Google+
Tampilkan postingan dengan label Dewasa Ayu Nganten. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dewasa Ayu Nganten. Tampilkan semua postingan

Dewasa Ayu Nganten - Hari Baik Kawin di 2015

Dewasa Ayu Nganten - Hari Baik Kawin

setelah beberapa kali memberikan pertimabangan tentang hari baik menikah menurut budaya bali, diantaranya:


dan saat ini saya akan mencoba kembali memberikan pertimbangan tentang "Dewasa Ayu Nganten - Hari Baik Kawin di 2015".
berdasarkan perhitungan wariga agung, wariga gemet dan sunari tiga, di tahun 2015 sangat minim dewasa ayu. yakni dari perhitungan:
Sasih - Wuku - Wewaran - Penanggal
tetapi, karena menikah itu adalah hak dan kewajiban sebagai manusia, hendaknya diambil skala prioritas dalam pemilihan hari baik menikah ini. memang menurut pribadi saya, sasih adalah prioritas utama, yang kemudian diikuti oleh wuku, wewaran kemudian penanggal. tetapi sehubungan ditahun 2015 Dewasa Ayu Nganten sangan sedikit, perhitungan sasih diabaikan dahulu. wuku yang dikedepankan, kemudian dina, setelah itu penangal, tetapi kalau penanggal sulit untuk dicari kesesuaiannya dengan wuku-dina, maka pilihan berikutnya digunakan pangelong dan sebagai penutup barulah dilihat sasihnya.
bagaimana dengan Banten Bayuh?

apakah bisa menyelesaikan permasalahan dewaya Nganten tersebut diatas?
banyak pertanyaan semeton bali tentang hal tersebut, dengan alasan "MBE (merried by anciden) alias sudah terlanjur HAMIL, akan tugas keluar daerah, hendak melakukan acara lainnya, serta alasan-alasan lainnya" banyak umat "nunasin" dengan agak memaksakan kehendak ke sulinggih untuk di "lugrakan" hari yang baik menurutnya, dalam bulan yang diinginkan yang nunasin, sehinga Ida Sang Sulinggih terdesak akibat "dharmaning sulinggih" yang akan mengabulkan segala permintaan umatnya dengan beberapa pertimbangan. salah satunya sengan menyarankan untuk dibuatkan "banten Bayuh patemuan, Banten Bayuh Dina atau Bayuh Sasih yang sering juga disebut dengan Banten Bayuh Anten.
tapi, apakah itu bisa menyelesaikan masalah?

Ritual Perkawinan Adat Bali

Ritual Perkawinan Adat Bali

Ritual Perkawinan Adat Bali merupakan salah satu rangkaian upacara manusa yadnya yang sering juga disebut dengan upacara nganten, pawiwahan dan atau mesakapan.
berikut ini vidio film tentang ritual perkawinan adat bali, yang dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober 2014, sukra umanis ukir, penanggal ping 1, sasih kalima oleh warga kubayan di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar - BALI.

Pernikahan Adat Bali Warga Kebayan Guwang Sukawati

Pernikahan Adat Bali Warga Kebayan Guwang Sukawati

seperti yang telah diulas dalam Pernikahan menurut pandangan Hindu Bali, dalam Adat Bali, Pernikahan lebih dikenal dengan istilah "Nganten" atau "pawiwahan" yang merupakan perkawinan yang dijalankan sesuai dengan adat budaya bali.

Pernikahan adat Bali menggunakan sistem patriarki yaitu semua tahapan dan proses pernikahan dilakukan di rumah mempelai pria.

dalam hal ini, kami mengulas sedikit prosesi Perkawinan Adat Warga Kebayan di Desa Guwang, yang mungkin berguna bagi pembaca blog ini serta sebagai ucapan terima kasih atas dukungan warga kebayan sukawati serta pasemetonan semuanya.

setelah rembug panjang dan dengan berbagai pertimbangan, sesuai dengan padewasan pawiwahan 2014, akhirnya kami sekeluarga sepakat untuk memilih puncak pawiwahan/acara perkawinan ini dilaksanakan pada Soma Pon Ugu Sasih Katiga, tanggal 1 September 2014. dengan berakhirnya acara perkawinan ini, maka bertambah sudah keluarga baru bagi warga kami, wangsa kebayan ring guwang.

