Kewenangan Sulinggih (Pandita)
Status dan wewenang Diksa atau Sang Diksita ( Sulinggih) ada termuat di dalam beberapa pustaka agama Hindu. Di antaranya Sarassamuscaya menguraikan :
“Sang apta, sanga sistacara, sang panadahan upadesa”
Artinya:
kepada sulinggih ada tiga kekuatan suci pada pribadinya yaitu yang mengetahui (berilmu tinggi), kehidupan suci dan merupakan tempat orang memperoleh kebenaran / dharma.
Rontal Bhisma Parwa menguraikan bahwa sang pandita wenang muput upakara / yadnya :
“Kalinganya kantas kreta dening jnana”
Artinya:
pada hakekatnya Karma Yadnya ( upakara) itu dipimpin dan diselesaikan oleh jnana (ilmu suci keagamaan) atau yang memiliki ilmu keagamaan.