Google+
Tampilkan postingan dengan label Hari baik Nikah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hari baik Nikah. Tampilkan semua postingan

Hari Baik Nikah - Dewasa Ayu Nganten di Tahun 2015

Hari Baik Nikah - Dewasa Ayu Nganten di Tahun 2015

menyambung artikel sebelumnya "Dewasa Ayu Nganten - Hari Baik kawin di 2015" yang baru selesai 6 bulan saja yakni hanya bulan januari - juli 2015, melalui artikel ini "Hari Baik Nikah - Dewasa Ayu Nganten di Tahun 2015" akan melengkapinya mulai Bulan Juli - Desember 2015.
semoga Artikel Hari Baik Nikah - Dewasa Ayu Nganten di Tahun 2015 ini bisa menjadi masukan bagi semeton hindu yang ingin melangsungkan pernikahan.

seperti telah dipaparkan dalam artikel-artikel wariga dan dewas ayu sebelumnya, Hari Baik Nikah - Dewasa Ayu Nganten di Tahun 2015 ini dibuat dengan menitik beratkan pada:
Hari baik - Tanggal dan pangelong - wuku - sasih
selain itu tyang abaikan untuk memberi ruang nafas untuk memilih dewasa ayu apabila ada kejadian memaksa untuk melangsungkan upacara pernikahan.

Pilihan Hari Baik Nikah - Dewasa Ayu Nganten di Tahun 2015

untuk mempersingkat tulisan ini, mari kita bahas Hari Baik Nikah - Dewasa Ayu Nganten di Tahun 2015 berikut ini:

Hari Baik Nikah Tahun 2014

Hari Baik Nikah Tahun 2014

ilustrasi pernikahan bali. sumber: google.com
melanjutkan artikel sebelumnya "hari baik untuk menikah di tahun 2014 dewasa ayu NGANTEN" disamping banyaknya Request yang masuk, meminta pertimbangan hari baik untuk melaksanakan upacara pernikahan, pawiwahan, makerab kambe atau icab kabul, berikut ini saya paparkan sedikit ulasan Hari Baik Nikah Tahun 2014.

berikut ini, Hari Baik Nikah Tahun 2014 menurut perhitungan Wariga Bali, baik menurut wariga gemet maupun lontar-lontar wariga lainnya.

Hari Baik Nikah Bulan Mei 2014

sasih Jyestha = ALA dewasa nikah, akan berakibat sering bertengkar dan selalu berbuat memalukan.

Hari Terbaik Nikah Bulan Mei 2014 adalah

  • 9 Mei 2014, Sukra Pon Julungwangi, Penanggal 10.


Hari Yang Kurang Baik untuk melaksanakan Upacara Pernikahan /Icab Kabul di bulan Mei 2014:

  • 2 Mei 2014, Sukra Umanis Warigadean. ini merupakan wukunya Rangda Tiga
  • 5 Mei 2014, Soma Wage Julungwangi, penanggal kaping 6, berakibat mempelai kedepannya selalu berduka.
  • 7 Mei 2014, Budha Umanis Julungwangi, Penangal kaping 8, artinya pasangan akan mendapatkan halangan tanpa henti dalam kehidupannya.
  • 8 Mei 2014, Wrespati Paing Julungwangi, Pnanggal 9, artinya pasangan akan selalu menderita.
  • 12 Mei 2014, Soma Umanis Sungsang, merupakan wuku carik walanggati, hidupnya tidak akan pernah sukses
  • 14 Mei 2014, Budha Pon Sungsang, merupakan wuku carik walanggati, 
  • 15 Mei 2014, Wrespati Wage Sungsang (Sugihan Jawa), juga merupakan wuku carik walanggati,
  • 16 Mei 2014, Sukra Klion Sungsang (Sugihan Bali), juga merupakan wuku carik walanggati,
  • 19 Mei 2014, Soma Pon Dunggulan, juga merupakan wuku Was Penganten serta Uncal Balung, ini berakibat perceraian dan pertikaian berdarah disamping penyakit yang tiada henti. ini akibat uncal balung. selain itu Pengelong 6 juga berakibat kedukaan yang mendalam yang terus dialami pasangan penganten.