Hari Baik Nikah Tahun 2014

Hari Baik Nikah Tahun 2014

ilustrasi pernikahan bali. sumber: google.com
melanjutkan artikel sebelumnya "hari baik untuk menikah di tahun 2014 dewasa ayu NGANTEN" disamping banyaknya Request yang masuk, meminta pertimbangan hari baik untuk melaksanakan upacara pernikahan, pawiwahan, makerab kambe atau icab kabul, berikut ini saya paparkan sedikit ulasan Hari Baik Nikah Tahun 2014.

berikut ini, Hari Baik Nikah Tahun 2014 menurut perhitungan Wariga Bali, baik menurut wariga gemet maupun lontar-lontar wariga lainnya.

Hari Baik Nikah Bulan Mei 2014

sasih Jyestha = ALA dewasa nikah, akan berakibat sering bertengkar dan selalu berbuat memalukan.

Hari Terbaik Nikah Bulan Mei 2014 adalah

  • 9 Mei 2014, Sukra Pon Julungwangi, Penanggal 10.


Hari Yang Kurang Baik untuk melaksanakan Upacara Pernikahan /Icab Kabul di bulan Mei 2014:

  • 2 Mei 2014, Sukra Umanis Warigadean. ini merupakan wukunya Rangda Tiga
  • 5 Mei 2014, Soma Wage Julungwangi, penanggal kaping 6, berakibat mempelai kedepannya selalu berduka.
  • 7 Mei 2014, Budha Umanis Julungwangi, Penangal kaping 8, artinya pasangan akan mendapatkan halangan tanpa henti dalam kehidupannya.
  • 8 Mei 2014, Wrespati Paing Julungwangi, Pnanggal 9, artinya pasangan akan selalu menderita.
  • 12 Mei 2014, Soma Umanis Sungsang, merupakan wuku carik walanggati, hidupnya tidak akan pernah sukses
  • 14 Mei 2014, Budha Pon Sungsang, merupakan wuku carik walanggati, 
  • 15 Mei 2014, Wrespati Wage Sungsang (Sugihan Jawa), juga merupakan wuku carik walanggati,
  • 16 Mei 2014, Sukra Klion Sungsang (Sugihan Bali), juga merupakan wuku carik walanggati,
  • 19 Mei 2014, Soma Pon Dunggulan, juga merupakan wuku Was Penganten serta Uncal Balung, ini berakibat perceraian dan pertikaian berdarah disamping penyakit yang tiada henti. ini akibat uncal balung. selain itu Pengelong 6 juga berakibat kedukaan yang mendalam yang terus dialami pasangan penganten.

Memilih Hari Baik Pernikahan berdasarkan pertemuan Otonan

Memilih Hari Baik Pernikahan berdasarkan pertemuan Otonan

contoh foto natab Nganten
masyarakat dibali, dalam menentukan / memilih hari baik (dewasa Ayu) untuk melangsungkan hari pernikahan menggunakan metoda Wariga. dimana dalam metode wariga terdapat aturan  aturan khusus yang sudah tentunya bila dilanggar atau tidak diindahkan maka akan berakibat kurang baik kedepannya bagi pengguna atau mengganggu kelancaran kegiatan yang dilangsukan (dilaksanakan).
adapun uger-uger (aturan) umum dari wariga, yang menjadi prioraitas dalam pemilihan dewasa ayu diantaranya:
  1. pemilihan  Wewaran yang tepat,
  2. Pemilihan Wuku (mingguan) yang tepat
  3. Pemilihan  Penanggal yang tepat
  4. pemilihan Sasih (bulan) yang tepat
  5. pemilihan Dauh (waktu/jam) yang tepat
kelima aturan diatas haruslah diperhatikan. tetapi sudah sangat pasti, tidak ada dewasa ayu yang sempurna, oleh karena itu pemilihan dewasa ayu berdasarkan prioritas dari urutan teratas, seperti yang tercantum dalam aturan Wariga.

