebut "Ninggalin Sang Hyang Menget"
  • Tingkat tiga kita diajar bagaimana kita melindungi diri dengan tingkah laku yang halus serta tanpa emosi dan dendam, di ajaran ini di sebut "Pengraksa Jiwa”.
Tingkat empat kita di ajar kombinasi antara gerak pikiran dengan gerak tubuh, dalam bahasa yoga disebut Mudra. mudra ini berupa tarian jiwa akhirnya orang yang melihat atau yang nonton di bilang "Nengkleng” (berdiri dengan kaki satu). Mudra yang kita pelajari persis seperti tarian siwa nata raja. Tingkat empat barulah kita diajar Meditasi, dalam ajaran pengeleakan disebut "Ngeregep”, yaitu duduk bersila tangan disilangkan di depan dada sambil mengatur pernafasan sehingga pikiran kita tenang atau “Ngereh” dan “Ngelekas”.
Tingakat lima kita di ajarkan bagaimana melepas roh ( Mulih Sang Hyang Atma ring Bayu, Sabda lan Idep) melalui kekluatan pikiran dan batin dalam bahasa sekarang disebut Levitasi, berada di luar badan. Pada saat levitasi kita memang melihat badan kita terbujur kaku tanpa daya namun kesadaran kita sudah pindah ke badan halus, dan di sinilah orang disebut berhasil dalam ilmu leak tersebut, namun..ini cukup berbahaya kalau tidak waspada dan kuat iman serta mental kita akan keliru, bahkan kita bisa tersesat di alam gaib. Makanya kalau sampai tersesat dan lama bisa mati, ini disebut “mati suri”, maka Bhagawadgita benar sekali, (apapun yang kamu ingat pada saat kematian ke sanalah kamu sampai... dan apapun yang kamu pikirkan begitulah jadinya)

Tentu dalam pelajaran2 ini sudah pasti dibutuhkan ketekunan, puasa, berbuat baik, sebab ilmu ini tidak akan berhasil bilamana dalam pikiran menyimpan perasaan dendam, apalagi kita belajar ilmu ini untuk tujuan tidak baik saya yakin tidak akan mencapai tujuannya.

Kendati demikian godaan selalu akan datang seperti, nafsu sek meningkat, ini alasanya kenapa tidak boleh makan daging kaki empat, dan kita diajurkan tidur di atas jam 12 malam agar konisi agak lemah sehingga nafsu seks berkurang. Dan tengah malam tepat jam 12 kita diwajibkan untuk meditasi sambil mencoba melepas roh

dalam dunia leak sama seperti perkumpulan spiritual, pada hari-hari tertentu pada umumnya KAJENG KLIWON, kaum leak mengadakan “puja bakti” bersama memuja SIWA, DURGA, BERAWI, biasanya di pura dalem atau di Kuburan (pura Prajapti) dalam bentuk NDIHAN, bukan kera, anjing, dan lain-lain.

Jadi demikian semeton yang bisa saya sampaikan, mudah mudahan tulisan ini menambah wawasan di bidang ilmu leak sehingga besok-besok kita tidak ikut-ikutanan mengatakan LEAK itu jahat

YA SAKTI SANG SAJANA DARMA RAKSAKA, orang yang bijaksana pasti berpegang teguh pada dharma, dan orang yang berpegang darma sudah pasti bijaksana.

Akhir kata, maaf apabila dalam tulisan ini ada kekurang atau dalam penjelasan saya ada yang tidak patut mohon di maaflkan.
by cakepane.blogspot - berbagai sumber