Memilih Hari Baik Pernikahan berdasarkan pertemuan Otonan

Memilih Hari Baik Pernikahan berdasarkan pertemuan Otonan

contoh foto natab Nganten
masyarakat dibali, dalam menentukan / memilih hari baik (dewasa Ayu) untuk melangsungkan hari pernikahan menggunakan metoda Wariga. dimana dalam metode wariga terdapat aturan  aturan khusus yang sudah tentunya bila dilanggar atau tidak diindahkan maka akan berakibat kurang baik kedepannya bagi pengguna atau mengganggu kelancaran kegiatan yang dilangsukan (dilaksanakan).
adapun uger-uger (aturan) umum dari wariga, yang menjadi prioraitas dalam pemilihan dewasa ayu diantaranya:
  1. pemilihan  Wewaran yang tepat,
  2. Pemilihan Wuku (mingguan) yang tepat
  3. Pemilihan  Penanggal yang tepat
  4. pemilihan Sasih (bulan) yang tepat
  5. pemilihan Dauh (waktu/jam) yang tepat
kelima aturan diatas haruslah diperhatikan. tetapi sudah sangat pasti, tidak ada dewasa ayu yang sempurna, oleh karena itu pemilihan dewasa ayu berdasarkan prioritas dari urutan teratas, seperti yang tercantum dalam aturan Wariga.

disamping menggunakan aturan diatas, pemilihan dewasa ayu harusnya juga memperhatikan petemon calon mempelai (pasangan yang akan menikah).
langkah awal untuk mendapatkan hari baik (dewasa ayu) yang baik adalah dengan cara menjumlahkan urip/neptu Sad Wara dari Pasangan Mempelai yang kemudian ditambah dengan urip/neptu Panca Wara dan Sapta Wara rencana hari pernikahannya.

Hari Baik untuk Menikah di Tahun 2014 dewasa ayu NGANTEN

Hari Baik untuk Menikah di Tahun 2014 dewasa ayu NGANTEN

Upacara Pernikahan adalah Pintu Gerbang menapak kehidupan yang baru. karenanya, untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, pilihlah hari terbaik dalam menjalankan upacara manusa yadnya pawiwahan. karena hari tersebut yang akan menentukan kebahagiaan keluarga kecil yang akan dibangun bersama pasangan anda.

melanjutkan artikel sebelumnya tentang Hari Baik Nikah atau Dewasa Ayu Nganten di tahun 2013,  berikut ini penulis mencoba mempersembahkan Hari Baik untuk Menikah di Tahun 2014.
penulis memberikan lebih awal dengan maksud agar para pasangan muda yang memiliki keinginan menikah dapat mempersiapkan acara sepesial tersebut dengan matang.

seperti biasa Hari Baik untuk Menikah di Tahun 2014 sudah diperhitungkan berdasarkan Wariga yang sudah tersohor dibali dan semua ini tidak lepas dari artikel sebelumnya seperti "Dewasa Ayu NGANTEN, pawiwahan ato pernikahan" dan "Pemilihan Hari Baik Untuk Pernikahan" yang sudah terlebih dahulu di unggah waktu tahun sebelumnya.
berikut hasil perhitungan kami, umaseh pasupati berdasarkan perhitungan Wariga dan Dewasa ayu.

JANUARI 2014

Sasih Kapitu, Magha = Dirgayusa, langgeng

Hari terbaik menjalankan upacara pernikahan di bulan januari 2014:

2 Januari 2014 Wrespati Umanis Matal, Penanggal ping 1
3 Januari 2014 Sukra Paing Matal, Penanggal ping 2, Dasa Mertha
8 Januari 2014 Budha Paing Uye, Penanggal ping 7

Hari baik Nikah 2013 Dewasa Ayu NGANTEN

Hari baik Nikah 2013 - Dewasa Ayu NGANTEN

prosesi pernikahan
Sehubungan banyaknya permintaan cara memilih dewasa ayu menikah atau dalam bahasa bali disebut dengan “nganten” “makerab kambe” “pawiwahan” untuk tahun 2013, berikut ini saya paparkan secara singkat kapan hari baik untuk melakukan “pawiwahan untuk tahun 2013 dalam artikel Hari baik Nikah 2013 ini. disini penulis tidak lagi mencantumkan hari baik melakukan senggama untuk memperoleh Putra yang suputra lagi karena artikel tersebut sudah dimuat khusus dalam "hari baik berhubungan intim suami istri"

Penulis akan memaparkan wariga dan dewasa ayu untuk perhitungan Hari baik Nikah 2013 secara berjenjang, mulai dari sasih kemudian wuku dan berikutnya dina’nya. Sehingga para semeton yang berkeinginan menikah dapat memilih hari – hari yang dikehendaki.