disamping menggunakan aturan diatas, pemilihan dewasa ayu harusnya juga memperhatikan petemon calon mempelai (pasangan yang akan menikah).
langkah awal untuk mendapatkan hari baik (dewasa ayu) yang baik adalah dengan cara menjumlahkan urip/neptu Sad Wara dari Pasangan Mempelai yang kemudian ditambah dengan urip/neptu Panca Wara dan Sapta Wara rencana hari pernikahannya.

Hari Baik untuk Menikah di Tahun 2014 dewasa ayu NGANTEN

Hari Baik untuk Menikah di Tahun 2014 dewasa ayu NGANTEN

Upacara Pernikahan adalah Pintu Gerbang menapak kehidupan yang baru. karenanya, untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, pilihlah hari terbaik dalam menjalankan upacara manusa yadnya pawiwahan. karena hari tersebut yang akan menentukan kebahagiaan keluarga kecil yang akan dibangun bersama pasangan anda.

melanjutkan artikel sebelumnya tentang Hari Baik Nikah atau Dewasa Ayu Nganten di tahun 2013,  berikut ini penulis mencoba mempersembahkan Hari Baik untuk Menikah di Tahun 2014.
penulis memberikan lebih awal dengan maksud agar para pasangan muda yang memiliki keinginan menikah dapat mempersiapkan acara sepesial tersebut dengan matang.

seperti biasa Hari Baik untuk Menikah di Tahun 2014 sudah diperhitungkan berdasarkan Wariga yang sudah tersohor dibali dan semua ini tidak lepas dari artikel sebelumnya seperti "Dewasa Ayu NGANTEN, pawiwahan ato pernikahan" dan "Pemilihan Hari Baik Untuk Pernikahan" yang sudah terlebih dahulu di unggah waktu tahun sebelumnya.
berikut hasil perhitungan kami, umaseh pasupati berdasarkan perhitungan Wariga dan Dewasa ayu.

JANUARI 2014

Sasih Kapitu, Magha = Dirgayusa, langgeng

Hari terbaik menjalankan upacara pernikahan di bulan januari 2014:

2 Januari 2014 Wrespati Umanis Matal, Penanggal ping 1
3 Januari 2014 Sukra Paing Matal, Penanggal ping 2, Dasa Mertha
8 Januari 2014 Budha Paing Uye, Penanggal ping 7

Hari baik Nikah 2013 Dewasa Ayu NGANTEN

Hari baik Nikah 2013 - Dewasa Ayu NGANTEN

prosesi pernikahan
Sehubungan banyaknya permintaan cara memilih dewasa ayu menikah atau dalam bahasa bali disebut dengan “nganten” “makerab kambe” “pawiwahan” untuk tahun 2013, berikut ini saya paparkan secara singkat kapan hari baik untuk melakukan “pawiwahan untuk tahun 2013 dalam artikel Hari baik Nikah 2013 ini. disini penulis tidak lagi mencantumkan hari baik melakukan senggama untuk memperoleh Putra yang suputra lagi karena artikel tersebut sudah dimuat khusus dalam "hari baik berhubungan intim suami istri"

Penulis akan memaparkan wariga dan dewasa ayu untuk perhitungan Hari baik Nikah 2013 secara berjenjang, mulai dari sasih kemudian wuku dan berikutnya dina’nya. Sehingga para semeton yang berkeinginan menikah dapat memilih hari – hari yang dikehendaki.

Alas an penulis memberikan pilihan berjenjang karena adanya permintaan yang mendesak dikalangan masyarakat yang berkeinginan untuk segera menjalankan upacara pernikahan dengan berbagai alasan yang sebenarnya secara wariga cukup berbahaya dan kurang baik dijalankan.