Alas an penulis memberikan pilihan berjenjang karena adanya permintaan yang mendesak dikalangan masyarakat yang berkeinginan untuk segera menjalankan upacara pernikahan dengan berbagai alasan yang sebenarnya secara wariga cukup berbahaya dan kurang baik dijalankan.

Tetapi apapun yang kami tulis, sudah tentu ada kekurangannya karena banyaknya sumber literature wariga yang mungkin belum kami baca dan cermati. Untuk itu dimohonkan agar dikonsultasikan lagi dengan tetua adat dan para sulinggih surya masing – masing keluarga, karena tulisan ini hanyalah sebagai bahan pertimbangan dalam memilih hari baik nikah 2013 berdasarkan wariga gemat dan wariga gede yang umumnya berlaku di bali.

Berdasarkan perhitungan dewasa ayu “wariga gemet serta wariga agung yang sudah terangkum dalam artikel "Dewasa Ayu NGANTEN, pawiwahan ato pernikahan" dan "Pemilihan Hari Baik Untuk Pernikahan" maka dapat disimpulkan bahwa hari baik nikah 2013 sebagai berikut:
Secara umum pemilihan hari baik Pernikahan menurut Sapta Wara;

  • Redite / Minggu = Buruk
  • Soma / Senin = Menemukan Kebahagiaan
  • Anggara / Selasa = Sengsara
  • Budha / Rabu = Sangat Baik
  • Wrespati / Kamis = Kinasihaning Jana
  • Sukra / Jumat = Berbahagia, Mewah
  • Saniscara / Sabtu = Percekcokan, sengsara

Jadi yang direkomendasiakan adalah hari senin, rabu, kamis dan jumat

Berikut berdasarkan Sasih / BULAN kalender

Hari Baik Berhubungan Intim (Senggama)

Hari Baik Berhubungan Intim (senggama - Seks)

Dalam ajaran agama Hindu, ada empat tujuan hidup manusia yang disebut ‘Catur Purusa Artha’ yaitu:

  • dharma (kebenaran; dalam kontek lebih luas dapat diartikan sebagai pengetahuan),
  • artha (kekayaan),
  • kama (keinginan, nafsu, seksual), dan
  • moksa (pelepasan dari ikatan lahir-hidup-mati, kebebasan).

Seks merupakan salah satu kebutuhan biologis bagi mahkluk hidup, khususnya oleh mahkluk yang berkaki dua, memiliki hidung, bertangan dua, berjalan dengan berdiri, memiliki pikiran, yang disebut manusia.

Hubungan seks dianggap surganya bagi pasangan suami-istri, tak jarang membuat seseorang tenggelam dalam kesenangan dunia material. Hubungan seks (kama) merupakan salah satu tujuan hidup manusia setelah kekayaan (artha), akan tetapi untuk mencapai tujuan tersebut harus berlandaskan pada dharma (kebenaran, aturan, hukum). Demikian halnya melakukan hubungan badan (bersanggama, hubungan intim) memiliki tata kramanya sendiri.

Adapun untuk “Asanggama (berhubungan badan)” haruslah dipilh juga hari baiknya, ini bertujuan untuk menurunkan putra yang “Suputra Mahotama” , penurut, pintar, berbakti pada orang tua, murah rejeki dan berwibawa. bila tidak maka keturunan yang akan terlahir akan menyebabkan kesusahan bagi keluarga dan lingkungannya.

Secara umum berkaitan dengan masalah tata krama senggama, sebaiknya anda tidak melakukan senggama itu pada saat hari-hari berikut ini : 
  1. Hari-hari suci atau rerahinan jagat, 
  2. Bulan purnama/tilem, 
  3. Tanggal ke 14 (prawani) sehari sebelum purnama/tilem,
  4. Purwanin dina dan purwanin asih,
  5. Weton suami atau istri,
  6. Pada saat menstruasi untuk masa empat hari.