Tetapi apapun yang kami tulis, sudah tentu ada kekurangannya karena banyaknya sumber literature wariga yang mungkin belum kami baca dan cermati. Untuk itu dimohonkan agar dikonsultasikan lagi dengan tetua adat dan para sulinggih surya masing – masing keluarga, karena tulisan ini hanyalah sebagai bahan pertimbangan dalam memilih hari baik nikah 2013 berdasarkan wariga gemat dan wariga gede yang umumnya berlaku di bali.

Berdasarkan perhitungan dewasa ayu “wariga gemet serta wariga agung yang sudah terangkum dalam artikel "Dewasa Ayu NGANTEN, pawiwahan ato pernikahan" dan "Pemilihan Hari Baik Untuk Pernikahan" maka dapat disimpulkan bahwa hari baik nikah 2013 sebagai berikut:
Secara umum pemilihan hari baik Pernikahan menurut Sapta Wara;

  • Redite / Minggu = Buruk
  • Soma / Senin = Menemukan Kebahagiaan
  • Anggara / Selasa = Sengsara
  • Budha / Rabu = Sangat Baik
  • Wrespati / Kamis = Kinasihaning Jana
  • Sukra / Jumat = Berbahagia, Mewah
  • Saniscara / Sabtu = Percekcokan, sengsara

Jadi yang direkomendasiakan adalah hari senin, rabu, kamis dan jumat

Berikut berdasarkan Sasih / BULAN kalender

Pemilihan Hari Baik Untuk Pernikahan

Pemilihan Hari Baik Untuk Pernikahan


dibali, upaca pernikahan / pawiwahan sangatlah di sakralkan. karena dari sinilah seseorang akan memulai kehidupan barunya sesuai dengan tujuan agama dan tujuan pernikahan itu sendiri. berkenaan dengan hal tersebut diperlukan hari baik untuk memperlancar proses pernikahan serta pencapain tujuan yang dimaksud.

adapun hari baik yang biasa digunakan dibali berdasarkan Wariga – Dewasa, dimana ada hari – hari yang sangat baik untuk melaksanakan upacara dan ada juga hari yang harus di.hindari dalam pelaksanaan upacara pernikahan tersebut.

untuk lebih cepat dalam pemilihan Hari Baik Untuk melakukan upacara (rutual) Pernikahan, bisa dengan cara mencarinya langsung di kalender bali. adapun tips cepat mendapatkan Hari Baik Untuk Pernikahan atau oleh orang bali sering disebut dengan Dewasa Ayu Nganten, dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:
Langkah Pertama, Perhatikan WUKU dari kalender bali tersebut. Wuku yang baik untuk melakukan/melangsungkan upacar pernikahan adalah Wuku: 
Langkah kedua, perhatihan HARInya. sesuai wariga, hari yang direkomendasikan (harus) untuk melangsungkan upacara pernikahan adalah Hari: Senin, Rabu, Kamis dan Jumat. selain itu dilarang.
Langkah ketiga, perhatikan penanggalnya. Penanggal merupakan perhitungan hari yang dimulai setelah Tilem, sehingga setelah Tilem merupakan penanggal 1 dan seterusnya, dan berakhir pada Purnama (Penanggal ping 15). untuk upacara Pawiwahan/Nganten, diharuskan dilangsungkan pada tanggal 1, 2, 10 dan 13. 
Langkah keempat, perhatikan "SASIH"nya atau Bulan. yang direkomendasikan untuk acara manusa yadnya dalam hal ini upacara pernikahan adalah di Sasih Ketiga, Kapat, Kalima, Kapitu dan Kedasa.
bila terjadi atau dalam keadaan mendesak, sehingga sulit menentukan hari (dewasa ayu) terbaik, maka:

Pilihlah Dewasa Ayu yang Terbaik diantara yang terburuk

untuk pertimbangan lebih lanjut, silahkan baca beberapa hal berikut ini: